Teknik Jitu Menilai Kepribadian

Penilaian Kepribadian – Setalah kita mengetahui cara menghargai kebaikkan pada artikel yang sebelumnya maka disini kita akan membahas penilaian kepribadian. Bila anda belum membaca artikel tersebut silahkan klik disini.

Penilaian kepribadian ini pada dasarny bersifat subjektif, akan tetapi bila kita seorang manajer yang cerdas dan hebat maka penilaian itu bukan bersifat subjektif, akan tetapi akan bersifat objektik. Pada artikel yang sebelumnya kita juga telah membahas tentang motivasi (baca : perlukah motivasi).

Setalah kita membahsa hal tersebut yang beranaka ragam, maka kita akan mengombinasikan dengan kepribadian. Keberagaman kepribadian dalam sebuah tim akan membuat rangsanag untuk stabilitas, ketekunan, fleksibilitas, serta inovasi.

Aka tetapi keberagaman ini bila tidak kita kelola dengan baik maka dapat memecah tim tersebut, nah bagaimana anda tahu tim itu cukup beragam serta kompak? Jawabannya adalah dengan kita melakukan tes kepribadian.

Terdapat banyak cara agar kita dapt menilai kepribadian dari seseorang. Salah satunya dengan kuisoner 16 faktor kepribadian Istilah yang dimaksud adalah peralatan yang telah dikembangka oleh psikolog yang bernama Raymond B. Cattell.

Penilitian tersebut telah membedakan 16 sifat pribadi, yang dapat digunakn untuk menbak perilaku dari seseorang dalam banyak latar. Hal tersebut akan memberikan banyak gambaran yang cukup utuh dapt mengetahui kepribadian dari seseorang.

Dalam hal ini penilaian model 16PF dilakukan pada saat anda sangat serius untuk malakukan tes kepribadian serta orang-orang yang akan dites mempunyai banyak waktu luang untuk melakukan tes.

manajemen waktu
skema untuk manajemen waktu mu (image : google)

Adapun penilain dari Indikator Jenis Myers-Briggs (MBTI), yag itu merupakan jenis peralatan penilan kepribadian yang paling nbanyak digunakan pada saat ini, walaupun keefektifan metode tersebut belum teruji secara ilmiah.

Dalam model MBTI ini mebedakan penilaian psikologi dalam empat bagian/kategori yang berlawanan satu sama lain. Ketertarikan dalam hal-hal yang berada diluar diri vs ketertarikan akan yang ada dalam diri, pemikiran vs perasaan, penggunaan panca indra vs naluri, dan penilain vs pemahaman.

Dalam model tersebut terkadang dapat dikatakan telah mengalami dampak Fore, dimana orang-orang percaya bahwa pernyatan merupakan cerminan dari kepribadian yang mana realitas tersebut diterapkan oleh banyak orang.

Akan tetapi Eneagram kepribadian mempunyai usualan bahwa jenis kepribadian itu ada sembilan, yang akan ditampilkan dalam diagram dengan bertitik sembilan yang man itu dalam satu lingkaran. Yang dimaksud dengan perelatan adalah metode yang mana itu efektif untuk mengembangkan diri.

Walaupun hal tersebut terkadang dikritisi dikarenakan dianggap tak ilmiah serta dianggap mempunyai dasar yang dianggap mistis. Akan tetapi tes tersbut dapat menyenangkan dilakukan di dalm sebuah tim.

Akan tetapi bila anggota tak ma kepribadiannya dites secara ilmiah, Eneagram yang tidak ilmiah ini juga dapat menjadi alat tes yang mana itu dapat diterima. Yang mana relatisme serta tawa adalah bagus untuk dialami bersama anggota tim.

Atau bahkan bila itu semeu merupakan satu-satunya jalan agar dapat merangsang untuk pembentukan tim serta kesadaran akan adanya perbedaan.

Nah untuk model yang terakhir adalah Lima Faktor Besar dari Kepribadian. Yang mana itu merupakan model yang mengandung liam jenis kepribadian, yaitu keterbukaan, kehati-hatian, keterkaitan akan hal-hal yang berada diluar diri, kesepakatan, serta kestabilan emosi.

Dan model tersebut dianggap model yang paling lengkap yang telah ada, yang mana telah menyediakan kerja yang konseptual yang telah menyatukan semua temuan awal serta toeri dala psikologi kepribadian.

Akan tetapi model ini mempunyai kekurangan yaitu, model ini sangat sulit untuk digunakan. Sejumlah penilitian tentang sifat-sifat yang mudah digunakan, seprti 16PF, Myer-Briggs, serta Eneagram.

Yang man mereka lebih dapat menduga perilaku orang yang sebenaranya, akan tetapi lebih kontroversial bila dibangkan dengan Model Lima Faktor Besar ini. Yang bila dilihat sebagai konsesus ilmiah yang pertama serta satu-satuya dalam psikologi kepribadian).

Model yang terakhir merupakn pilihan yang tepat untuk anda, bial anda menginginkan suatu penilian kepribadian dengan pendektan ilmiah, seprti halnya dengan 16PF akantetapi tidak menggali terlalu dalam.

Hal tersebut akan membuat daya tarik tersendir pada orang-orang yang meresa tak nyaman dengan tes yang seprti itu, atapun yang tidak punya waktu untuk melakukan tes 16PF secara keseluruhan.

Nah berikut merupakanpenjelasan metode penilaian kepribadian, tinggal mana yang aka gunakan untuk mengetes kepribadian dari karyawan anda. Terima kasih telah membaca artikel kami, semoga artikel kami dapat bermanfaat bagi anda.

Sampai jumpa lagi pada kesempatan yang lainnya dan pada artikel yang lebih mebarik bagi anda yang kan menambah wawasan anda semua.

Cari Artikel di Sini



Leave a Comment

*

%d bloggers like this: