Pcare BPJS menjadi teroboran masa kini atas berbagai permasalahan yang kerap muncul dalam proses administrasi pesertanya. Untuk itulah, sistem informasi yang terhubung dengan internet dipilih. Efisiensi waktu dan tempat adalah hal utama yang diperhatikan. Di lain sisi, keluhan peserta BPJS selama ini juga menjadi bahan evaluasi sehingga terciptalah Pcara BPJS ini.

Hadirnya Pcare BPJS

Masyarakat Indonesia tentu sudah mengetahui bagaimana kegunaan BPJS Kesehatan dalam melayani masyarakat. Dalam peraturan kesehatan oleh pemerintah bahwa WNI wajib ikut serta dalam keanggotaan JAMKES (jaminan kesehatan) yang satu ini. Salah satu kelebihan dari BPJS Kesehatan yang bisa diras dirasakan ialah banyaknya kerjasama pemerintah dengan berbagai vendor layanan kesehatan baik itu swasta maupun kepunyaan pemerintah.

Dengan pemberlakuan premi yang cukup terjangkau, segala fasilitas kesehatan bisa ditanggung sepenuhnya oleh BPJS. Tetapi karena adanya kewajiban menjadi anggota, secara otomatis jumlah peserta yang tadinya ditargetkan sebanyak 250 juta membuat fasilitas kesehatan kurang mampu menampung  jumlah ledakan pasien yang seringkali di luar dugaan.

Hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya Puskesmas maupun rumah sakit yang melaporkan terjadinya masalah kurangnya fasilitas kesehatan yang tidak seimbang dengan jumlah pasien.

Bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga efisiensi fasilitas kesehatan pun menjadi terhambat. Permasalahan mengenai antrian ini kemudian cukup menjadi sorotan.

Banyak yang menyarankan agar BPJS Kesehatan menggunakan sistem khusus sistem ini diharapkan bisa mempermudah BPJS supaya fasilitasnya bisa digunakan oleh peserta sesuai dengan harapan.

Oleh sebab itulah, BPJS Kesehatan akhirnya membuat sebuah sistem informasi berbasis web yang disediakan untuk memberikan fasilitas kesehatan atau faskes pertama melalui aplikasi bernama BPJS Pcare.

Faskes 1 misalnya puskesmas bisa mengakses data-data secara langsung. Dengan mudah juga bisa melakukan pendaftaran, diagnosa, penegakan, dan pelayanan laboratorium. Terobosan menggunakan teknologi ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan dan kebutuhan peserta BPJS selama ini.

Apalagi mengingat jumlah peserta BPJS semakin hari semakin bertambah. Lain lagi dengan target pemerataan supaya seluruh masayarakat bisa merasakan layanan jaminan kesehatan ini.

Apa itu pcare BPJS

Pcare BPJS kesehatan adalah aplikasi sistem informasi berupa pelayanan pasien yang berbasis webase yang disediakan oleh BPJS Kesehatan.

Aplikasi ini menjadi fasilitas Kesehatan primer guna memberikan kemudahan akses data ke service BPJS untuk pendaftaran diagnosa terapi hingga pada pelayanan laboratorium. Bagi mereka yang sudah bekerja di puskesmas lagi dengan aplikasi ini.

Aplikasi ini sudah diperkenalkan sejak awal tahun 2014. Jika dihitung, berarti aplikasi ini sudah berjalan sekitar 5 tahun. Perbaikan demi perbaikan pun terus dilakukan supaya semakin efisien untuk dilakukan.

Pada saat yang bersamaan BPJS sudah mengalami perkembangan dan berbagai perbaikan terhadap error dan juga bug guna mengoptimalkan fungsi yang ada di dalamnya.

Hal ini sudah termasuk dalam penambahan modul yang menyesuaikan dengan kebutuhan terhadap akses data yang semakin hari semakin bertambah. Misalnya saja seperti Puskesmas yang kini dapat melayani berbagai macam keluhan pasien BPJS Kesehatan. Inilah wujud BPJS kesehatan yang harus berubah dan mengimbangi pertumbuhan pesertanya.

Untuk pertama kalinya aplikasi ini diluncurkan dengan nama url http://pcare.bpjs-kesehatan.go.id dan saat ini telah migrasi atau berubah ke alamat url baru dengan klaim sistem yang lebih baik. Untuk itulah pelayanan pasien Peserta BPJS Kesehatan sifatnya real-time dan sudah terintegrasi dari satu institusi dengan institusi lainnya.

Untuk bisa mengakses Pcare BPJS Kesehatan ini, para pengguna harus mempunyai password dan juga username yang sebelumnya telah diberikan oleh pihak BPJS Kesehatan. User dan password ini diperuntukan hanya pada user yang resmi dan tidak sembarangan orang dapat memperolehnya.

Menu Fungsi Pcare BPJS Kesehatan

Terdapat 5 menu maupun fitur utama di dalam aplikasi pcare BPJS Kesehatan. Adapun 5 menu tersebut adalah sebagai berikut:

1. Home

Home, merupakan halaman depan pada aplikasi pcare BPJS Kesehatan. Pengguna bisa kembali ke halaman awal dengan cara cepat melalui menu ini.

2. Entri Data

Di bagian entri data terdapat dua pilihan yaitu pendaftaran dan pelayanan.

Pendaftaran Pasien

Menu ini digunakan untuk pendaftaran dan adalah petugas pendaftaran. Menu ini diperuntukkan bagi pasien yang berobat pertama kali.

Pertama kali yang harus dilakukan adalah memasukkan nomor BPJS pasien. Apabila pasien tersebut pernah berobat di puskesmas tertentu, maka ketika dilakukan pencarian nama pasien, maka secara otomatis namanya sudah tertera.

Adapun identitas yang bisa ditemukan ialah berupa status beserta tanggal kunjungan jenis kelamin peserta dan juga tanggal lahir. Selain itu juga bisa diketahui dokter yang bertanggung jawab terhadap pasien tersebut.

Berikutnya yang perlu dimasukkan adalah data-data sebagai berikut:

Jenis perawatan, meliputi rawat inap atau rawat jalan, tanggal pendaftaran data pemeriksaan fisik berupa tinggi badan (cm) berat badan (kilogram), kesadaran,  tekanan darah berupa diastole dan sistole, heart ratedan respiratory rate.

Jika sudah selesai, silakan periksa kembali data yang sudah di entri kan agar tidak terjadi kesalahan, kemudian pilih tombol simpan untuk menyimpan data. Apabila ingin melakukan input data baru, maka silakan memilih opsi ‘tambah baru’.  Hal ini sudah menjadi tugas faskes untuk dapat memeriksa kembali data-data yang diinput sehingga benar-benar valid. Dengan demikian, masalah mengenai data di kemudian hari bisa diminimalkan.

Pelayanan pasien

Menu ini dapat digunakan untuk menginput data berupa terapi dan pelayanan yang diterima pasien. Data dimasukkan pada kolom ‘diagnosa’ dan ‘terapi’.

Menu ini dapat dilakukan oleh petugas Balai Pengobatan maupun dokter. Ingatlah untuk mengklik tombol simpan agar data yang telah diinput bisa dilihat di lain waktu. Dalam menu ini terdapat fitur pembuatan rujukan dimana data di dalamnya dapat dibaca oleh fasilitas kesehatan rujukan.

Adapun cara untuk melakukannya adalah sebagai berikut:

  • Pertama, pada menu pelayanan pasien di bagian status pulang Pilihlah rujuk lanjut.
  • Selanjutnya, pilihlah spesialis tujuan rujukan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien lalu klik cari faskes rujukan.
  • Pada layar pilihan faskes rujuk lanjut akan muncul tampilan yang berisikan golongan kelas, nama rumah sakit, jarak rumah sakit, alamat nomor telepon rumah sakit dan juga jadwal praktik.

4. Lihat data

Menu ini merupakan preview kunjungan guna mengetahui jumlah peserta BPJS yang sudah terdaftar pada satu fasilitas kesehatan primer. Bukan hanya itu, karena informasi lainnya juga bisa diketahui berupa informasi mengenai jenis kunjungan beserta jumlah kunjungan sampai daftar 10 penyakit yang sering muncul di fasilitas kesehatan tempat tersebut.

5. Tools

Fitur ini bisa digunakan untuk mengubah password aplikasi Pcare BPJS Pada menu ini juga bisa diperiksa data mengenai tenaga medis di tempat tersebut. Agar selanjutnya bisa dilakukan pengolahan data.

Menu ini dapat digunakan agar bisa keluar dari aplikasi pcare. Perlu diingat agar selalu menggunakan menu ini ketika selesai melakukan penginputan data agar tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu.

Kelebihan  Pcare BPJS Kesehatan

Terdapat beberapa kelebihan Pcare BPJS Kesehatan yaitu sebagai berikut:

  1. Proses pendaftaran pasien yang relatif mudah dan praktis. Hal ini bisa dirasakan karena petugas hanya perlu memasukkan nomor peserta BPJS. Maka data pasien secara otomatis akan tersimpan di dalam sistem.
  2. Kedua mempercepat proses pendiagnosaan. Pelayanan kesehatan akan lebih mudah melakukan review kembali mengenai riwayat penyakit si pasien dan otomatis penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
  3. Data pasien sudah terintegrasi. Untuk semua layanan kesehatan misalnya saja seperti puskesmas dan klinik, data pasien yang terdaftar menggunakan layanan BPJS Kesehatan bisa ditemukan. Hal ini tentu saja akan membantu para petugas medis untuk memberikan pengobatan secara lebih baik.
  4. Sistem rujukan nya lebih mudah. Rujukan sangat diperlukan untuk memenuhi fasilitas kesehatan di tingkat pertama. Sebelumnya tidak bisa menangani penyakit pasien disebabkan oleh kurang lengkapnya pelayanan medis. Rujukan seperti ini bisa dilakukan secara cepat dan online terutama kepada rumah sakit yang sudah bekerja sama.

Keuntungan Pcare BPJS Kesehatan Bagi Pasien

Selain memberikan keuntungan bagi pihak pengelola faskes, Pcare ini juga memberikan keuntungan bagi para pasien yang merupakan peserta BPJS. Selaku penerima layanan, pasien turut merasakan berbagai kemudahan, antara lain:

  • Tidak perlu antrian panjang saat melakukan administrasi di faskes. Sebelum kehadiran faskes, hal ini seringkali menjadi keluhan para peserta BPJS. Antrian yang panjang dan lama membuat banyak waktu terbuang dan tidak efisien. Lain lagi dengan banyaknya keadaan darurat yang terkendala gara-gara hal tersebut.
  • Lebih mudah mendapatkan rujukan. Jika sebelumnya, rujukan dilakukan secara offline,maka dengan hadirnya, Pcare yang sudah terintegrasi dengan internet ini, membuat peserta BPJS bisa mendapatkan rujukan lebih cepat. Itu semua dikarenakan sistemnya yang Antara pihak faskes dan rumah sakit yang bekerja sama akan mudah melakukan komunikasi secara online.
  • Efisien dalam Penanganan. Hal ini secara tidak langsung bisa dikatakan sebagai dampak hadirnya Pcare ini. Misalnya saja, seorang pasien memerlukan rujukan dari faskes karena terkendala fasilitas rumah sakit yang belum memadai. Dengan adanya sistem rujukan online melalui Pcare, membuat penanganan semakin efektif dan efisien untuk dilakukan.
  • Pasien menjadi lebih cepat mengetahui kondisi kesehatan yang sedang dialaminya. Hal ini dikarenakan lebih cepatnya pendiagnosaan dilakukan oleh pihak faskes. Dengan mudahnya melakukan review terhadap riwayat kesehatan pasien, maka akan semakin efektif pula pendiagnosaan yang dilakukan.

Cara menggunakan pcare BPJS Kesehatan

Adapun cara menggunakan Pcare BPJS kesehatan ialah sebagai berikut:

  • Pertama situs buka situs https://pcare.bpjskesehatan.go.id
  • Setelah itu halaman untuk memasukkan username dan juga password akan muncul silakan entrikan dengan benar.
  • Apabila login berhasil, maka halaman selanjutnya  akan dibawa ke halaman berisikan indeks pasien.

Sekarang Ini, aplikasi primary care BPJS terbaru telah di update terakhir pada bulan Mei 2018 menggunakan versi 1.4.6. Aplikasi ini dapat diakses secara online melalui website pcarebpjskesehatan.go.id.

Tetapi sebelumnya pengguna harus terdaftar sebagai anggota di fasilitas atau fitur kesehatan atau faskes dari program BPJS. Untuk pengguna smartphone atau berbasis Android aplikasi Pcare BPJS ini bisa didownload melalui Google Play Store.

Peserta BPJS kesehatan sebaiknya lebih sering mencari informasi mengenai faskes, klinik, maupun dokter praktek yang telah menggunakan fasilitas aplikasi Pcare BPJS ini. Carilah yang terdekat untuk mengefisiensi waktu.  Dengan begitu bisa dilihat perbedaan antara dulu dan sekarang dalam hal proses pendaftaran. Jika dahulunya peserta harus mengantri panjang maka semenjak hadirnya aplikasi ini hal itu tidak terjadi lagi.

Hal tersebut juga bisa dijadikan antisipasi apabila suatu saat pengguna telah didiagnosa dan klinik tersebut tidak mampu menangani penyakit yang diderita . Dengan begitu pengguna akan lebih mudah untuk dirujuk ke rumah sakit dengan fasilitas yang lebih memadai. Dengan catatan, rumah sakit tersebut sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Demikianlah, informasi mengenai Pcare BPJS, mulai dari latar belakang pembuatannya, pengertian, hingga cara mendaftar dan aktivasinya. Semoga membantu.

Cari Artikel di Sini