Pengertian Sistem Informasi Akuntansi – Kita telah membahas banyak hal tentang manajemen dan bisnis. Nah, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang Sistem Informasi Akuntansi, apa itu SIA? Yuk mari kita bahas bersama-sama.

Sebelum mengetahui apa itu Sistem Informasi Akuntansi (SIA), kita harus mengerti dulu apa itu sistem. Sistem adalah sekelompok unsur/variabel yang saling berhubungan satu sama lain untuk mencapai target/tujuan tertentu. Sistem dibuat untuk memudahkan suatu pekerjaan yang dilakukan berulang kali secara rutin.

Setelah mengetahui pengertian sistem, maka apa itu informasi? Informasi adalah data yang didapatkan dari lapangan untuk diolah serta dijadikan dasar kuat untuk pengambilan keputusan.

Dengan informasi yang jelas, kongkrit dan detail maka pengambilan keputusan akan semakin tepat dan cepat. Informasi harus memiliki karakteristik tertentu yaitu relevan, ontime (Tepat Waktu), akurat serta lengkap.

Definisi SIA (Sistem Informasi Akuntansi)

Dari dua pengertian diatas dapat kita tarik kesimpulan bahwa sistem informasi adalah sebuah sistem yang digunakan untuk mengolah data secara cepat dan akurat. Lalu apa itu sistem informasi akuntansi?

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sebuah sistem informasi yang sengaja dibuat untuk mempermudah kegiatan/hal-hal yang berkaitan akuntansi. SIA memang memiliki manfaat yang luar biasa, kita bisa menyingkat waktu dan memperbesar keakuratan analisis akuntansi.

Sistem informasi akuntansi merupakan sebuah komponen penting dalam suatu perusahaan. Sistem ini digunakan untuk mengumpulkan, mengklasifikasikan, menganalisis, mengolah, dan mengkomunikasikan informasi keuangan.

Dengan informasi tersebut akan digunakan untuk pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak internal maupun pihak eksternal perusahaan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa pengertian tentang sistem informasi akuntansi menurut para ahli.

Karena itulah dalam perusahaan-perusahaan besar sistem informasi sangat penting, karena akan sangat meningkatkan produktifitas perusahaan.

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi Menurut Para Ahli

1. Wilkinson dan Cerullo

Menurut Wilkinson dan Cerullo mendefinisikan sistem informasi akuntansi sebagai struktur yang menyatu dalam sebuah entitas, dengan menggunakan sumber daya fisik atau komponen lainya.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk merubah suatu data transaksi akuntansi atau keuangan menjadi informasi akuntansi. Hal tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pengguna atau pemakai informasi tersebut agar lebih mudah dipahami.

2. Rama

Sedangkan menurut Rama, sistem informasi akuntansi dijadikan sebagai subsistem dari sistem informasi manajemen yang bertugas menyediakan informasi akuntansi serta keuangan seperti berbagai informasi yang dihasilkan melalui proses rutin dalam transaksi akuntansi.

3. Mulyadi

Adapun pengertian sistem informasi manajemen menurut para ahli lainya, Mulyadi menjelaskan dalam bukunya yang berjudul Sistem Akuntansi. Sistem akuntansi merupakan organisasi formulir, laporan dan catatan yang dikoordinasikan dengan baik guna memberikan informasi keuangan yang dibutuhkan para manajer dan manajemen untuk mempermudah dalam pengelolaan perusahaan.

4. Nugroho Wijayanto

Sedangkan menurut Nugroho Wijayanto, berpendapat bahwa sistem informasi manajemen merupakan susunan catatan, formulir, termasuk juga berbagai perlengkapan dan alat komunikasinya. Berbagai informasi tersebut bertujuan untuk mentransformasikan berbagai data keuangan agar memberikan informasi yang dibutuhkan oleh pihak manajemen.

Dari beberapa pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi adalah sebuah sistem yang terdiri dari berbagai formulir, laporan dan catatan yang telah tersusun sehingga dapat menghasilkan sebuah informasi keuangan yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan.

SIA untuk Perusahaan

Dengan adanya sistem tersebut, manajemen pada perusahaan dapat melihat keuangan dengan jelas dan dapat mengontrol kinerja pegawai dari sistem yang telah ditetapkan dan digunakan.

Sistem informasi Akuntansi merupakan salah sesuatu hal yang paling penting bagi sebuah perusahaan. Oleh karenanya sistem akuntansi harus dijalankan dan diolah dengan teliti agar berbagai keputusan yang diambil dapat relevan dan sesuai dengan keadaan finansial perusahaan. Dengan sistem akuntansi, perusahaan dapat mengolah dan menyimpan data berbagai transaksi keuangan yang terjadi dalam periode tertentu.

Selanjutnya, sistem informasi bertujuan untuk memproses data keuangan menjadi sumber informasi dalam mengambil keputusan manajemen yang menyangkut mengenai perencanaan serta pengendalian usaha. Sistem informasi akuntansi juga dapat dijadikan sebagai sistem pengawasan terhadap berbagai aktivitas keuangan perusahaan.

Selain itu sistem ini dapat digunakan untuk melihat efisiensi biaya dan waktu terhadap kinerja keuangan perusahaan. Yang terakhir, dengan adanya sistem ini penyajian data keuangan dapat disajikan dengan sistematis dan akurat pada periode akuntansi yang tepat pula sesuai dengan periode yang telah ditentukan.

Fungsi SIA

Meskipun memiliki beberapa kendala, namun sistem informasi ini harus digunakan untuk mempermudah berbagi transaksi keuangan di dalamnya. Dengan menggunakan sistem tersebut, data yang disajikan diharapkan akurat dan sesuai dengan waktu yang ditentukan.

Hasil yang dilaporkan juga memiliki validitas dan terotorisasi dengan baik dan sesuai dengan prosedur keuangan akuntansi yang baku maupun PSAK yang masih berlaku secara umum. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah fungsi utama sistem informasi akuntansi yang bisa anda pelajari.

Untuk fungsi yang pertama, dengan menggunakan sistem ini diharapkan dapat mengumpulkan serta menyimpan data mengenai berbagai kegiatan bisnis organisasi dengan lebih efektif dan efisien. Selain itu, sistem ini juga dapat menangkap data transaksi pada dokumen yang menjadi sumber. Untuk fungsi selanjutnya, sistem ini dapat digunakan untuk mencatat data transaksi ke dalam bentuk jurnal agar catatan tersebut dibuat dengan kronologis melalui apa yang telah terjadi.

Fungsi sistem informasi akuntansi juga dapat digunakan untuk memposting data dari jurnal-jurnal ke dalam buku besar serta menyingkat data yang sejenis dengan rekening. Hasilnya, informasi yang disediakan dapat dibedakan menjadi dua kategori bentuk laporan yaitu laporan keuangan dan laporan manajerial.

Perlu anda ketahui, sistem informasi ini juga dapat menyediakan pengendalian internal yang cukup atau memadai. Hal ini dapat digunakan untuk memastikan apakah informasi yang dihasilkan tersebut valid dan dapat dipercaya.

Setiap perusahaan tentu mengharapkan usahanya dapat berjalan sesuai dengan visi misi dan tujuan yang telah ditetapkan. Nah dalam hal ini, sistem informasi akuntansi dapat digunakan untuk memastikan bahwa aktivitas usaha yang selama ini dilakukan telah berjalan sesuai dengan tujuan manajemen yang telah ditetapkan pada awal.

Dengan begitu, tugas akhir dari sistem informasi akuntansi adalah untuk mengamankan atau menjaga kekayaan perusahaan atau organisasi, termasuk juga keamanan data.

Lebih jelasnya berikut ini Fungsi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) :

  1. Mengumpulkan serta menyimpan data aktivitas atau transaksi perusahaan.
  2. Memproses data yang terkumpul menjadi informasi yang bermanfaat saat pengambilan keputusan.
  3. Melakukan kontrol yang efektif dan tepat terhadap aset-aset perusahaan / organisasi.
  4. Meningkatkan kualitas layanan/produk serta meminimalisir biaya produksi / jasa sehingga keuntungan perusahaan meningkat.
  5. Peningkatan efisiensi kerja pada bagian keuangan.
  6. Sharing Knowledge (Alih ilmu) mengalami peningkatan.

Unsur SIA

Untuk menjalankan sistem informasi akuntansi yang baik dan benar juga membutuhkan komponen-komponen tersendiri. Komponen-komponen sistem informasi akuntansi tersebut diantaranya adalah sebagai berikut;

  1. Menggunakan sumber daya yang terlatih da mampu memahami bisnis, cara memproses akuntansi dan keuangan secara umum. Sumber daya manusia yang sangat sesuai untuk menduduki posisi ini misalnya adalah seorang accounting.
  2. Komponen selanjutnya adalah prosedur akuntansi dan keuangan.
  3. Sistem informasi akuntansi juga membutuhkan formulir data keuangan yang digunakan untuk mencatat berbagai aktivitas keuangan. Contoh kegiatan ini adalah meliputi transaksi kas, piutang, persediaan, hutang, aktiva tetap, biaya dan juga penjualan.
  4. Untuk mempermudah pengerjaannya, biasanya perusahaan menggunakan accounting software seperti MYOB, oracle finance, dan zahiraccounting.
  5. Mengingat saat ini sudah memasuki zaman teknologi, maka untuk mengerjakan sistem ini juga membutuhkan hardware yang berupa seperangkat komputer yang sudah terhubung dengan jaringan internet dan dilengkapi dengan perlengkapan aksesoris pendukung lainya.

Selain komponen-komponen dalam sistem informasi akuntansi,  dalam mengerjakan pekerjaan tersebut biasanya juga tidak luput dari  berbagai kendala. Salah satu masalah sistem infromasi akuntansi umum yang biasa dialami oleh perusahaan adalah ketika SDM yang belum siap untuk menerapkan sistem informasi akuntansi dan standarisasi keuangan yang baru. Untuk menangani hal tersebut, biasanya perusahaan membutuhkan waktu dan pelatihan yang cukup untuk mampu menerapkannya dengan baik.

Selain itu dibutuhkan software accounting serta perangkat komputer dan jaringannya juga seringkali menjadi kendala sistem informasi akuntansi. Hal tersebut karena perangkat komputer dan software yang digunakan harus memiliki tingkat keamanan yang kuat serta menjamin kerahasiaan data keuangan karena data yang berada di dalamnya merupakan data yang rahasia.

Subsistem SIA

Sistem Informasi Akuntansi itu sendiri juga memiliki subsistem guna mengefektifitaskan kinerjanya menjadi lebih baik lagi. Secara umum Subsistem Sistem Informasi Akuntansi ada 3 yaitu :

  1. Sistem Pemrosesan Transaksi. Sistem ini mendukung proses operasian harian bisnis.
  2. Sistem Pembukuan / buku besar/ laporan keuangan. Sistem ini digunakan untuk menghasilkan laporan keuangan termasuk didalamnya laporan rugi/laba, neraca, cash flow, serta pengembalian pajak.
  3. Sistem pelaporan manajemen, berguna mengatur laporan-laporan perusahaan baik laporan keuangan atau yang lain (anggaran, LPJ, laporan kinerja) seperti informasi-informasi data yang berguna untuk pengambilan keputusan.

Sistem informasi akuntansi menjadi suatu sistem pengendali keuangan untuk meminimalisir dan menghindari terjadinya kecurangan dalam organisasi atau perusahaan. Dengan menggunakan keuangan tersebut, sistem keuangan dapat dilacak dengan pasti.

Hal ini tentu karena sistem informasi telah dibuat dengan sistem yang detail dan dapat dipertanggungjawabkan. dengan begitu aset perusahaan dapat terjaga dengan baik sehingga resiko adanya penggelapan aset oleh pihak yang tidak bertanggung jawab juga sangat minim. Beberapa ulasan tersebut merupakan informasi tentang sistem informasi akuntansi yang dapat kami paparkan. Semoga bermanfaat.

Cari Artikel di Sini