Kewajiban Melaporkan SPT Tahunan Melalui E-Filling Pajak Dan Prosedurnya

E-Filling mungkin menjadi salah satu istilah yang kurang familiar bagi anda. E-filling merupakan sebuah sistem melaporkan pajak tahunan (SPT Tahunan) yang dapat dilakukan secara online guna mempermudah para wajib pajak dalam proses pelaporan pajak seiring dengan semakin maju dan berkembangnya teknologi informasi.

Melalui sistem E-filling, maka anda tidak perlu lagi datang ke KPP untuk melaporkan SPT Tahunan. Laporan dalam E-filling juga dijamin kerahasiannya karena telah diberikan perlindungan berupa EFIN yang merupakan suatu alat autentifikasi agar tiap bentuk transaksi elektronik berupa e-filling SPT (surat pemberitahuan pajak) dapat dienkripsi dan terjamin kerahasiannya. Untuk dapat menggunakannya, maka anda harus melakukan aktivasi EFIN terlebih dahulu.

PNS DAN ASN SERTA TNI POLRI WAJIB MENYAMPAIKAN SPT TAHUNAN MELALUI E-FILLING

Guna mendukung kampanye program penggunaan e-filling, maka bagi setiap Pengusaha Kena Pajak (PKP) pengguna e-faktur diwajibkan untuk melakukan e-filling SPT Tahunan Badan sebagaimana diumumkan dalam Pengumuman DJP Nomor PENG-04/PJ.09/2016. Kebijakan ini juga berlaku bagi PNS/ ASN berikut TNI POLRI sebagai pelopor dan contoh bagi masyarakat umum lainnya.

E-filling memberikan beberapa kemudahan bagi wajib pajak seperti prosesnya cepat, tidak memerlukan waktu dan tenaga yang banyak serta tidak perlu antri di KPP dan menulis di kertas sebagaimana yang anda lakukan di kertas SPT, dan hanya membutuhkan 3 langkah dalam mengisi e-filling, yaitu mengakses websitenya, mengisi SPTnya dan mengirimkan SPTnya dengan mudah.

Adanya update kebijakan baru ini membawa dampak yang begitu besar bagi perkembangan teknologi di bidang perpajakan. Setiap tahunnya, website e-filling akan terus mengalami penyempurnaan dan perubahan, maka dari itu sebagai wajib pajak, anda diwajibkan untuk paham dan mengerti mengenai update tutorial proses pemakaian e-filling tersebut.

PROSEDUR E-FILLING PAJAK TAHUN 2016

Direktorat Jenderal Pajak melakukan inovasi dalam layanan laporan pajak secara online melalui e-filling. Terdapat 3 bentuk SPT dalam sebuah sistem pelaporan pajak, yaitu E-filling 1770 SS (sangat sederhana), E-filling 1770 S (sederhana), dan SPT 1770.

E-FILLING 1770 SS (SANGAT SEDERHANA)

Kriteria yang diperlukan dalam pengisian ini adalah :

  1. Penghasilannya kurang dari 60 juta pertahun.
  2. Mempunyai pekerjaan sebagai pegawai swasta, PNS/ASN, TNI/POLRI, maupun Pegawai BUMN/BUMD.
  3. Bukan seorang pengusaha ataupun pegawai bebas.

E-FILLING 1770 S (SEDERHANA)

Kriteria yang diperlukan dalam pengisian ini adalah :

  1. Penghasilannya setahun sebesar 60 juta atau lebih.
  2. Mempunyai pekerjaan sebagai Pegawai Swasta, PNS/ASN, TNI/POLRI, ataupun pegawai BUMN/ BUMD.
  3. Bukan seorang pengusaha dan bukan pegawai bebas.

SPT 1770

Sedangkan bagi anda yang mempunyai pekerjaan sebagai pengusaha atau pekerjaan bebas profesional baik itu akuntan, dokter, maupun notaris, maka anda dapat menggunakan formulir ini. di tahun 2016, SPT harus diisi melalui aplikasi e-SPT dan kemudian di upload pada DJP online.

TERTIB MEMBAYAR PAJAK MERUPAKAN WUJUD NYATA PERANAN AKTIF DALAM MEMBANGUN BANGSA

Segala bentuk kemudahan telah diberikan oleh Pemerintah melalui kementrian terkait guna mempermudah masyarakat dalam membayar dan melaporkan pajak, salah satunya dengan dibuatkannya sistem e-filling.

Mungkin bagi sebagian orang, e-filling ini terlihat susah saat mengisi di awal tahapannya. Akan tetapi setelah dilakukan proses belajar dan rutin mengisi melalui e-filling, maka anda akan terbiasa dan menilai langkah ini lebih praktis dibanding melapor dan membayar pajak secara manual. Bagi anda yang sudah tertib membayar dan melaporkan pajak, berarti anda telah ikut berperan dalam upaya membangun pajak. Bayar pajaknya, jangan lupa awasi penggunaannya.

Cari Artikel di Sini



Leave a Comment

*

%d bloggers like this: