Pengertian Manajemen Perusahaan, Fungsi dan Tugas Pentingnya

Manajemen Perusahaan – Pengertian manajemen perusahaan adalah proses memimpin, pengadministrasian dan mengarahkan perusahaan. Dalam proses ini manajemen menggunakan berbagai sumber daya yang dimiliki perusahaan.

Setelah pada artikl sebelumnya kita pernah membahas mengenai manajemen dalam perkantoran, kali ini kita akn membahas bersama mengenai manajemen perusahaan.

Kata manajemen sendiri lebih sering kita dengar pada sebuah perusahaan. Karena dalam perusahaan terdapat berbagai divisi yang menggunakan tingkatan-tingkatan dalam kepemimpinannya. Sebelum lebih jauh membahas hal tersebut, mari kita pahami terlebih dulu apa itu manajemen perusahaan.

Manajemen Perusahaan

Pengertian Manajemen Perusahaan

Dalam website businessdictionary.com disebutkan bahwa manajemen perusahaan itu adalah proses memimpin, pengadministrasian dan mengarahkan perusahaan. Dalam proses ini manajemen menggunakan berbagai sumber daya yang dimiliki perusahaan.

Artikel Lain : Info Lengkap Manajemen Konstruksi

Jika dilihat dasar manajemen perusahaan tidak jauh berbeda dengan manajemen yang lainnya. Perbedaannya hanya terletak pada fungsi dan tugas dari manajemen. Berikut ini penjelasan singkat mengenai fungsi dan tujuan manajemen perusahaan.

Fungsi dan Tugas Manajemen Perusahaan

Sebelum kita membahas mengenai fungsi dan tugas manajemen, ita sebaiknya mengetahui terlabih dahulu bagaimana sebuah perusahaan itu.Seperti yang disebutkan diatas, perusahaan menggunakan sistem divisi atau departemen yang kepemimpinannya bertingkat.

Menurut morganstanley.com, sebuah perusahaan biasanya memiliki sepuluh divisi berbeda yaitu human research, credit risk, corporate treasury, compliance, firm risk management, firm strategy and execution, finance, internal audit, market risk, dan operational risk.

Human Research

Divisi ini bertugas memberikan saran dan wawasan untuk menarik, mempertahankan, mengapresiasi dan mengembangkan karyawan. Sehingga kualitas tenaga kerja yang berada di perusahaan tetap terjaga. Istilah lain yang lebih akrab dari bagia ini adalah bagian HRD.

Artikel Lain : 7 Tips Cara Mudah Membuat Strategi Marketing

Credit Risk

Departemen credit risk ini menggunakan manajemen risiko untuk mengawasi dan melindungi aset perusahaan. Bagian ini harus memiliki informasi lengkap tentang pasar, produk, pesaing dan hal lain yang mempengaruhi perusahaan. Gunanya agar setiap divisi lain dapat bertindak sefektif mungkin dan meminimalkan risiko yang ada.

Corporate Treasury

Divisi ini mengelola sumber daya keuangan global perusahaan untuk mencapai tujuannya. Dalam tugasnya divisi ini bekerja sama dengan manajemen senior, unit bisnis, dan regulator. Sehingga mereka bisa memastikan efisiensi dalam penggunaan dana dan arus perputaran keuangan perusahaan.

Compliance

Jika dalam osis ada bagian kedisiplinan, dalam perusahaa pun ada. Tim compliance mengidentifikasi dan memberikan bimbingan pada pelanggaran kepatuhan dan mendesain program peraturan yang efektif dalam mendukung komitmen perusahaan.

Artikel Lain : Info Lengkap Manajemen Perkantoran: Proses, Fungsi dan Ruang Lingkup

Firm Risk Management

Divisi ini juga mengembangkan manajemen risiko untuk digunakan secara khusus pada kerjasama perusahaan. Firma yang dibuat oleh perusahaan dikelola sedemikian rupa sehingga risiko-risiko yang berbahaya bagi perusahaan dapat diminimalisir.

Firm Strategy & Execution

Tim Firm Strategy & Eksekusi (FSE), membantu dalam pengambilan keputusan untuk memperkuat bidang jasa keuangan global. Kelompok ini memberikan nasihat tentang alternatif strategis dengan menganalisis dinamika industri di seluruh lini bisnis.

Finance

Divisi keuangan bertugas melaporkan keuangan perusahaan kepada Chief Financial Officer. Melalui laporan tersebut perusahaan bisa memperkirakan risiko dengan lebih baik. Divisi ini adalah penasihat penting untuk bisnis perusahaan dan tim manajemen senior.

Artikel Lain : Apa itu Manajemen Rumah Sakit? Peran dan Prospeknya

Internal Audit

Departemen ini memberikan tinjauan independen dari kualitas pengendalian internal, manajemen risiko, dan sistem tata kelola proses perusahaan. Departemen Internal Audit merupakan mitra penting untuk manajemen senior karena mereka melaksanakan tanggung jawab pengawasan mereka.

Market Risk

Tim market risk mengelola semua eksposur risiko pasar yang timbul dari kegiatan bisnis perusahaan. Tim ini membantu perusahaan untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan keuntungan dengan melihat kesempatan melalui proses manajemen risiko pada pasar.

Operational Risk

Divisi Risiko Operasional bekerja dengan unit bisnis dan kelompok kontrol untuk membantu memastikan perusahaan memiliki program yang transparan, konsisten dan komprehensif untuk mengelola risiko operasional. Baik itu risiko yang berasal dari internal perusahaan ataupun eksternal.

Artikel Lain : 7 Kunci Dahsyatkan Potensi Diri (Bag.1)

Dari berbagai divisi tersebut, manajemen perusahaan terbagi menjadi tiga tingkatan manajemen. Tingkatan tersebut adalah

  1. Top Management, misalnya Board of Director atau Chief of Executive, dan Senior Executive
  2. Midle Management, contohnya seperti Departement of Division Head
  3. Lower Management; terdiri dari Superintenden, General Foreman, dan Supervisor

Nah sekarang kita berlanjut ke fungsi dari manajemen perusahaan. Kembar.pro menyebutkan dalan tulisannya dalam buku “The Professional Management” yang ditulisa oleh Louis A. Alen, fungsi dan tugas utama manajemen adalah sebagai berikut:

Artikel Lain : 28 Peluang Bisnis Rumahan Modal Kecil & Tips Sukses Bisnis

Memimpin (Leading)

Tugas seorang manajer tentu saja memimpin rekan kerjanya dalam perusahaan untuk bertindak mewujudkan tujuan organisasi. Secara rinci tugas ini meliputi:

  • pengambilan keputusan (decision maker)
  • melakukan komunikasi (communicating)
  • memberikan motivasi (motivating)
  • memilah orang-orang (selecting people)
  • mengembangkan orang lain (developing people) melalui penilaian hasil kinerja, memberikan saran dan pemberian latihan atau training.

Merencanakan (Planning)

Sebagai seorang manajer perencanaan adalah hal yang penting. Tanpa rencana yang matang perusahaan tidak akan terkelola dengan baik. Berikut ini beberapa tugas manajemen perusahaan dalam fungsi perencanaan :

Artikel Lain : Info Lengkap Giro BII MayBank, Kelebihan dan Fasilitasnya

  • Forecasting atau meramalkan untuk waktu yang akan datang
  • Membuat target dan sasaran (seat goal or targeting)
  • Programming (membuat acara) membuat rencana urutan kegiatan yang diperlukan untuk pencapaian target
  • Schedulling (mengatur urutan waktu pelaksanaan atau time table)
  • Budgeting (menyusun rencana anggaran biaya)
  • Membuat Standard Operating Procedure (SOP) tentang pelaksanaan pekerjaan
  • Estabilishing and Interpreting Policies (menetapkan dan menafsirkan kebijakan-kebijakan pelaksanaan pekerjaan)

3. Menyusun (Organizing)

Kegiatan mengatur dan menghubungkan suatu pekerjaan sehingga dilaksanakan lebih efektif dan efisien merupakan fungsi organizing dari manajemen perusahaan. Tugasnya meliputi:

  • Design Organization Structure (Desain Struktur Organisasi)
  • Menentukan job description dari masing-masing jabatan untuk mencapai sararan organisasi
  • Delegating Responsibility and Authority (mendelegasikan tanggung jawab dan wewenang) menetapkan pertangungjawaban untuk hasil yang dicapai
  • Estabilishing Relationship (menetapkan hubungan-hubungan yang membedakan antara atasan dan staff)
  • Mendeskripsikan hal-hal yang dianggap efektif sehubungan dengan pemanfaatan sumber daya manusia guna pencapaian sasaran.

Artikel Lain : Profil dan Kode Bank BCA, Bank Pelopor Jaringan ATM

4. Mengawasi (Controlling)

Fungsi lain dari manajemen perusahaan adalah melakukan pengawasan, pengendalian dan pengamatan yang meliputi:

  • Developing Performance Standard (perkembangan pekerjaan)
  • Measuring Performance (pengukuran hasil pekerjaan)
  • Taking Corrective Action (melakukan tindakan perbaikan dan mengoreksi kesalahan) 

Setiap manajer harus mempunyai keempat keahlian diatas dan harus mampu menerapkannya dalam suatu kegiatan organisasi yang terpadu untuk mencapai tujuan utama perusahaan sesuai dengan prinsip manajemen.

Artikel Lain : 3 Siklus Manajemen Kinerja

Nah itulah sedikit mengenai manajemen perusahaan. Semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat, saya mohon maaf untuk kesalahan yang ada dalam tulisan. Saya cukupkan sekian dan terima kasih banyak.

Apabila anda memiliki  pertanyaan, kritik atau saran, dapat anda sampaikan melalui kotak komentar yang tersedia. Sampai jumpa lagi pada artikel selanjutnya.

Cari Artikel di Sini



Leave a Comment

*

%d bloggers like this: