Berbicara perihal teknologi tentunya dapat kita kaitkan dengan keberadaan energi penunjang yang dapat menghidupkan teknologi tersebut. salah satu energi penunjang yang dapat menunjang kehidupan teknologi tersebut dan tentunya menjadi hal yang krusial dan vital di kalangan masyarakat adalah listrik. Berbagai jenis listrik telah dikenal di masyarakat, salah satunya adalah listrik statis. Mungkin juga sebagian dari anda para pembaca cukup asing dengan istilah listrik statis ini. listrik yang ada tahu adalah listrik yang mampu menghidupkan lampu serta menghidupkan berbagai macam alat elektronik yang ada dirumah dan sesekali dapat berbahaya bagi manusia dan makhluk hidup lainnya apabila sedang konslet.

Pada artikel kali ini, akan dibahas mengenai pengertian dan contoh contoh dari listrik statis. Tujuan ditulisnya artikel ini salah satunya adalah untuk memberikan tambahan pengetahuan dan pemahaman bagi anda sekalian terkait dengan hal hal yang berkaitan dengan listrik statis. Untuk lebih jelasnya, langsung saja simak ulasan dalam artikel ini.

Daftar Isi

PENJELASAN MENGENAI LISTRIK STATIS

Listrik statis merupakan sebuah kumpulan muatan listrik yang banyak atau dalam jumlah tertentu yang tidak dapat mengalir atau bersifat tetap dan statis, namun bila terjadi pengosongan muatan listrik akan membutuhkan waktu yang relatif singkat dan menimbulkan dampak dampak tertentu bagi benda benda yang ada disekitarnya. Selain definisi yang telah disebutkan tadi, terdapat juga definisi lain dari listrik statis yaitu sebuah fenoma kelistrikan yang muatan listriknya tidak dapat bergerak sama sekali dan biasanya hanya terdapat pada benda yang juga bermuatan listrik.

Listrik status dapat dikatakan timbul melalui berbagai macam fenomena dimana benda bendanya mempunyai aliran listrik sendiri, aliran tersebut kemudian saling terkait satu dengan yang lainnya tanpa ada sumber daya listrk. Dengan kata lain, sumebr listrik tersebut bisa menghasilkan sebuah proton dan elektron tanpa harus memakai elemen dari pembangkit listrik. Listrik statis dapat dikatakan timbul dari dua buah benda yang saling mempunyai muatan listrik masing masing.

PROTON DAN ELEKTRON

Muatan listrik terbagi menjadi dua macam, yaitu proton (positif) dan elektron (negatif). Benda benda yang tidak mengandung kedua muatan listrik tersebut akan disebut sebagai benda netral. Salah satu peristiwa munculnya aliran listrik statis tentunya sudah diketahui anda sejak duduk dibangku sekolah dasar. Dimana setelah anda menggosok gosokan penggaris plastik pada rambut yang kering kemudian didekatkan ppada kertas kertas yang telah disobek kecil, maka kertas tersebut akan tertarik oleh penggaris layaknya sebuah magnet yang berbeda kutub. Seolah olah penggaris tersebut mempunyai daya magnet, padahal hal itu adalah contoh nyata dan contoh paling mudah dalam menggambarkan posisi listrik statis.

CONTOH PERISTIWA STATIS LAINNYA

Selain peristiwa penggaris tadi, masih ada contoh lainnya dari peristiwa listrik statis yang mungkin belum anda sadari, diantaranya adalah :

  1. Saat anda menyisir rambut, maka terkadang tanpa sadar rambut anda akan terbawa sendiri seriring dengan gerakan dari sisir. Hal ini membuktikan adanya sebuah interaksi muatan antara sisir yang bersangkutan dengan rambut anda.
  2. Ketika anda meggosokkan kain sutra pada sebidang kaca. Maka benda tersebut akan dirasa saling tarik menarik. Hal ini disebabkan karena kedua jenis benda tersebut mengalami loncatan elektron dari batang kaca ke bagian kain sutra dan berdampak muatan positif pada kaca dan muatan negatif ada pada bidang kaca.
  3. Ketika anda mendekatkan tangan ke layar tv anda yang baru saja dimatikan, pasti anda akan merasa seperti bulu bulu di tangan anda tertarik keluar. Padahal pada faktanya hal ini adalah terjadinya aliran listrik statis dalam tubuh.

Demikian penjelasan tentang pengertian dan contoh aliran listrik statis dari kami untuk anda para pembaca sekalian. Terimakasih sudah mampir dan banyak belajar di artikel yang satu ini.

Cari Artikel di Sini