Pengertian negara menjadi pembahasan mendasar yang perlu dipahami sebelum membahas lebih lanjut tentang pemerintahan. Hal yang mendasar ini akan menjadikan pemahaman lebih baik sehingga lebih mudah memahami materi lain terkait pemerintahan yang akan ditemui. Untuk itu, berikut adalah ulasan lengkapnya.

Pengertian Negara Secara Umum

Definisi negara secara umum merupakan suatu wilayah yang ada di permukaan bumi yang mana kekuasaannya meliputi ekonomi, politik, sosial, militer dan juga budayanya sudah diatur oleh pihak pemerintahan yang ada di wilayah yang bersangkutan. Negara sendiri merupakan pengorganisasian masyarakat pada wilayah tertentu dengan orang-orang yang menerima keberadaannya.

Definisi Umum Negara

Pengertian negara merupakan sebuah organisasi tertinggi pada tataran suatu kelompok masyarakat yang mempunyai cita-cita untuk hidup bersatu dalam suatu daerah tertentu dan mempunyai sistem pemerintahan yang berdaulat.

Negara berasal dari terjemahan Bahasa Inggris yaitu state ataupun bahasa Belanda dan Jerman yaitu taat serta bahasa Perancis yaitu etat.

Semua kata yang mempunyai arti negara tersebut berasal dari bahasa Latin status atau statum yang mempunyai arti suatu keadaan yang tetap dan juga tegak atau sesuatu yang bersifat tegak dan tetap. Di Indonesia sendiri, arti negara diperoleh dari bahasa Sanskreta nagari atau negara yang artinya adalah wilayah ataupun penguasa.

Definisi Negara Menurut Ahli

Ada banyak sekali ahli yang menyumbang pengertian tentang negara, diantaranya :

1. Logemann

Pengertian Negara Menurut Logemann adalah suatu organisasi kemasyarakatan yang berkuasa dan bertujuan untuk mengatur serta mengurus masyarakat tertentu.

2. Bellefroid

Pengertian Negara Menurut Bellefroid adalah  sebuah persekutuan hukum yang menempati suatu wilayah untuk selama-lamanya dan dilengkapi dengan kekuasaan tertinggi untuk menciptakan kemakmuran dikalangan rakyat sebesar-besarnya.

3. Krannenburg

Pengertian Negara Menurut Krannenburg adalah merupakan suatu organisasi yang muncul karena keinginan dari suatu golongan atau bangsanya sendiri.

4. J.J.Rousseau

Pengertian Negara Menurut J.J.Rousseau adalah merupakan sebuah perserikatan dari segenap rakyat bersama yang melindungi dan mempertahankan hak masing-masing diri dan harta benda para anggotanya yang tetap hidup dengan bebas dan merdeka.

5. Aristoteles

Pengertian Negara Menurut Aristoteles adalah merupakan sebuah perkumpulan dari sebuah keluarga dan suatu desa untuk mencapai kehidupan yang layak dan sebaik-baiknya.

6. Max Weber

Pengertian Negara Menurut Max Weber Negara adalah kumpulan masyarakat yang memonopoli penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam suatu wilayah.

7. J. Laski

Pengertian Negara Menurut Harold J. Laski adalah merupakan suatu kelompok masyarakat yang diintegrasikan karena memiliki wewenang yang bersifat memaksa dan secara sah lebih agung daripada individu atau kelompok yang merupakan bagian dari rakyat atau masyarakat.

Unsur Terbentuknya Negara

Untuk membangun sebuah negara, tentunya diperlukan gabungan beberapa unsur dibawah ini agar tercipta pengertian negara secara utuh.

Negara akan menjadi kokoh setidaknya didukung tiga unsur pokok yaitu rakyat, wilayah, dan pemerintahan. Selain itu, masih ada unsur lain yang mampu menunjang pembentukan sebuah negara, yaitu pengakuan dari negara lain baik secara de facto maupun de jure.

Pengertian Negara Menurut Etimologi

Ketika memahami apa itu negara, maka harus dipahami dulu secara etimologis maknanya. Istilah negara merupakan terjemahan dari kata asing yaitu “state” yang berasal dari bahasa Inggris kemudian “staat” bahasa Jerman dan Belanda dan bahasa Perancis “etat“. Penamaan ini diambil oleh orang-orang Eropa dari bahasa latin, tepatnya pada abad ke-15 yaitu dari kata statum dan status yang artinya keadaan tetap atau tegak maupun sesuatu yang sifatnya tetap dan tegak.

Istilah negara sendiri muncul bersamaan dengan istilah Lo Stato yang dipopulerkan oleh Nicollo Machiavelli melalui buku Principle.  Ketika itu,  Lo Statodidefinisikan bahwa negara adalah sistem tugas dan fungsi publik dan alat perlengkapan yang teratur dalam wilayah tertentu.

Setelah memahami apa yang dimaksud negara, bisa dilihat bahwa istilah negara sendiri berasal dari bahasa Sansekerta yaitu negara dan negeri yang artinya kota. Sekitar abad ke-15, istilah negara pun sudah dikenal dan banyak dipakai di Indonesia. Ini terbukti oleh adanya penamaan kerajaan Tarumanegara di daerah Jawa Barat.

Istilah ini juga sering dipakai pada penamaan kitab Majapahit Kertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca. Oleh saat itulah, istilah negara sudah dipakai lebih dulu di Indonesia Jauh sebelum Eropa memakainya.

Unsur-Unsur Negara

Adapun unsur-unsur negara ialah sebagai berikut:

Rakyat. Unsur pertama adalah rakyat. Dimana rakyat merupakan semua orang yang ada di wilayah suatu negara yang taat pada aturan negara.

Dari pengertian negara secara umum saja, sudah dipahami bahwa rakyat adalah unsur utamanya. Rakyat lah yang mendirikan negara, yang kemudian tinggal di dalamnya. Tanpa adanya rakyat, maka tidak ada negara. Secara umum terdapat dua jenis rakyat yaitu penduduk dan juga bukan penduduk.

Penduduk adalah orang yang tinggal dan menetap di suatu negara dan bisa dibedakan menjadi warga negara dan bukan warga negara. Bukan warga negara itu merupakan orang asing yang tinggal sementara di suatu negara.

Wilayah. Sebuah negara sebuah  tentu saja harus memiliki memiliki wilayah sebagai tempat tinggal rakyat dan tempat penyelenggaraan pemerintahan. Negara tidak mungkin berdiri apabila tidak adanya wilayah. Wilayah suatu negara meliputi daratan, lautan serta udara.

Pemerintahan yang berdaulat. Salah satu unsur penting berdirinya sebuah negara adalah pemerintahan yang berdaulat. Adapun yang dimaksud dengan pemerintahan berdaulat ialah mempunyai kekuasaan tertinggi guna mengamankan, mempertahankan mengatur serta melancarkan hal yang berkaitan dengan tata cara penyelenggaraan pemerintahan negara bersifat penuh.

Pengakuan dari negara lain juga termasuk dalam unsur-unsur negara dimana hal ini dibutuhkan ketika membuat dan menjalankan tata hubungan internasional.

Namun hal seperti ini juga termasuk dalam unsur deklaratif yang artinya tanpa pengakuan dengan syarat sudah terpenuhi 3 unsur yaitu wilayah, rakyat dan pemerintahan yang berdaulat, maka suatu negara sudah sah disebut negara.

Fungsi Negara

  1. Fungsi yang pertama adalah melaksanakan penertiban atau Law and order. Fungsi pengaturan dan ketertiban ini sangatlah penting terutama ketika mencegah bentrokan maupun pertikaian serta penyebab tawuran yang mungkin saja timbul dalam masyarakat, agar tidak terpecah belah
  2. Kedua adalah fungsi kemakmuran dan kesejahteraan, dimana fungsi ini sangat penting seiring berjalannya waktu. Terutama bagi negara yang menganut paham kesejahteraan. Maknanya, negara berupaya supaya masyarakat bisa hidup dan sejahtera untuk bidang terutama bidang ekonomi dan juga sosial masyarakat.
  3. Ketiga adalah fungsi pertahanan dan keamanan, di mana fungsi ini sangat diperlukan guna menjaga kemungkinan terjadinya serangan dari luar. Fungsi negara yang satu ini juga sangat penting sebab menyangkut keberlangsungan sebuah negara.
  4. Selanjutnya adalah fungsi keadilan di mana fungsi ini dilaksanakan oleh badan penegak hukum khususnya badan-badan peradilan yang ada di sebuah negara. Untuk itulah, negara harus bisa menegakkan hukum secara tegas dan adil tanpa adanya unsur kepentingan tertentu menurut hak dan kewajiban yang sudah dikontribusikan pada negara dan juga bangsa.

Tujuan Negara

Terdapat beberapa tujuan negara yaitu sebagai berikut:

Pertama adalah tujuan perlindungan, dimana tujuan ini terdapat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tepatnya pada alinea ke-4 yang berbunyi “melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia”.

Hal ini merupakan tujuan dari hal-hal yang masuk untuk wajib dilindungi yakni semua komponen yang membentuk bangsa Indonesia, dimulai dari kekayaan alam, rakyat dan nilai-nilai bangsa.

Tujuan Kesejahteraan yang juga terdapat dalam alinea ke-4 UUD 1945 yang berbunyi “untuk memajukan kesejahteraan umum” di mana,  terdapat tiga unsur yang paling minimal dan subjektif.Apaba ketiganya sudah bisa terpenuhi maka masyarakat bisa dikatakan sejahtera. Adapun unsur tersebut ialah sandang, pangan dan juga papan.

Tujuan pencerdasan, dimana hal ini juga terdapat dalam alinea ke-4 UUD 1945 yang berbunyi “mencerdaskan kehidupan bangsa”. Tujuan ini  ingin memastikan bahwa masyarakat Indonesia memperoleh kesempatan yang sama dalam mengenyam pendidikan yang layak dan juga berkualitas.

Selanjutnya adalah tujuan perdamaian, dimana hal ini juga terdapat dalam alinea ke-4 UUD 1945 yang bunyinya “…dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial”. Hal ini juga menjadi cita-cita negara Indonesia. Istilah damai digunakan dalam ilmu politik mempunyai dua macam yaitu perdamaian di luar negeri dan juga dalam negeri.

Tujuan negara yang tercantum dalam UUD ini diharapkan bisa diterapkan dalam pelaksanaan pemerintahan yang ada di Indonesia. Pemerintah bisa membuat kebijakan-kebijakan yang pro rakyat sehingga rakyat bisa merasakan kesejahteraan itu benar-benar bisa tercipta.

Bentuk Negara

1. Federal

Pertama, negara federal. Untuk negara yang pertama ini disebut dengan istilah negara serikat. Negara serikat bisa diartikan sebagai negara yang terdiri dari kumpulan beberapa negara bagian secara keseluruhan. Dari negara bagian tersebut kemudian diatur dengan peraturan mengenai pembagian kewenangan antara pemerintah federal dan pemerintah negara bagian

2. Kesatuan

Selanjutnya adalah negara kesatuan dimana bentuk negara bentuk negara kesatuan ini bisa dijelaskan melalui kedaulatan keluar maupun kedalam. Negara kesatuan yang sepenuhnya dimiliki oleh pemerintahan pusat. Tidak ada yang namanya organisasi sebutan lain yang berdaulat selain pemerintah pusat. Oleh sebab itulah negara yang berbentuk kesatuan hanya mempunyai satu kepala negara yang dibantu oleh jajaran berupa menteri.

3. Konfederasi

Negara konfederasi, merupakan bentuk negara yang terdiri atas perkumpulan sekumpulan beberapa negara yang kemudian memutuskan untuk membuat perjanjian internasional yang isinya kewenangan tertentu. Negara-negara konfederasi tidak sama dengan negara federal.

4. Netral

Negara netral, di mana bentuk negara ini memperlihatkan bahwa sebuah negara sengaja menahan diri untuk tidak terlibat dalam sebuah konflik internasional. Hal demikian memiliki arti yang luas. Bentuk negara netral pada umumnya bersifat tetap maupun sementara. Tetapi bentuk negara netral juga bisa diartikan politik netral atau netralisme positif.

5. Protektorat

Negara protektorat yang diambil dari kata protect yang artinya melindungi. Dalam bentuk negara ini, terdapat dua buah negara yang mana suatu negara kolonial dapat melindungi negara yang ada di bawah kekuasaannya. Oleh sebab itulah, status mereka berbeda yaitu melindungi dan dilindungi.

Perbedaan negara dengan bangsa untuk mengetahui perbedaan negara dengan bangsa bisa diketahui dengan membandingkan bahwa bangsa itu merupakan sekelompok manusia dalam jumlah yang cukup besar dan dikatakan bahwa bangsa merupakan individu beserta keturunannya yang negara tersebut.

Demikianlah informasi mengenai pengertian negara, mulai dari pengertian secara umum, menurut ahli, secara etimologi, fungsi, tujuan dan unsur-unsurnya. Semoga bisa menambah wawasan.

Cari Artikel di Sini