Pengertian Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dan Manfaatnya

Sebelum berbicara tentang Sistem Informasi Akuntansi (SIA) ada baiknya anda mengehui pengertian dari sistem itu sendiri. Sistem merupakan beberapa unsur yang dapat saling teratur dan saling mempunyai kaitan antara satu dengan yang lainnya dan membentuk sebuah totalitas tertentu.

Sistem juga dapat diartikan sebagai sebuah himpunan yang didalamnya terdapat berbagai bagian dan elemen dengan maksud dan misi tertentu yang saling berhubungan, berkaitan, selaras, dan sama. elemen elemen yang menjadi bagian dari sebuah substansi tersebut tidak selalu mempunyai jenis yang sama dimana masing masing dapat berupa gabungan bagian ataupun elemen lain yang berbeda.

Sedangkan informasi sendiri adalah sebuah data akhir atau data final yang mempunyai peran sebagai sebuah instrumen dalam proses pengambilan keputusan. Sebuah data akhir dapat disebut sebagai informasi apabila sudah memenuhi beberapa kriteria berikut, yaitu akurat, relevan, up to date, tepat waktu, dan juga lengkap tentunya. Jika tidak terkandung salah satu unsur yang disebutkan tadi, maka hal tersebut tidak dapat disebut sebagai sebuah informasi.

Dari gabungan pengertian sistem dan informasi tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem informasi yang menangani segala macam hal yang berkaitan dengan akuntansi. Sistem informasi sendiri merupakan sebuah sistem yang mampu memproses data dan transaksi guna menghasilkan sebuah informasi yang bermanfaat untuk merencanakan, mengendalikan, dan juga mengoperasikan bisnis.

FUNGSI SIA

Fungsi penting adanya SIA dalam sebuah organisasi atau entitas bisnis adalah untuk :

  1. Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan juga transaksi.
  2. Memproses data dan menjadikannya informasi yang berguna untuk proses pengambilan keputusan, dan
  3. Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi atau entitas bisnis.

SIA terdiri dari 3 buah subsistem yaitu sistem pemrosesan transaksi yang mendukung proses operasi bisnis harian, sistem buku besar atau berupa laporan keuangan, dan juga sistem penutupan atau pembalikan yang dibuat berdasarkan laporan keuangan dengan bentuk jurnal pembalik dan jurnal penutup.

MANFAAT SIA

Sebuah SIA mampu memberikan manfaat bagi penggunanya dan beberapa pihak yang terkait dengan cara :

  1. Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga diperoleh efektivitas dan efisiensi dari sebuah kegiatan.
  2. Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan juga jasa yang telah dihasilkan.
  3. Meningkatkan efisiensi.
  4. Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan karena data sudah terbaca dengan jelas.
  5. Meningkatkan sharing knowledge.
  6. Menambah efisiensi kerja pada divisi keuangan.

KOMPONEN DALAM SIA

Sistem Informasi Akuntansi atau SIA tentunya tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya beberapa komponen pendukung. Adapun komponen pendukung dalam SIA diantaranya adalah :

  1. Manusia sebagai pelaku atau yang menjalankan sistem dikenal sebagai user.
  2. Transaksi merupakan obyek dari SIA sebagai sebuah masukan yang nantinya akan diproses hingga menghasilkan suatu informasi penting.
  3. Prosedur yaitu langkah-langkah yang harus dilalui dalam melakukan transaksi ataupun kegiatan perusahaan dan entitas bisnis lainnya.
  4. Dokumen berupa formulir yang digunakan sebagai sarana pencatatan pada kegiatan transaksi, dan
  5. Peralatan yang merupakan alat atau sarana yang dipakai dalam melakukan pencatatan pada sistem informasi yang bersangkutan.

Demikianlah tadi uraian singkat mengenai Sistem Informasi Akuntansi (SIA) yang dapat kami berikan. Semoga uraian dalam artikel ini mampu menambah wawasan dan pengetahuan anda terkait dengan ilmu ekonomi akuntansi. Terimakasih.

Cari Artikel di Sini



Leave a Comment

*

%d bloggers like this: