Definisi Umum Manajemen

Secara umum definisi manajemen ialah sebuah seni untuk mengatur sesuatu, baik orang ataupun pekerjaan. Pengertian manajemen adalah sebuah proses yang dilakukan untuk mencapai sebuah tujuan suatu organisasi dengan cara bekerja dalam team. Dalam sebuah penerapannya manajemen memiliki subyek dan obyek. Subyek adalah orang yang mengatur sedangkan obyek adalah yang diatur.

Manajemen adalah ilmu yang sangat luas, bahkan belum jelas asal-usul ilmu ini mulai ada. Karena ilmu manajemen adalah ilmu yang sangat berguna bukan hanya dalam ilmu bisnis tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Manajemen Secara Etimologi

Secara bahasa atau etimologi manajemen disadur dari bahasa Perancis Kuno yaitu ménagement yang artinya adalah seni melaksanakan serta mengatur.

Dari asal usul katanya saja sudah dapat kita terka bahwa sebenarnya manajemen adalah sebuah seni. Mengapa seni? Simple, karena jika kita sudah memasuki dunia manajemen maka kita akan menemukan keindahannya. Bukankah seni itu indah?

Lalu dimana letak keindahannya? Memang, seni itu relatif. Tapi kita memiliki asumsi yang sama bahwa apapun yang teratur, rapi, dan terstruktur itu indah. Sebagai contoh sederhananya saja adalah ranting pohon.

Ranting pohon itu menjalar tumbuh tidak teratur, tetapi ketidak teraturannya itu teratur sehingga tercipta suatu keindahan. Contoh lainnya adalah corak batik. Kebanyakan corak batik itu “hanya” seperti goresan gambar yang tak berpola. Tetapi, ketidak teraturan dalam corak batik itu teratur sehingga terbentuklah suatu keindahan atau “seni”.

Lalu apa hubungannya dengan manajemen? Ingat definisi diatas, manajemen itu bertujuan untuk mengatur. Logikanya manajemen ada untuk mengatur sesuatu yang belum teratur. Ataupun mencari keteraturan dalam suatu ketidak teraturan sehingga terciptanya sebuah pola yang baru.

Pengertian Manajemen Menurut Ahli atau Pakar

Tokoh Manajemen Peter Drucker

Foto Salah Satu Tokoh Manajemen yaitu Peter Drucker (medium.com)

Ada banyak ahli yang memiliki definis terhadap manajemen, dari sekian banyak pendapat mengenai pengertian manajemen tersebut intinya memuat hal yang sama. Berikut ini adalah beberapa definisi manajemen menurut pakar manajemen baik dari Indonesia maupun luar negeri:

1. Chester I Bernard

Pengertian manajemen menurut Bernard ialah “manajemen ialah seni dan ilmu”.

Dari definisi singkat ini dapat kita ambil bahwa menurut Chaster I Bernard memang, manajemen ialah sebuah seni sama seperti penjelasan sebelumnya. Seni untuk mengatur apapun yang perlu diatur.

2. Kimball dan Kimball (1951)

Arti manajemen menurut kimball and kimball adalah semua tugas dan fungsi yang terdiri dari penyusunan suatu perusahaan, pembiayaan, pembuatan garis besar kebijakan, penyedia alat sumber daya yang dibutuhkan serta membuat rancangan struktur organisasi untuk pemilihan dan penetapan jabatan-jabatan dalam struktur tersebut.

3. Peter Drucker

Menurut Peter Drucker definisi manajemen adalah organ / bagian yang memiliki banyak goal atau tujuan yang ingin dicapai untuk mengelola suatu bisnis, manajer, pekerja dan bekerja (pekerjaan). Jadi, menurutnya manajemen mengatur semua aspek organisasi dari struktur teratas hingga terbawah. Hal ini dilakukan untuk memastikan goal yang ditetapkan dapat dicapai dengan baik sesuai waktu yang ditentukan.

4. Davis

Manajemen menurut Davis adalah fungsi dari setiap eksekutif kepemimpinan (pimpinan tinggi organisasi) dimanapun. Jadi menurut Davis, setiap pimpinan itulah yang dinamakan manajemen. Maka dari itu dalam perusahaan pimpinan biasa disebut dengan manajer, diatasnya manajer ada general manajer.

5. Ensiclopedia of The Social Sciences

Definisi manajemen menurut ensiklopedia sosial sains adalah proses implementasi atau pelaksanaan untuk meraih tujuan tertentu yang diselenggarakan/dilakukan serta diawasi.

6. Milet

Menurut Milet, manajemen adalah proses memimpin serta melancarkan pekerjaan orang yang dipimpinnya secara terorganisir formal sebagai suatu kelompok untuk mencapai tujuan tertentu yang diinginkan.

7. Drs. Oey

Pengertian manajemen menurut drs. Oey adalah proses perancangan, pengorganisasian, arah, koordinasi serta kontrol. Definisi ini lebih mengarah kepada fungsi manajemen.

8. Hilman

Definisi manajemen menurut hilman ialah peranan yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu dengan menggunakan bantuan orang lain dan mengawasi pekerjaannya.

9. Oxford

Manajemen Menurut Kamus Oxford

Definisi Manajemen Menurut Oxford (Dailymail)

Arti manajemen menurut Oxford adalah proses yang berurutan dengan mengendalikan (bantuan) orang lain atau sumber daya yang dibutuhkan.

10. Renville Siagian

Menurut renville definisi manajemen adalah bidang usaha dibidang jasa pelayanan, dikelola oleh ahli terlatih dan berpengalaman.

11. Henry Fayol

Pengertian manajemen menurut henry fayol ialah manajemen terdiri dari 5 peran utama yaitu proses planningorganizingmemerintah, koordinasi dan pengendalian.

12. Mulayu S.P. Hasibuan (2000:2)

Menurut Mulayu, definisi manajemen ialah ilmu & seni untuk mengatur proses penggunaan SDM dan atau sumber daya lain dengan efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan.

Lebih lengkapnya saya telah menulis 20 definisi manajemen menurut ahli, namun saya juga tidak bisa menjami bahwa kata-katanya 100% seperti itu. Karena memang bahasa terjemahan itu penafsirannya berbeda-beda, tergantung siapa yang menerjemahkannya.

Tujuan Manajemen

Manajemen ada tentu ada tujuannya, tujuan paling utama untuk mencapai target yang telah ditentukan. Lebih jelasnya berikut ini adalah tujuan-tujuan diperlukannya manajemen yang baik :

  1. Bisa menentukan strategi yang efektif serta efisien untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
  2. Melakukan evaluasi kerja, dan mengkaji ulang akan situasi yang terjadi  yang bertujuan untuk melakukan penyesuaian strategi jika terjadi hal-hal yang diluar strategi.
  3. Mengatur dan menjaga kesehatan emosi (personal), keuangan, dan semua sektor perusahaan supaya perusahaan bisa mencapai profit yang maksimal.
  4. Mengevaluasi dan meninjau kembali kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang maupun ancaman yang ada. Dll.

Fungsi Manajemen dalam Bisnis

Seperti yang telah saya jelaskan diatas bahwa manajemen itu ada untuk mengatur. Mengatur apa? Ya mengatur apapun yang perlu diatur. Simple, manajemen itu bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh sederhananya adalah manajemen file dan folder komputer.

Fungsi Manajemen

Diagram Fungsi Manajemen (Gambar : www.managementstudyguide.com)

Orang kalau sudah terbiasa membuat manajemen, maka ia tidak akan nyaman jika apapun yang disekitarnya itu berantakan. Karena, inti dari manajemen adalah supaya kita mudah untuk mengelolanya. Jika file/folder berarti kita mudah untuk mencari folder atau file tersebut ketika dibutuhkan.

Jadi, fungsi dan peranan manajemen adalah sebagai hal-hal dasar yang harus ada dan melekat dalam suatu manajemen yang dijadikan patokan atau tolak ukur bagi seorang manajer (orang yang mengelola manajemen) supaya dalam pelaksanaan tugasnya dapat melakukan tugas dan tujuan manajemen yaitu perencanaan (planning), organisir (organize), koordinasi dan fungsi pengendalian manajemen dengan lebih optimal.

Dalam teorinya ada 5 fungsi dan peran utama manajemen, yaitu :

1. Planning (Perencanaan)

Fungsi Manajemen: Planning

Fungasi Planning dalam Manajemen (slideplayer.com/slide/6056752/)

Proses ini untuk menentukan tujuan dari perusahaan/organisasi dalam bentuk visi dan misi baik jangka panjang dan jangka pendek. Selain itu, strategi-strategi yang harus ditempuh juga sudah harus ditentukan dari awal. Supaya, dalam pelaksanaannya akan mudah untuk mencapai tujuan perusahaan.

2. Organizing (Mengorganisasi)

Fungsi ini berguna untuk mengorganisasi/mengatur orang-orang yang ada dalam organisasi/perusahaan tersebut. Supaya, mereka dapat menjalankan peran dan fungsinya masing-masing dengan maksimal. Istilah kerennya adalah the right man at the right place.

3. Staffing (Penempatan)

Tidak jauh berbeda dengan organizing, staffing ini lebih luas. Kalau organizing lebih ke memanajemen sumber daya manusia sedangkan staffing lebih ke sumber daya secara umum. Misalkan, peralatan dan inventaris yang dimiliki.

4. Coordinating (Mengkoordinasi)

Coordinating ialah fungsi yang bertujuan untuk meningkatkan efisensi dan efektifitas kinerja, membuat suasana dalam lingkungan kerja menjadi dinamis, sehat, nyaman, dll. Fungsi ini diemban ditangan manajer, jadi manajer memiliki fungsi utama untuk mengkoordinasi bawahannya supaya dapat meningkatkan performa kerja masing-masing.

5. Controlling (Mengontrol)

Ini adalah fungsi terakhir manajemen, setelah semuanya dilakukan maka langkah terakhir adalah mengontrolnya. Dalam fungsi ini terdapat elemen-elemen penting, misalkan evaluasi dan pembuatan kebijakan baru. Fungsi controlling ini penting, supaya kinerja orang-orang didalamnya tidak menurun minimal standard kalau bisa ya meningkat. (Selengkapnya baca : 5 Fungsi Manajemen dan Kepemimpinan (Leadership))

Dalam tahap ini seorang manajer dituntut peran aktifnya untuk melakukan pengawasan terhadap setiap elemen sumber daya yang ada, manajer harus memastikan setiap orang terorganisasi dengan baik tanpa adanya kesalahan atau penyimpangan yang terlalu jauh, jika ada penyimpangan maka manajer akan memberikan koreksi terhadap kesalahan tersebut.

Selain itu juga klasifikasi terhadap pembagian tugas sumber daya penting dilakukan, supaya manajer tidak terlalu mendominasi dalam sebuah grup. Jika hanya satu orang saja yang mendominasi maka organisasi akan sangat sulit berkembang. Dalam melakukan fungsi pengawasan, hal-hal yang perlu di perhatikan adalah :

  1. Routing, manajer harus memastikan setiap orang berada pada jalur yang telah ditentukan dengan resiko kesalahan minimum.
  2. Scheduling, memberikan jadwal terhadap deadline pekerjaan yang harus diselesaikan.
  3. Dispatching, manajer harus bisa memberikan perintah dan dorongan terhadap yang dipimpinnya supaya bisa menjalankan pekerjaannya dengan benar dan tepat waktu.
  4. Follow up, manajer harus aktif melakukan evaluasi berkala dan memberikan solusi jika terjadi deadlock terhadap pekerjaan yang dilakukan bawahannya. Hal ini dilakukan supaya meminimalisir terjadinya kesalahan.

Selain itu menurut T. Hani Handoko, suatu manajemen perlu dilakukan dengan 3 alasan berikut:

  1. Supaya tujuan organisasi atau pribadi bisa dicapai,
  2. Menjaga balancing atau keseimbangan antara tujuan, goal maupun kegiatan yang bisa saling bertentangan dari pihak berkepentingan dalam suatu organisasi,
  3. Supaya proses kerja suatu organisasi dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

Prinsip Manajemen

Prinsip Manajemen Menurut Henry Fayol

14 Prinsip Manajemen Menurut Henry Fayol

Setelah mengetahui definisi dan jenis-jenis manajemen, maka yang perlu diketahui adalah prinsip-prinsipnya. Berikut ini adalah prinsip manajemen yang perlu diketahui :

  1. Discipline (Disiplin)
  2. Authority and responsibility(Wewenang dan tanggung jawab)
  3. Unity of direction (Kesatuan pengarahan)
  4. Unity of command (Kesatuan perintah)
  5. Renumeration (Penggajian yang adil)
  6. Lebih mementingkan kepentingan umum / organisasi daripada kepentingan pribadi
  7. Hierarchy (Hirarki)
  8. Centralisation (Pemusatan)
  9. Equity (Keadilan)
  10. Order (Tata tertib)
  11. Inisiative (Inisiatif)
  12. Stability of tenure of personnel (Stabilitas kondisi karyawan)
  13. Semangat untuk bersatu
  14. Division of work (Pembagian kerja)

Prinsip tersebut harus dimiliki oleh setiap elemen atau orang yang berada dalam ruang lingkup manajemen tersebut. Tanpa adanya penerapan prinsip-prinsip tersebut dengan efektif dan efisien maka manajemen tidak bisa diterapkan dengan baik.

Unsur Manajemen Bisnis

Untum membuat sebuah sistem dengan manajemen yang baik tentu dibutuhkan elemen ataupun unsur-unsur yang lengkap dan bisa bekerja dengan maksimal. Unsur-unsur manajemen itu antara lain:

1. Metode / methode

Suatu perusahaan harus memiliki metode yang pas dalam menjalankan roda pemerintahan, hal ini bisa dalam bentuk suatu SOP atau standard operational procedure yang harus ditaati dan dilakukan oleh siapapun dalam ringkup manajerial tersebut.

Setiap divisi atau elemen organisasi memiliki tugasnya masing-masing yang saling terintegrasi untuk mencapai organisasi bersama.

2. Sumber Daya Manusia / Man

Unsur Manajemen - Sumber Daya Manusia

Manajemen SDM adalah salah satu unsur penting dalam manajemen (Locus Assignments)

Setelah perusahaan menentukan metode dan tujuannya dengan jelas, maka metode tersebut dilakukan oleh manusia atau orang-orang yang ada dalam ruang lingkup manajemen tersebut. Tanpa adanya SDM yang mumpuni dalam melakukan tugas tersebut, maka metode hanyalah sebuah metode dalam secarik kertas tanpa ada makna apapun.

Karena itulah, dalam suatu perusahaan sangat penting dalam memilih SDM yang mumpuni. Hal ini supaya tujuan perusahaan dapat tercapai dengan efektif dan efisien. Diperlukan manajemen sumber daya manusia yang handal untuk mengelola ini.

3. Bahan baku / materials

Setelah SDM terpenuhi, hal yang perlu diperhatikan adalah kelengkapan bahan baku. Tanpa adanya kelengkapan ini maka meskipun SDMnya sangat handal, kalau bahannya saja tidak ada maka akan percuma.

Maka, perlu adanya manajemen bahan baku yang benar supaya proses produksi bisa berjalan dengan baik.

4. Uang / money

Untuk mendapatkan SDM berkualitas, bahan baku yang cukup maka dibutuhkan dana atau uang. Tanpa adanya uang yang cukup maka hal itu tidak dapat dicapai.

Karena itulah, perusahaan harus mampu mengelola keuangan dengan baik. Supaya income dan outcome perusahaan stabil, tidak besar pasak daripada tiang. Uang digunakan untuk menggaji karyawan, membeli keperluan kantor seperti alat tulis, makanan, biaya perjalanan dinas, dll.

5. Mesin / machines

Teknologi saat ini semakin maju, karena itulah perusahaan harus update dalam membeli mesin terbaru. Hal ini supaya karyawan bisa bekerja dengan efektif dan efisien. Sebagai contoh, dalam industri IT tanpa adanya dukungan mesin komputer yang mumpuni maka pekerjanya tidak bisa secara maksimal menjalankan tugasnya.

Selain itu, dengan mesin yang bagus maka akan mengurangi human error.

6. Pasar / market

Unsur Manajemen Market/Pasar

Market atau pasar dari produk adalah unsur yang penting dalam manajemen bisnis (chatbotsmagazine.com)

Setelah aspek 1-5 terpenuhi, terakhir adalah konsumen. Percuma jika perusahaan menciptakan produk bagus tetapi tidak ada konsumen yang menggunakannya. Karena itulah, perlu adanya riset pasar terlebih dahulu sebelum menetapkan tujuan produksi.

Contoh dan Macam-macam Manajemen

Dari definisi serta penjabaran yang telah diuraikan diatas kita tahu bahwa inti dari manajemen ialah mengatur orang lain supaya tujuan yang telah ditentukan bisa tercapai dengan lebih cepat dan efisien.

Jika tidak ada manajemen yang baik maka tentu sangat sulit agar bisa mencapai tujuan yang telah ditentukan. Karena itulah dalam ilmu manajemen, hal-hal yang perlu diatur (obyek) manajemen itu seperti sumber daya manusianya, waktu, tenaga, alat, dan semua hal yang bisa membantu pencapaian tujuan.

Dalam penerapannya, ada banyak macam-macam manajemen yang bisa digunakan tergantung pada tujuan maupun kondisi di lapangannya, adapun jenis-jenis manajemen antara lain :

1. Manajemen Marketing / Manajemen Pemasaran

(gambar : ilmuakuntansi.web.id)

Pengertian manajemen marketing atau pemasaran adalah seni atau cara-cara yang perlu dilakukan untuk mencapai segala target dan tujuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan, dengan memanfaatkan, memaksimalkan serta mempretimbangan sumber daya dan peluang yang ada. Kemudian setelah dilakukan maka diukur apakah strategi tersebut efektif atau tidak.

Manajemen ini sangat penting diperhatikan terutama pada perusahaan, baik skala kecil maupun besar. Setiap definisi marketing dan pemasaran harus menguasai manajemen pemasaran ini terutama kepala marketingnya.

Karena, marketing adalah ujung tombak kehidupan perusahaan. Jika marketingnya lemah maka pendapatan yang masuk tentu akan minimal, jika pendapatan minimal otomatis keadaan keuangan perusahaan akan melemah.

2. Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Manajemen K3)

Manajemen K3

Manajemen K3 adalah penerapan manajemen yang sangat penting untuk menjaga keamanan dan keselamatan pekerja (gsb.stanford.edu)

Pengertian atau definisi manajemen keselamatan & kesehatan kerja (Manajemen K3) adalah manajemen yang diaplikasikan / diterapkan pada lingkungan kerja, mulai dari struktur organisasi, dari tahap perencanaan sampai pelaksanaan di lapangan, prosedural, maupun segala sumber daya yang diperlukan guna untuk menciptakan lingkungan kerja yang nyaman, produktif, ideal, efisien dan tentunya aman.

Manajemen K3 ini sangat penting diterapkan terutama di lingkungan kerja yang membutuhkan keterampilan dan kehati-hatian yang tinggi, misalkan di proyek bangunan, pertambangan, laboratorium, pabrik, dll.

Jika tidak diterapkan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang baik maka akan sangat mudah terjadinya kecelakaan dan ketidak efisien pekerjaan, baik dari level pekerja hingga direktur utama.

Apabila manajemen k3 diterapkan dengan baik di perusahaan, maka tujuan-tujuan yang telah ditentukan sebelumnya akan lebih mudah dicapai, karena sudah ditentukan SOP dan blueprintnya sehingga apabila terjadi pergantian karyawan ataupun direksi tidak terlalu berpengaruh pada produktivitas kerja.

Jika tidak ada SOP yang telah ditentukan, maka jika ada karyawan baru, direksi baru otomatis semuanya harus mengulang dari awal. Dan ini tidak baik untuk perusahaan, karena sangat tidak efisien.

3. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)

Pengertian manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) ialah salah satu cabang ilmu manajemen yang secara spesifik mempelajari hubungan / relasi / networking antar manusia baik secara personal maupun secara organisasi / tempat kerja (obyek utamanya adalah manusia) supaya setiap orang bisa melakukan kerja sama yang efisien dan efektif sehingga tujuan yang ditetapkan bisa dicapai dengan baik.

Manajemen SDM ini biasa ditemukan disebuah organisasi, lembaga, maupun perusahaan baik skala kecil maupun besar seperti lembaga pemerintahan maupun perusahaan multi nasional.

Manajemen SDM sangat penting untuk dipelajari, karena jika dalam sebuah organisasi terdapat hubungan yang kurang harmonis dari setiap manusia yang ada didalamnya maka roda kegiatan organisasi tersebut tentu tidak bisa berputar dengan efisien, hal ini akan berdampak pada tujuan organisasi yang sulit untuk dicapai.

4. Manajemen Diri dan Emosi

Cara Manajemen Diri

Tips Manajemen Diri Menulis Visi dan Misi (klipfolio.com)

Pengertian atau definisi manajemen emosi / manajemen diri adalah sebuah seni atau cara untuk mengendalikan emosi yang terdapat pada diri manusia, supaya emosi tersebut dapat disalurkan dengan baik sehingga bisa menyelesaikan suatu masalah dengan lebih cepat, efisien dan lebih baik.

Manajemen emosi ini sangatlah penting untuk dimiliki jika Anda ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Karena, hampir mustahil seseorang bisa mencapai derajat yang tinggi baik dari segi keilmuan maupun harta jika tidak memiliki manajemen diri yang baik.

Misal jika Anda boros dalam mengatur keuangan, maka mustahil bisa cepat kaya. Salah satu syarat biar cepat kaya adalah memanajemen keuangan pemasukan dan pengeluaran dengan baik. Untuk bisa memanajemen keuangan dengan baik, diperlukan manajemen emosi yang baik juga.

Salah satu contohnya adalah dengan tidak terlalu tergiur membeli barang-barang yang bersifat konsumtif. Belilah barang yang memang diperlukan, jangan menuruti gengsi ataupun gaya hidup. Karena ini tidak akan ada habisnya.

5. Manajemen Organisasi

Definisi / pengertian manajemen organisasi adalah cabang ilmu manajemen yang fokus mempelajari proses pengorganisasian dari proses perencanaan hingga pelaksanaan dan pengendalian (kontrol), serta memimpin setiap sumber daya yang ada pada suatu organisasi dengan tujuan untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dalam suatu organisasi, baik organisasi profit maupun non profit pastilah memiliki tujuan-tujuan yang ingin dicapai. Mustahil tujuan tersebut bisa dicapai jika tidak ada manajemen organisasi yang baik dalam organisasi tersebut.

Manajemen organisasi ini berkaitan erat dengan manajemen sumber daya manusia. Karena dalam organisasi obyek utamanya adalah manusia-manusia yang ada didalamnya.

Jadi, fokus pada manajemen organisasi ini pada manusianya, kemudian baru pada elemen-elemen pendukungnya.

6. Manajemen Laboratorium

Pengertian dari manajemen laboratorium adalah cabang ilmu manajemen yang bertujuan untuk menggerakkan orang-orang yang ada dalam laboratorium tersebut (pimpinan hingga pengguna lab) supaya bisa mengelola dan memanfaatkan laboratorium sesuai dengan SOP / standard yang telah ditentukan.

Setiap laboratorium yang baik pasti memiliki manajemen laboratorium yang efektif pula. Mulai dari tingkatan pimpinan, penanggung jawab lab, hingga pengguna lab sehingga keselamatan saat menggunakan laboratorium lebih terjamin.

Hal ini sangat penting, apalagi jika laboratorium kimia. Jika tidak ada SOP yang benar, maka bisa-bisa keselamatan pengguna lab tidak terjamin yang berakibat pada kecelakaan kerja.

7. Manajemen Hubungan Masyarakat (Humas) / Public Relation

Definisi manajemen hubungan masyarakat / humas / PR adalah cabang ilmu manajemen yang mempelajari tentang proses / usaha yang bertujuan untuk membangun serta mempertahankan reputrasi, komunikasi maupun citra yang baik serta bermanfaat antara suatu perusahaan/organisasi dengan masyarakat setempat.

Setiap organisasi maupun perusahaan pasti punya divisi humas, ini penting karena divisi ini yang mengatur komunikasi dari pihak eksternal dengan internal perusahaan. Jadi, perlu adanya manajemen PR yang efisien supaya tujuan organisasi dapat dicapai dengan baik dan efisien.

8. Manajemen Keuangan

Jenis Manajemen Keuangan

Klasifikasi dalam Manajemen Keuangan / Financial (businessjargons.com)

Definisi manajemen keuangan ialah salah satu cabang ilmu manajemen yang bertujuan untuk mengatur dan mempelajari arus keuangan (cashflow) organisasi/perusahan / personal supaya arus keuangannya stabil dan besar pengeluaran tidak lebih besar daripada pendapatan.

Manajemen keuangan ini sangatlah penting karena jika tidak ada manajemen keuangan yang baik maka kesehatan keuangan organisasi / perusahaan akan tidak sehat.

Jika tidak sehat maka umur dari perusahaan tidak akan bertahan lama, karena walau bagaimanapun profit / income adalah nyawa dari suatu perusahaan. Tanpa adanya uang yang masuk maka perusahaan tidak bisa menggaji karyawaran dan membayar tagihan-tagihan lainnya.

9. Manajemen Persediaan

Definisi manajemen persediaan ialah cabang ilmu manajemen yang bertujuan untuk menjaga stok barang dari sebuah perusahaan / badan usaha supaya stok yang tersedia aman.

Manajemen persediaan ini hampir sama dengan manajemen gudang, hal ini sangat penting terutama bagi perusahaan dalam skala besar.

Setiap arus barang yang masuk dan keluar dari gudang harus dicatat supaya stok barang yang ada aman. Karena, jika tidak ada manajemen stok yang baik maka pencatatan barangnya akan buruk, dan ini akan sangat mempengaruhi kondisi keuangan perusahaan.

10. Manajemen Kewirausahaan / Bisnis

Pengertian manjemen kewirausahaan adalah cabang ilmu manajemen untuk mengelola suatu bisnis dan usaha agar bisnis tersebut kondisi keuangannya stabil dan atau naik yang berefek pada kesejahteraan karyawan, dalam manajemen bisnis diperlukan kemampuan untuk manajemen sumber daya manusia, manajemen emosi, keuangan, pemasaran dan manajemen persediaan.

Suatu perusahaan tidak akan berkembang jika pihak manajemennya buruk, karena jika pihak manajemennya tidak  efektif maka roda organisasi internal perusahaan akan tidak sehat. Dan ini bisa berdampak pada semua divisi perusahaan, yang apabila tidak bisa diantisipasi maka perusahaan bisa terancam bangkrut.

11. Manajemen Resiko

Definisi manajemen risiko adalah cabang ilmu manajemen yang bertujuan untuk melakukan pendekatan yang terstruktur sesuai dengan metodologi untuk mengelola ketidakpastian / resiko yang berkaitan erat dengan ancaman baik dari internal maupun eksternal.

Manajemen resiko ini penting terutama dalam perusahaan yang memiliki resiko kerja tinggi, seperti pertambangan, transportasi udara, proyek pembangunan, dll. Supaya resiko yang ada bisa diminimalisir.

Nah itu tadi adalah pengertian dari manajemen, jika masih ada yang ingin ditanyakan silahkan isi di kotak komentar.

Cari Artikel di Sini