Anda perlu memperhatikan Tips Menulis Surat Resign ketika Anda akan mengundurkan diri dari perusahaan. Sebagian besar orang ingin resign atau mengundurkan diri karena menginginkan suasana baru, soal gaji atau yang lainnya. Sebelum memutuskan mengundurkan diri, Anda harus mempertimbangkan secara matang terlebih dahulu.

1. Menulis Tujuan dan Isi Surat dengan Jelas

Salah satu Tips Menulis Surat Resign yaitu menulis tujuan dan isi surat dengan jelas. Pastikan surat pengunduran diri yang Anda tulis tepat dan profesional yaitu memuat tujuan dan isi yang sangat jelas. Jangan lupa untuk menyertakan tanggal pengunduran diri.

Sampaikan kepada atasan tanggal berapa Anda mulai tidak masuk dan bekerja pada perusahaan tersebut. Tulis juga posisi atau jabatan terakhir yang akan Anda tinggalkan pada perusahaan. Sehingga perusahaan akan mengetahui dan memahami secara jelas mengenai pengunduran diri Anda.

Sebaiknya anda menyiapkan dan menyampaikan surat pengunduran diri setidaknya 2 pekan sebelum waktu efektif pengunduran tiba. Hal tersebut untuk mempermudah perusahaan dalam mempersiapkan orang yang akan mengganti atau menangani tugas-tugas Anda.

2. Menulis Kalimat Surat yang Padat dan Jelas.

Dalam menulis surat resign, sebaiknya menuliskan langsung pada intinya dengan padat dan jelas. Sehingga perusahaan akan memahami dengan baik. Jangan sampai Anda menulis surat dengan kalimat yang bertele-tele dimana banyak penyampaian yang sebenarnya tidak terlalu penting.

3. Menghindari Komentar Negatif tentang Pekerjaan dan Perusahaan

Isi dalam surat resign sebaiknya tidak ada komentar negatif mengenai pekerjaan maupun perusahaannya. Meskipun Anda tidak cocok atau tidak menyukai pekerjaan atau perusahaannya, tetapi tidak perlu diungkapkan. Pengunduran diri tidak hanya terkait etika kerja saja, tetapi tetap menghormati atasan dan pihak perusahaan.

4. Menghindari Ketidakjelasan Tanggal Resign

Tips selanjutnya yaitu hindari ketidakjelasan tanggal Anda mengundurkan diri atau resign. Pastikan pengunduran diri Anda jelas dan tidak menyerahkan surat pengunduran diri ketika masih ragu untuk resign.

5. Tawarkan Bantuan

Ketika Anda berhenti bekerja dan meninggalkan perusahaan, maka posisi atau jabatan Anda akan kosong. Nah, sebelum Anda keluar, Anda dapat menawarkan bantuan kepada seseorang yang ditugaskan untuk menangani pekerjaan Anda selama ini. Tawarkan bantuan selama beberapa waktu sehingga orang tersebut dapat menangani ketika Anda sudah tidak bekerja di perusahaan tersebut.

6. Mengucap Terima Kasih

Jangan lupa dalam surat pengunduran diri atau resign dituliskan ucapan terima kasih. Ucapan tersebut menjadi poin wajib yang harus ada dan tidak boleh ditinggalkan. Mengucapkan terima kasih merupakan salah satu etika Anda dalam bekerja terlepas dari apa dan bagaimana kesan Anda terhadap perusahaan tersebut.

7. Menulis Format dan Pedoman yang Sesuai

Meskipun surat tersebut merupakan surat pengunduran diri atau resign, sebaiknya Anda tetap menulis sesuai format yang tepat. Memilih font huruf, ukuran huruf, dan format harus tepat. Sehingga pengunduran Anda tetap terkesan formal dan sopan. Tuliskan surat pengunduran diri hanya satu halaman saja tidak boleh lebih dari itu.

8. Meminta Orang Lain untuk Mengoreksi

Setelah Anda selesai membuat surat pengunduran diri, mintalah bantuan orang lain untuk mengoreksi surat resign tersebut. Mintalah masukan pada teman Anda mengenai surat yang Anda tulis. Sehingga Anda akan mengetahui bagian apa yang kurang sesuai.

Tips Menulis Surat pengunduran diri membantu Anda dalam mengundurkan diri dengan cara yang profesional. Sebelum Anda yakin benar-benar mengundurkan diri, jangan sampai anda membuat dan menyerahkan surat tersebut kepada atasan. Pikirkan terlebih dahulu secara matang sehingga Anda tidak menyesal nantinya.

Baca juga artikel kami yang lain yaitu tentang Tips Menulis Surat Lamaran Kerja supaya surat lamaran kerja Anda lebih bermutu dan dilirik oleh HRD.

Cari Artikel di Sini