Pengertian Pasar Tradisional, Ciri-Ciri dan Syarat

Keberadaan pasar merupakan salah satu hal yang sangat krusial dalam kehidupan manusia khususnya dalam bidang ekonomi. Pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli baik itu barang kebutuhan sehari hari maupun barang kebutuhan sekunder dan tersier lainnya yang digunakan oleh manusia dalam berkehidupan. Pasar merupakan tempat umum yang selalu ada dalam setiap daerah. Pada dasarnya pasar dapat dibedakan menjadi pasar tradisional dan pasar modern.

Mungkin bagi sebagian orang masih ada yang belum mengenal apa pengertian pasar yang sebenarnya? Lantas banyak juga yang penasaran dengan ciri ciri khusus dari suatu tempat bernama pasar. Mungkin selama ini kebanyakan orang hanya mendengar dan tahu tentang pasar, namun tidak dapat mendeskripsikannya dengan jelas. Dalam artikel ini nantinya akan diberikan penjelasan mengenai pengertian pasar dan juga ciri cirinya yang dapat menambah pengetahuan dan wawasan anda sekalian. Langsung saja, simak ulasannya dibawah ini.

PENGERTIAN PASAR TRADISIONAL

Pada dasarnya pengertian pasar tradisional adalah sebuah pasar dimana dalam pelaksanaannya atau transaksinya masih bersifat tradisional yang menjadi tempat bertemunya pembeli dan penjual. Selain itu untuk dapat terjadi kesepakatan harga masih dilakukan melalui proses tawar menawar harga yang juga masih bersifat tradisional. Dagangan yang dijual pada pasar tradisional bisanya berupa bahan bahan pokok untuk keperluan rumah tangga dan lokasinya berada di tempat yang terbuka.

Pasar tradisional biasanya berbentuk kios dan toko. Untuk toko semi permanen, biasanya banyak dipakai untuk menjual beraneka macam kue, pakaian, dan juga barang seperti perabotan dan barang rumah tangga lainnya. Sedangkan untuk los los pasar, biasanya banyak digunakan untuk menjual buah buahan, ikan, daging, ataupun sayuran, dan berbagai barang konsumsi sehari hari lainnya. Pasar tradisional juga tidak ber-AC layaknya pasar modern atau supermarket karena ruangannya sudah terbuka.

Di pasar tradisional ada ciri khusus yang biasanya akan dengan mudah anda jumpai dimana kebersihannya kurang dapat terjaga dengan baik karena ramainya penjual dan pembeli serta banyaknya aktivitas keluar masuk pasar. Meskipun begitu, saat ini sudah sangat banyak pasar tradisional yang berada di bangunan modern, beratap, lebih tertutup, lebih tertata, dan kebersihannya lebih diperhatikan lagi karena sudah ada petugas kebersihan dan iuran kebersihan yang dibayarkan oleh masing masing penjual setiap harinya.

Jika dipikiran anda masih terdapat bayangan bahwa pasar tradisional itu becek dan kotor, bau, dan sumber kuman, mungkin pasar tradisional tersebut masih belum mendapat sentuhan pembangunan dari pihak pemerintah dan jajaran instansi terkait. Meskipun keadaan pasar tradisional seperti itu, namun tetap banyak orang yang suka berbelanja di pasar tradisional karena harganya murah dan pilihan produknya lebih banyak.

CIRI-CIRI PASAR TRADISIONAL

Dari penjelasan panjang lebar yang telah diuraikan diatas, tentunya dapat ditarik kesimpulan berupa ciri ciri khusus dari sebuah pasar tradisional yang ada di suatu wilayah. Adapun ciri ciri pasa tradisional diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Proses transaksi dalam jual beli barang yang ada di pasar masih dilakukan dengan cara tradisional melalui tawar menawar harga barang.
  2. Produk yang dijual oleh penjual biasanya berupa barang barang rumah tangga dan barang barang kebutuhan sehari hari.
  3. Harga barang yang ada di pasar tradisional relatif lebih murah jika dibandingkan dengan pasar modern.
  4. Areanya terdiri dari lokasi terbuka atau semi terbuka.

SYARAT PASAR

Untuk dapat disebut sebagai pasar, suatu tempat hendaknya memenuhi unsur berikut ini.

  1. Terdapat pembeli dan juga penjual.
  2. Terdapat barang atau produk yang diperjualbelikan oleh masing masing pihak, dan
  3. Adanya kesepakatan harga yang menghasilkan transaksi.

Cari Artikel di Sini



Leave a Comment

*

%d bloggers like this: