Pengertian Manajemen Pendidikan adalah: Sejarah, Obyek, Lingkup

Definisi Umum Manajemen Pendidikan

Manajemen pendidikan ialah sebuah proses perencanaan, pengarahan, pengorganisasia, penilaian dan pengawasan dari usaha-usaha pendidikan agar dapat mencapai tujuan sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Namun beberapa  pihak ada yang mengartikan bahwa manajemen pendidikan adalah sebuah bentuk kerjasama antar pihak-pihak pendidikan, yang dilakukan untuk mencapai target pendidikan yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa tujuan dari manajemen pendidikan secara umum adalah untuk membentuk kepribadian pelajar dengan berdasarkan tujuan pendidikan nasional maupun tingkat perkembangan yang berorientasi ada perbaikan usia pendidikan.

Selain itu, manajemen pendidikan juga memiliki beberapa fungsi yang berpengaruh bagi dunia pendidikan. Adapun fungsi ini banyak dikemukakan oleh akademisi melalui makalah manajemen pendidikan yang banyak dibuat pada saat ini.

Pendidikan pada masa kini menjadi hal yang sangat dibutuhkan masyarakat. Bukan hanya sebagai bekal hidup tetapi juga sebagai pembentukan karakter orang tersebut. Karena itu ada banyak sekali macam pendidikan baik itu pendidikan formal, nonformal, maupun pendidikan karakter.

Di berbagai universitas pun banyak sekali jurusan yang berkaitan dengan pendidikan, dan yang paling menarik adalah manajemen pendidikan. Apakah manajemen pendidikan itu? dan apa saja ruang lingkup dari manajemen pendidikan? Berikut ini penjelasannya seperti yang saya kutip dari yourarticlelibrary.com.

Sejarah Manajemen Pendidikan

Asal usul manajemen pendidikan dimasukan sebagai bidang studi itu dimulai di Amerika Serikat pada awal abad kedua puluh. Di Inggris sendiri baru datang hingga akhir tahun 1960-an. Seperti namanya, manajemen pendidikan beroperasi di organisasi atau lembaga yang mengurusi pendidikan.

Artikel Lain : 5 Tujuan Penetapan Harga

Karena lingkup pendidikan itu luas, manajemen pendidikan bermacam-macam definisi bergantung dengan lingkup yang digunakan. Namun secara umum bisa didefinisakan sebagai usaha kompleks yang mengelola berbagai sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan yang diharapkan.

Pada dasarnya suatu organisasi sosial pasti ada hubungan antar manusia yang memainkan peran utama. Karenanya harus ada kebebasan dan fleksibilitas yang memadai disatu sisi serta diperlukan disiplin dan kesopanan di sisi lain lembaga pendidikan.

Artinya manajemen pendidikan menerapkan tindakan praktis untuk memastikan sistem bekerja dan mencapai tujuan dari sebuah institusi pendidikan.

Karena tidak ada definisi tunggal dari manajemen pendidikan, beberapa ahli pada bidang ini telah mengemukakan pendapatnya. Berikut ini definisi dari beberapa ahli mengenai manajemen pendidikan.

Artikel Lain : 4 Acuan Utama dalam Manajemen Bisnis

Definisi Manajemen Pendidikan Menurut Ahli

1. Paul Monore

Menurut Paul Monore, manajemen sekolah merupakan badan doktrin pendidikan. Biasanya terdiri dari sejumlah prinsip dan ajaran terutama yang berkaitan dengan teknik prosedur kelas dan juga praktek guru yang sukses.

Prinsip-prinsip dan ajaran ini telah ditafsirkan dalam berbagai cara, biasanya dengan mengacu pada prinsip-prinsip yang lebih besar dan lebih mendasar dari psikologi, sosiologi dan etika.

2. G.Terrypage dan J.B. Thomas

Sedangkan menurut dua ahli yaitu G. Terrypage dan J.B. Thomas “Teori dan praktek organisasi dan administrasi yang ada lembaga pendidikan dan sistem”.

3. Shelly Umana

Shelly Umana sendiri mendefinisikan manajemen adalah sebuah metode operasi dan manajemen yang baik harus menghasilkan integrasi tertib pendidikan dan masyarakat.

Penjelasan di atas menunjukan bahwa manajemen pendidikan adalah upaya yang komprehensif dimaksudkan untuk mencapai beberapa tujuan pendidikan tertentu. Hal ini berkaitan dengan berbagai aspek seperti psikologi, sejarah, dan praktek pendidikan.

Artikel Lain : 5 Proses Dasar Manajemen Proyek

Manajemen pendidikan erat kaitannya dengan lembaga pendidikan, baik dari sekolah dan perguruan tinggi hingga sekretariat. Karena tingkat keberhasilan manajemen pendidikan dari program pendidikan tergantung pada tingkat koordinasi dan organisasi sumber daya tersebut, maka diperlukan SDM dan materi yang penting.

Obyek Kajian Manajemen Pendidikan

Pada prakteknya manajemen pendidikan juga mengkaji berbagai sumber utama. Diantaranya Man, Money, Materials, Methods, Machine, Market, dan Minutes

1. Sumber Daya Manusia (Man)

Manajemen sumber daya manusia ini sangat penting. Tugasnya meliputi panggilan untuk seleksi, perekrutan, pengangkatan, menyewa, retensi, pengembangan dan motivasi personil pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan.

Artikel Lain : Cara Mengirim Email di Komputer dan Smartphone (Android)

2. Fisik dan Materi Sumber Daya (Money)

Untuk setiap organisasi atau lembaga, infrastruktur dasar secara konkret merupakan hal yang penting. Bangunan, taman bermain, peralatan ini, mebel, mesin dan alat-alat tulis yang diperlukan untuk berbagai tujuan praktis. Semua hal tersebut harus dikelola sedemikian rupa agar dana yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara efektif.

3. Sumber Daya Ide (Materials)

Sumber daya yang sebagian besar didasarkan pada ide-ide atau gambaran adalah kurikulum, metode pengajaran, inovasi dan eksperimen. Setiap ide tersebut jika dikelola dengan baik akan sangat mudah bagi institusi mencapai tujuannya.

4. Teknologi (Machine)

Infrastruktur penting yang sangat diperlukan pada sebuah sekolah adalah teknologi. Dalam manajemen pendidikan teknologi ini digunakan untuk mendukung kegiatan belajar. Karena itu teknologi atau infrastruktur yang ada harus dikelola dengan baik.

Artikel Lain : Cara Ampuh Sukses Marketing Property

5. Masyarakat (Market)

Market atau pasar adalah salah satu kunci yang menentukan besar tidaknya suatu lembaga pendidikan. Pasar yang dimaksud disini adalah masyarakat secara luas yang berniat menyekolahkan putra putri mereka. Nah manajemen pendidikan juga perlu memikirkan bagaimana cara agar institusi dapat unggul di masyarakat.

6. Waktu (Minutes)

Minutes atau waktu perlu dikelola dengan baik karena waktu belajar peserta didik di sekolah sangat terbatas, sehingga perlu pengelolaan yang baik supaya waktu belajar mengajar menjadi lebih efisien.

Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan

Sebagaimana yang dituliskan dalam afidburhanuddin.wordpress.com, ruang lingkup dari manajemen pendidikan itu terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu : Menurut Wilayah Kerja, Menurut Objek garapan, dan Menurut Fungsi Kegiatan.

Artikel Lain : Bagaimana Manajemen Nyeri dalam Persalinan?

Berdasarkan wilayah kerjanya, ruang lingkup manajemem pendidikan meliputi : manajemen seluruh negara, manajemen satu propinsi, manajemen satu unit kerja, dan manajemen kelas.

Menurut objek garapan, ruang lingkup dari manajemen pendidikan ialah : manajemen siswa, manajemen ketenaga pendidikan, manajemen sarana-prasarana, manajemen tata laksana pendidikan, mqanajemen pembiayaan dan manajemen humas.

Sedangkan dari fungsi kegiatan, manajemen pendidikan memiliki ruang lingkup : merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengko-munikasikan, mengawasi atau mengevaluasi.

Artikel Lain : Cara Install dua Instagram di Android

Fungsi Manajemen Pendidikan

Dalam prakteknya, manajemen pendidikan membutuhkan beberapa fungsi manajemen yang harus ada di dalamnya. Fungsi manajemen yang terdapat dalam manajemen pendidikan ini adalah meliputi planning, organizing, directing, dan controlling. Untuk penjelasan lebih lengkapnya, anda bisa melihat pada penjelasan di bawah ini:

1. Fungsi Perencanaan (planning)

Perencanaan merupakan fungsi paling utama dalam manajemen pendidikan, bahkan hampir setiap para ahli menyetujui pendapat tersebut. perencanaan merupakan proses kegiatan yang berguna untuk menyajikan berbagai kegiatan yang akan dilakukan dalam jangka waktu tertentu secara sistematis.

Secara umum, perencanaan dapat diartikan sebagai waktu penetapan tujuan, prosedur, keuangan, dan program yang akan akan dilakukan oleh organisasi. dengan menggunakan fungsi perencanaan, maka fungsi manajemen sangat berguna sebagai cara untuk menetapkan tujuan yang ingin dicapai.

Dalam fungsi perencanaan ini meliputi beberapa aspek meliputi kegiatan apa yang akan dilakukan, pihak mana yang akan melakukan, dimana tempat untuk melakukan, bagaimana caranya, serta apa saja yang dibutuhkan sehingga tujuan atau program tersebut dapat berjalan dengan maksimal dan terarah sesuai dengan tujuan awal yang telah ditetapkan.

2. Fungsi pengorganisasian (organizing)

Di dalam sebuah sistem manajemen, pengorganisasian adalah proses lanjutan setelah fungsi perencanaan. Dalam sebuah organisasi, pengorganisasian seringkali disebut sebagai urat nadi, karena begitu pentingnya fungsi tersebut. dengan begitu, berlangsungnya sebuah organisasi sangat dipengaruhi oleh fungsi manajemen yang satu ini.

Adapun pengertian fungsi pengorganisasian yang banyak ditemukan di tesis manajemen pendidikan adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh beberapa orang atau organisasi yang bertujuan untuk mencapai tujuan tertentu, pembagian tugas, tanggung jawab serta pembagian wewenang dalam kelompok dan lain sebagainya.

Dengan adanya pembagian-pembagian tersebut, masing-masing elemen akan bertanggung jawab dengan tugas masing-masing dengan tanpa melupakan komunikasi antara satu dengan yang lainya. proses ini juga berdampak positif terhadap manajemen mutu pendidikanyang telah ditetapkan atau yang sedang berlaku di organisasi tersebut.  

3. Fungsi penggerakan (actuating)

Fungsi penggerakan dalam organisasi berfungsi untuk merealisasikan hasil perencanaan dan pengorganisasian yang telah ditetapkan sebelumnya. Tahap ini merupakan usaha yang bertujuan untuk mengarahkan dan menggerakkan tenaga kerja atau man power serta memfungsikan fasilitas-fasilitas yang tersedia guna melaksanakan pekerjaan dalam waktu yang bersamaan.

Fungsi ini juga bermanfaat untuk memberikan motivasi bagi bawahan untuk lebih bekerja dengan sungguh dan maksimal sesuai dengan prosedur agar tujuan dapat tercapai dengan efektif dan efisien.

4. Fungsi Pengawasan (controlling)

Dari segi pengertian, pengawasan adalah kegiatan untuk mengamati serta mengukur berbagai kegiatan operasi serta pencapaian hasil dengan cara membandingkan standar yang terlihat dalam rencana sebelumnya. Fungsi ini menjamin dan memastikan bahwa berbagai kegiatan sudah berjalan sesuai dengan strategi, rencana, program dan keputusan-keputusan lain yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Manajemen pendidikan dapat disimpulkan sebagai tahap yang paling penting sebagai merancang program, dan berbagai keputusan lain dalam sebuah organisasi pendidikan.

Dengan adanya manajemen tersebut, kegiatan di ranah pendidikan dapat berjalan lebih terstruktur dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Bagi anda yang ingin mempelajari lebih dalam, anda bisa menggunakan manajemen pendidikan pdf, tesis, jurnal, makalah dan lain sebagainya  yang saat ini banyak dibuat oleh akademisi-akademisi

Nah itulah tadi sedikit mengenai manajemen pendidikan. Tugasnya yang paling utama adalah mengelola agar tujuan pendidikan tersebut dapat tercapai. Sehingga masyarak pada khususny akan semakin cerdas dan berbudi pekerti luhur.

Saya mohon maaf untuk kesalahan yang ada dalam tulisan. Apabila ada pertanyaan, kritik, dan saran bisa anda sampaikan melalui kotak komentar. Semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat, saya cukupkan sekian dan terima kasih, sampai jumpa pada artikel selanjutnya.

Cari Artikel di Sini



Leave a Comment

*

%d bloggers like this: