Marketing 3.0, Seni Dalam Bermarketing untuk Dunia yang Lebih Baik

Penjelasan Marketing Kotler – Apakah anda tahu Herman Kartajaya? Iwan Setiawan? Philip Kotler? Pastinya anda tahu. Ya karena mereka adalah pencetus dari apa yang sekarang kita kenal sebagai Marketing 3.0. Bagi anda yang belum tahu silahkan lihat jurnal yang berkaitan dengan marketing 3.0 disni.

Ketiga tokoh ini bukanlah orang biasa dalam dunia marketing dan dua diantaranya adalah orang Indonesia. Tapi kali ini kita akan membahas marketing 3.0 ini dari sudut pandang orang asing, ya dialah Philip Kotler

Philip Kotler adalah seorang S.C Jhonson & Son Professor of International Marketing dari sekolah manajemen Kellogg di Universitas Northwestern. Beliau sudah bayak membuat buku dan salah satunya adalah buku tentang Marketing 3.0 : From Product to Customer to the Human Spirit yang merupakan bukunya yang ke 47.

Seperti yang dikutip dari www.kellogg.northwestern.edu, dalam bukunya Philip Kotler memcoba untuk menyelamatkan dunia dengan marketing. Mengapa beliau berpikiran seperti itu? Karena saat ini orang menginvestasikan secara maksimal pikiran, hati dan jiwa mereka dalam kehidupan komersilnya. Dalam bukunya juga diberikan kerangka kerja bagi para praktisi untuk dapat berkembang dalam lingkungan ini.

 

Marketing 3.0 mengeksplorasi perubahan yang menumbuhkan semacam pencerahan dalam marketing dan ini adalah salah satu kekuatan yang diperlukan untuk memecahkan suatu masalah yang penting. Kekuatan tersebut ada tiga – Komputer dan ponsel murah, internet murah dan software open source – dan semuanya mengatur perubahan ini. Kotler telah menulis dan membantu perkembangan yang disebut “values-driven” dalam dunia networking dengan kolaborasiyang mudah dan ada dimana-mana.

“Gelombang Baru” teknologi ini juga memberikan peluang bagi pemasar untuk melibatkan konsumen sebagai individu yang kebutuhannya melampaui hanya sebatas barang – dan sebagai aktor yang menginginkan sesuatu yang lebih besar dalam bagaimana dan apa yang perusahaan produksi, untuk memastikan hasil yang lebih baik bagi dirinya dan bagi masyarakat.

Definisi marketing menurut Kotler (sumber : socialbusinessstrategy.com)
Definisi marketing menurut Kotler (sumber : socialbusinessstrategy.com)

Jika “Pemasaran 1.0” itu fokus terhadap produk yang lahir setelah revolusi industri dan “Marketing 2.0” adalah upaya yang berfokus pada pelanggan dengan memanfaatkan informasi yang diperoleh dari teknologi informasi, maka Kotler mengatakan inkarnasi terbaru pemasaran harus berbuat lebih banyak lagi. Ini harus melibatkan orang-orang dengan cara yang memberikan “solusi untuk kecemasan mereka untuk membuat dunia global tempat yang lebih baik.” Praktisi harus memahami dan menanggapi nilai-nilai yang mendorong pilihan pelanggan.

Seperti pendapat Kotler, pelanggan adalah pemilik merek baru, jelas bahwa nilai-nilai mereka secara signifikan akan mempengaruhi merek tersebut. Perusahaan yang “mendapatkan” model 3.0 , katanya, akan mengintegrasikan nilai-nilai yang tepat dalam setiap aspek bisnis mereka, dan kemudian menjual misi tersebut untuk audiens mereka. “Perusahaan ingin menjalani seperangkat nilai-nilai, dan nilai-nilai ini akan memberikan perusahaan kepribadian dan tujuan,” kata Kotler.

Kotler bahkan menarik perbandingan yang sama antara Pemasaran 3.0 dengan  agenda yang diuraikan di PBB Millenium Development Goals 2000, yaitu upaya pemberantasan kemiskinan dan kelaparan, memajukan pendidikan dasar universal, dan mengurangi angka kematian anak. Profit akan terjadi ketika konsumen menghargai upaya perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia – baik itu The Walt Disney Company yang bekerja untuk mengatasi masalah kesehatan yang dihadapi anak-anak, atau SC Johnson & Son positioning sebagai bisnis keluarga berkelanjutan yang melayani jutaan orang yang hidup  kurang dari $ 1 per hari.

Intinya Pemasaran 3.0 adalah menjual harapan bersama dengan belaian yang menyentuh hati dan pikiran orang. Ini sebuah transformasi yang saatnya telah tiba dan kitalah yang mewujudkannya. Semoga dapat bermanfaat dan memberikan pencerahan. sekian dan terima kasih.

Cari Artikel di Sini



Leave a Comment

*

%d bloggers like this: