Absolute Teamwork, Tim Sebagai Sebuah Kesatuan

Perwujudan dalam Tim – Kita flasback sebentar ya, dalam artikel sebelumnya kita sudah mengetahui organisasi diri terdapap nilai, bila lupa silahkan klik disini. Dalam artikel tersebut kita sudah mempelajarai tentang organisasi diri menurut nilai.

Nah untuk artikel kali ini akan membahas perwujudannya dalam tim. Perwujudan dalam tim ini berkaitan dengan tata cara untuk dapat membentuk sebuah tim yang solid serta punya kinerja yang bagus. Untuk lebih jelasnya tentang bagaimana perwujudan dalam tim mari kita perhatikan penjelasan berikut ini.

Apabila ketika kita ingin menterjemahkan konsep perwujudan kedalam sebuah tim, disitu kita dapat mengenali banyak fenomena yang sangat menarik. Yang pertama adalah saat sebuah tim mengambil keputusan, kemungkinan dari pengambilan keputuan tersebut terjadi kolektif tanpa adanya perencanaan yang terpusat.

Bila kita melihat kedunia hewan maka serbuan dari sekelompok semut merupakan operasi terorganisir paling mutakhir yang dilaksankan oleh hewan manapun. Akan tetapi sekumpulan semut tersebut masih belum mempunyai gambaran penuh tentang operasi yang mereka lakukan.

Dan sudah lumrah kita ketahui kalau sebuah rencana bagus akan muncul dari setiap interaksi antar semua anggota tim, meskipun setiap anggota tim  bekerja dengan informasi yang bisa saja tidak sempurna.

Dari beberapa penelitian tentang persepsi dari manusia, kita belajar banyak tentang banyaknya pandangan yang berkonflik dapat menghasilkan sebuah pandangan tunggal tentang keseluruhan sistem.

Seorang tokoh bernama Daniel Dennett serta Marvin Minsky yang keduanya menyatakan bahwa, “satu aliran persepsi” merupakan ilusi. Sedangkan menurut Dannett ada banyak versi dari persepsi itu sendiri.

Pada dasar otak kita ini memecahkan banyak interpretasi tentang dunia ini menjadi suatu yang kita sebut dengan satu identitas ataupun “diri”. Meskipun dianggap sebagai suatu ilusi namun hal ini berfungsi sangatlah baik. Ini juga yang dinyatakan Minsky yang mana dia menyebut “masyarakat pikiran.”

tim work
dalam tim kita harus saling membantu agar pekerjaan lancar (image : google)

Disini terdapat banyak teori serta model tentang pikiran manusia, akan tetapi dari banyaknya pendapat tersebut semuanya mengarah dan berubah menjadi persepsi tunggal. Ini juga terjadi pada pandangan umum tentang dunia dalam sebuah tim, bisa menjadi persepsi yang tunggal.

Sebenarnya identitas dari sebuah tim adalah ilusi, akan tetapi hal itu malah akan berfungsi memberikan dampak yang nyata pada proyek mereka. Tapi ironisnya, persepsi manusia berfungsi dikarenakan banyaknya rencana di bawahnya.

Dan identitas dari sebuah tim akan berfungsi karena pandangan yang berbeda yang mendasarinya. Dalam hal ini saya merasa yakin bahwa orang akan merasa senang bila pendapat mereka yang berbeda tersebut akan menjadi hal penting untuk perwujudan identitas dari sebuah tim.

Kita juga harus mengetahui bahwa sistem bisa saja “lebih dari sekedar penjumlahan dari bagian-bagiannya”. Jika kita meneliti otak kita maka otak kita mempunyai suatu “gelombang alfa” yang mana gelombang itu stabil antara 8-12 Hz.

Hal itu merupakan ukuran yang akurat, walaupun hal tersbut dibentuk dari banyak ukuran yang buruk dikarenakan masing-masing neuron dalam otak mempunyai tigkat pelepasan sendiri-sendiri, yang mana itu bervariasi dari 8-12 kali per detiknya.

Akan tetapi, ritme alfa yang berkembang, lebih dapat diandalkan dari pada ritme dari keseluruhan neuron tersebut (Stogatz 2003:42). Memikian pula yang terjadi pada suatu tim, umum bagi sebuah tim untuk dapat bekerja lebih baik membutuhkan kenerja yang terbaik dari setiap atau masing-masing anggota

DeMarco dan Lister menyebutkan hal tersebut dengan istilah “tim yang mengkristal”. Istilah tersebut dapat diartikan sebagi kelompok orang yang terhubung sangat kuat, sehingga keseluruhannya lebih besar daripada penjumlahan bagian-bagiannya.

Produktivitas dari tim yang seperti itu pun akan lebih baik maupun lebih besar dibandingkan dengan orang yang sama dalam betuk tidak mengkristal (DeMarco, Lister 1999:123). Pada akhirnya sifat yang terus berkembang inilah yang sering kali tidak dapat kita duga sebelumnya.

Pada sebuah tim, anda tidak akan bisa menduga perilaku dari tim tersebut hanya dengan menganalisa setiap anggota tim secara terpisah. Perilaku yang berkembang didalam sebuah tim merupakan hasil yang diperoleh dari interaksi antara anggota tim tersebut.

Sebuat tim akan bertanggung jawab dengan budaya tim, proses serta cita mereka dalam organisasi, dan bahkan dengan nama mereka sendiri. Seperti yang sudah dikatakan tadi bahwa anda akan sulit untuk bisa menduga sifat yang berkembang ini, ketika anda hanya menempatkan suatu tim menjadi satu bagian terpisah.

Sehingga satu-satunya yang anda dapat perkirakan adalah mereka secara tidak langsung akan selalu mencoba agar dapat mengurangi keuntungan anda dengan jalan meminta peralatan serta seminar yang mahal untuk meningkatkan kinerja tim.

Nah begitulah penjelasan tentang perwujada dari tim, yang mana telah dikatan tadi bahwa perkembang dari tim tidak kan bisa diduga oleh siapapun. Demikianlah penjelasan yang dapat kami berikan , semoga bermanfaat bagi nada semua. Terima kasih telah membaca artikel kami, dan sampai jumpa pada artikel yang lainnya.

Cari Artikel di Sini



Leave a Comment

*

%d bloggers like this: