Marketing adalah ilmu yang terus berkembang karena itu bisa saja bisnis yang kita jalani akan tertinggal jika tidak terus melakukan upgrade terhadap marketing yang kita jalankan. Sebagai contoh dalam marketing mix telah ada perubahan yang sangat mendasar.

Dari yang awalnya marketing mix 4P sekarang telah berkembang menjadi marketing 7P. Perkembangannya ini tentu saja agar teknik dalam pemasaran dapat mengikuti perubahan dari waktu ke waktu. Sebelum itu ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu apa itu sebenarnya marketing mix atau yang juga dikenal sebagai marketing 4p?

Definisi Marketing Mix

Secara sederhana marketing mix adalah alat yang digunakan para marketer untuk membantu mereka menentukan cara yang tepat untuk menawarkan produk atau brand.

Sedangkan dalam definisi yang dikutip dari businessdictionary.com marketing mix adalah sebuah kombinasi yang direncanakan dari unsur-unsur dikendalikan dalam rencana pemasaran suatu produk yang biasa disebut sebagai 4P: produk, price, place, dan promosi.

Keempat elemen disesuaikan sampai kombinasi yang tepat ditemukan yang melayani kebutuhan pelanggan produk, sementara menghasilkan pendapatan yang optimal.

Marketing mix dan marketing 4P sering disebut sama. Pada kenyataannya hal tersebut tidak sepenuhnya benar. “Marketing Mix” adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan berbagai jenis pilihan kombinasi yang harus diambil dalam keselururhan proses memenuhi kebutuhan pelanggan dan Marketing 4P adalah salah satu cara yang paling umum diketahui untuk mendeskripsikan marketing mix tersebut.

Jenis Marketing Mix

Marketing Mix secara umum terbagi menjadi 2 :

1. Marketing Mix Produk

Marketing mix ini biasa digunakan untuk bisnis barang yang real. Termasuk didalamnya adalah Marketing 4P.

2. Marketing Mix Jasa

Marketing mix ini merupakan pengembangan dari Marketing Mix produk dengan memberikan tambahan beberapa elemen yang mengasumsikan bahwa jasa juga merupakan barang itu sendiri (Baca lebih lanjut : Marketing Mix: Marketing 7P’s)

Apa itu Marketing 4P’s?

marketing mix 4p

marketing mix 4p

Seperti disebutkan sebelumnya, marketing mix ditandai dengan empat variabel yang berbeda tetapi sama pentingnya. Variabel ini tidak pernah konstan dan dapat berubah dari waktu ke waktu. Namun, perubahan di salah satu variabel dapat menyebabkan perubahan dalam semua variabel lain juga. Variabel adalah sebagai berikut

1. Product (produk)

Hal pertama yang anda butuhkan, jika ingin memulai bisnis tentu saja sebuah produk. Oleh karena itu produk termasuk variabel dalam marketing mix.

Memilih produk adalah langkah pertama yang perlu anda ambil sebelum membuat rencana pemasaran. Sebuah produk dapat dibagi menjadi tiga bagian. Produk inti, produk ditambah dan produk tersier. Sebelum memutuskan pada komponen produk ada beberapa pertanyaan yang perlu anda tanyakan pada diri anda.

  • Apa produk yang anda jual?
  • Apa yang akan menjadi kualitas produk Anda?
  • Fitur apa yang berbeda dari pasar?
  • Apakah produk tersebut akan dicap sebagai sub brand atau benar-benar baru?
  • Apa produk sekunder yang dapat dijual bersama dengan primer (Garansi, jasa)

Berdasarkan pertanyaan-pertanyaan diatas, beberapa keputusan tekait produk harus dibuat. Keputusan produk ini pada gilirannya akan mempengaruhi variabel lain dari marketing mix.

Misalnya – anda meluncurkan mobil dengan kualitas tertinggi. Dengan demikian pada harga, promosi dan penempatan harus diubah sesuai hal tersebut. Jadi selama anda tidak tahu apa produk anda, anda tidak dapat memutuskan variabel lain dalam marketing mix.

Namun, jika fitur produk tidak pas dalam marketing mix, anda dapat mengubah produk tersebut agar sesuai dalam marketing plan.

2. Price (harga)

Pertimbangan utama dalam penetapan harga adalah penetapan biaya produk, biaya iklan dan pemasaran, setiap fluktuasi harga di pasar, biaya distribusi dll. Harga harus diatur sedemikian rupa sehingga dapat menanggung beban perubahan untuk jangka waktu tertentu. Namun, jika semua variabel ini berubah, maka harga suatu produk harus ditingkatkan atau diturunkan hingga sesuai.

Selain dengan faktor di atas, ada juga hal-hal lain yang harus dipertimbangkan ketika memutuskan strategi harga. Harga pesaing contohnya.

Selain itu, harga juga mempengaruhi target dan positioning suatu produk. Harga juga bisa digunakan untuk promosi penjualan dalam bentuk diskon perdagangan. Jadi berdasarkan contoh faktor-faktor ini ada beberapa strategi harga, dan salah satunya dapat diimplementasikan untuk marketing mix.

3. Place (tempat)

Tempat berpengaruh pada jalur distribusi produk. Jika produk adalah produk konsumen, maka harus tersedia dimanapun. Di sisi lain, jika produk adalah produk konsumen Premium, maka hanya perlu tersedia di toko tertentu.

Demikian pula, jika produk adalah produk bisnis, Anda membutuhkan tim yang berinteraksi dengan bisnis dan membuat produk yang tersedia bagi mereka. Jadi tempat produk didistribusikan, tergantung pada penentuan produk dan harga, serta setiap keputusan yang diambil bergantung pada proses STP (Segmentation, Targetting, Positioning) terlebih dahulu.

4.Promotion (promosi)

Promosi dalam markeitng mix meliputi komunikasi pemasaran terpadu yang lengkap yang pada gilirannya meliputi pengiklanan ATL (Above The Line) dan BTL (Below The line) serta promosi penjualan. Promosi tergantung banyak pada keputusan produk dan harga.

Berapa anggaran untuk pemasaran dan periklanan? Produk tersebut termasuk dalam bagian apa? Jika produk tersebut benar-benar baru di pasar, maka perlu promosi brand untuk meningkatkan ketertarikan produk, sedangkan jika produk tersebut sudah ada maka akan perlu menggunakan promosi yang mengingatkan brand.

Promosi juga menentukan sasaran segmentasi dan positioning produk. Pastinya promosi mempengaruhi semua tiga variabel lain – produk, harga dan tempat.

Jika promosi berjalan efektif, anda mungkin harus menambah titik distribusi, anda mungkin bisa meningkatkan harga karena meningkatnya kepercayaan brand produk, dan profitabilitas mungkin mendukung anda untuk meluncurkan lebih banyak produk. Namun, anggaran yang dibutuhkan untuk promosi yang luas juga tinggi. Promosi dipertimbangkan sebagai biaya pemasaran dan begitu juga dalam menentukan biaya produk.

Fungsi Marketing Mix Dalam Strategi Penjualan

Marketing mix memainkan peran penting saat menentukan strategi dari suatu organisasi. Inilah langkah pertama ketika rencana pemasaran atau rencana bisnis yang sedang dibuat. Hal ini karena, penentuan marketing mix anda juga akan mempengaruhi penentuan segmentasi, targeting dan positioning. Berdasarkan produk, segmentasi dan targeting akan dilakukan.

Berdasarkan harga, positioning dapat ditentukan. Dan keputusan ini mungkin akan mempengaruhi penentuan tempat dan promosi. Dengan demikian, strategi marketing mix sejalan dengan target segmentasi dan positioning.

Itulah tadi artikel mengenai Marketing Mix: Marketing 4P’s semoga dapat memberikan gambaran terkait marketing mix. Jika produk anda berupa jasa maka ada tambahan 3P lagi yaitu People (orang), Physical Evidence (bukti nyata) dan Process (proses) yang akan dibahas lebih lanjut dalam artikel Marketing Mix: Marketing 7P’s. Terima kasih.

Cari Artikel di Sini