Pengertian Masalah Sosial, Contoh, Faktor dan Cara Mengatasinya

Dalam kehidupan bermasyarakat, pastinya anda akan banyak melakukan interaksi dengan orang lain. sebagai homo homini lupus atau makhluk sosial, tentunya manusia akan banyak membutuhkan bantuan dan interaksi dengan makhluk hidup lainnya karena mustahil manusia dapat hidup sendiri dalam dunia yang semakin kompleks ini.

Interaksi dan hubungan antar manusia dalam berkehidupan sehari hari ini tentunya akan menimbulkan berbagai macam fenomena dan peristiwa yang berkaitan dengan bidang sosial baik itu dalam hal ekonomi, budaya, dan juga politik dan lain sebagainya.

Dari interaksi yang dilakukan secara intens ini, tidak jarang jika terjadi pergeseran nilai dan perbedaan penafsiran dalam hal hal tertentu yang akan berdampak pada timbulnya sebuah masalah sosial. Masalah sosial tidak melulu tentang perselisihan yang dialami oleh individu satu dengan individu lainnya atau kelompok masyarakat A dengan kelompok masyarakat B. Masalah sosial lebih berkaitan dengan berbagai masalah yang dialami yang terkait dengan bidang bidang sosial di masyarakat.

PENGERTIAN MASALAH SOSIAL

Masalah sosial merupakan sebuah kondisi yang menjelaskan dan lahir dari adanya keadaan dalam tataran masyarakat dimana masyarakat tersebut tidak lagi ideal. Definisi lain dari masalah sosial adalah adanya ketidaksesuaian diantara unsur unsur yang ada dalam masyarakat dimana ketidaksesuaian tersebut akan berdampak negatif dan bahkan membahayakan kelompok sosial dalam menjalankan kehidupannya.

Masalah sosial adalah sebuah kondisi yang dapat muncul akibat keadaan masyarakat yang kurang dan bahkan tidak ideal. Dapat dikatakan bahwa, selama kebutuhan masyarakat tidak dapat dipenuhi dengan tepat dan merata, maka masalah sosial akan selalu ada serta akan selalu menghampiri dalam kehidupan sosial suatu kelompok masyarakat yang bersangkutan.

CONTOH MASALAH SOSIAL

Terdapat beberapa masalah sosial yang sering ditemui dalam kelompok masyarakat, diantaranya adalah :

1. Kemiskinan

Kemiskinan adalah sebuah keadaan adanya ketidakmampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi dirinya sendiri dan juga keluarganya dalam sehari hari baik itu sandang, pangan, dan juga papan yang menjadi kebutuhan pokok. Kemiskinan tidak hanya dapat anda temukan di daerah pedesaan saja, namun juga dapat anda temukan di daerah perkotaan.

2. Pengangguran

Pengangguran adalah masalah sosial yang banyak terjadi di masyarakat. Pengangguran biasanya disebabkan karena tingkat lapangan pekerjaan yang tidak sesuai dengan jumlah pencari kerja. Inilah yang masih banyak dialami oleh negara negara berkembang di dunia, khususnya Indonesia.

3. Pendidikan

Masalah sosial di bidang pendidikan merupakan satu hal yang banyak dalami oleh masyarakat. Masalah pendidikan ini biasanya mempunyai kaitan yang sangat erat dengan perihal kemiskinan. Banyak sekali anak anak yang seharusnya berada dalam usia sekolah harus merelakan waktu dan tenaganya untuk membantu orangtua demi mendapatkan nafkah.

FAKTOR PEMICU MASALAH SOSIAL

Setidaknya ada 4 faktor yang dapat menjadi pemicu munculnya berbagai masalah sosial di masyarakat seperti kemiskinan, pengangguran, dan masalah pendidikan diatas. Adapun faktor tersebut adalah faktor ekonomi, budaya, biologis, dan faktor psikologis.

Masing masing faktor ini mempunyai peranan dalam menimbulkan masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat. Keempat faktor ini dapat ditemukan secara kumulatif dalam suatu kelompok masyarakat atau dapat ditemukan terpisah satu faktor dengan faktor lainnya tergantung dari kondisi masyarakat yang bersangkutan.

CARA MENGATASI MASALAH SOSIAL

Terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah sosial ini, diantaranya adalah :

  1. Meningkatkan mutu dan memeratakan pendidikan di masyarakat.
  2. Meningkatkan kesadaran sosial dalam setiap lini lapisan masyarakat.
  3. Menyediakan lapangan kerja yang seimbang dengan jumlah pencari kerja dimana hal ini merupakan tugas dari Pemerintah yang utama saat ini.
  4. Meningkatkan pemerataan pembangunan dalam setiap wilayah baik itu fisik maupun non fisik.
  5. Lebih giat dalam memberikan sosialisasi terhadap nilai dan norma sosial yang dianut dalam masyarakat.
  6. Memberi sanksi sosial bagi siapapun yang melanggar aturan tanpa pandang bulu.

Cari Artikel di Sini



Leave a Comment

*

%d bloggers like this: