Situs freelance kerja merupakan salah satu penyedia lowongan kerja yang berbasis online. Freelance atau kerja lepas menjadi suatu profesi yang banyak dicari.

Alasannya karena para pekerja bebas menentukan jam kerja, tempat kerja, dan target disesuaikan dengan kemampuan. Tidak ada tekanan dari pihak atasan sebagaimana pekerja kantoran.

Seseorang yang bekerja lepas dapat menyelesaikan jobnya dimanapun dan kapanpun mereka berada. Hanya saja dibutuhkan kejelian untuk memilih situs freelance manakah yang aman dan dapat dipertanggungjawabkan.

Situs freelance kerja yang aman dan terpercaya harus memiliki validitas. Alih-alih mendapat gaji di awal bulan, bisa jadi para freelancer hanya dikuras tenaga dan fikirannya saja.

Kerja dengan sistem online memiliki resiko yang tidak main-main. Meskipun sistem kerjanya lebih santai dan fleksibel, namun harus dipastikan terlebih dahulu situsnya.

Banyak situs freelance yang membuka lowongan dengan gaji yang menjanjikan. Anda tidak boleh mudah tergiur. Pastikan dulu bahwa website tersebut ada dan terpercaya.

Berikut ini 4 tips untuk memastikan bahwa situs freelance tersebut amanah dan terpercaya.

1. Pastikan alamat situs jelas

Situs freelance yang aman biasanya akan memiliki tampilan web yang bagus dan jelas. Jika situs tersebut ternyata tidak sesuai dengan jobdesk atau justru sebuah tautan yang dialihkan ke situs lain, maka patut dicurigai.

Situs yang sudah maju biasanya memiliki domain web yang berbayar. Tampilannya sangat menarik dan ada track recordnya (baca: contoh surat lamaran pekerjaan).

Parahnya lagi, terkadang pihak penyedia situs freelance kerja hanya mencantumkan alamat email saja. Jikalau ini terjadi pada Anda, sebaiknya segera cancel dan cari situs yang lain.

2. Tidak mensyaratkan untuk membayar biaya pendaftaran

Anda sebagai pencari job tidak berhak untuk memberikan biaya pendaftaran. Jika dimintai uang dengan alasan apapun, sebaiknya tolak saja.

Umumnya, pendaftaran lowongan situs freelance tidak dipungut biaya alias gratis. Anda hanya perlu mengirimkan CV lewat email yang tercantum. Kemudian akan mengikuti sejumlah tes baik online maupun offline untuk memastikan lolos kualifikasi atau tidak.

3. Terdapat kualifikasi yang logis

Salah satu situs abal-abal yang sering muncul di iklan adalah tidak mencantumkan persyaratan yang jelas. Kualifikasi calon freelancer tidak disebutkan dengan detail.

Apalagi jika perusahaan freelance mengungkapkan bahwa semua orang diperbolehkan melamar tanpa syarat. Dari latar belakang pendidikan apapun, tanpa syarat pengalaman kerja, bahkan tanpa tes dahulu.

Jika hal ini terjadi, sangat patut dicurigai. Situs yang terpercaya dan aman pastinya akan menyaring dari sekian jumlah pelamar yang masuk dengan serangkaian tes.

4. Situs freelance tidak menjanjikan pekerjaan yang terlampau mudah.

Patut dicurigai ketika pihak situs freelance memberikan sebuah pernyataan bahwa pekerjaannya sangat mudah dengan gaji yang cukup besar.

Apalagi jika mereka menjanjikan jenjang karir yang bagus tanpa susah payah sedikitpun. Jabatan tinggi dapat diduduki meskipun tanpa prestasi (bac: contoh surat resign kerja). Tidak ada pekerjaan yang semacam itu. Semua butuh perjuangan dan komitmen dalam menjalankan tugas.

Situs freelance kerja tidak terlalu jauh berbeda dibandingkan dengan perusahaan kantoran yang setiap hari selalu ramai oleh hiruk-pikuk karyawan.

Sama-sama memiliki visi serta misi untuk kemajuan usaha. Meskipun freelance, mereka juga tetap memiliki kantor sebagai tempat untuk memanajemen dan mengawasi para freelancer secara online. Memastikan bahwa semua jobdesk berjalan dengan lancar sesuai dengan apa yang diharapkan.

Cari Artikel di Sini