Manajemen Organisasi

Organisasi adalah kumpulan dari banyak orang yang memiliki tujuan sama.

Karena terdiri dari banyak orang, tentu harus ada cara untuk mengaturnya. Supaya, tujuan bersama menjadi lebih cepat untuk dicapai.

Cara ini dinamakan manajemen organisasi.

Apa itu pengertian manajemen organisasi?

Manajemen ialah seni untuk menggerakkan orang lain demi mencapai tujuan yang diingkan.

Sedangkan pengertian manajemen organisasi adalah:

Aktivitas di dalam organisasi, yang dimulai dari proses perencanaan hingga evaluasi untuk memanfaatkan sumber daya yang ada baik manusia atau benda, demi mencapai tujuan organisasi.

Tujuan organisasi tentu berbeda-beda, tergantung latar belakangnya. Dalam pembahasan artikel ini bentuk organisasinya adalah perusahaan bisnis.

Bagaimana definisi manajemen organisasi menurut para ahli?

manajemen organisasi menurut ahli

Berikut ini adalah pengertian manajemen organisasi menurut pakar :

1. Luther M Gulick

Segala hal yang berhubungan tentang planning (membuat rencana), organizing (mengorganisir elemen didalamnya), staffing (sumber daya / perlengkapan tenaga kerja), directing (mengarahkan elemen didalamnya), coordinating (mengkoordinasi dari setiap elemen), reporting (membuat laporan kinerja), serta melakukan budgetting (merencanakan anggaran).

Pada dasarnya itu semua adalah fungsi manajemen.

2. Koontz dan O.Donnel

Segala aktivitas dalam organisasi yang berhbungan dengan planning, organizing, staffing, directing dan controlling.

3. George R. Terry

Aktivitas perencanaan / planning, mengoranisir / organizing, menggerakkan / actuating dan melakukan pengawasan atau controlling. Hal ini dilakukan untuk mencapai target yang telah ditentukan.

4. Henry Fayol

Kegiatan untuk merencanakan, mengkoordinasi, mengorganisasi, serta mengawasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Dari empat definisi manajemen organisasi menurut ahli diatas, semuanya berisikan fungsi manajemen organisasi itu sendiri.

Apa tujuan manajemen organisasi?

tujuan manajemen organisasi

Tujuan adanya manajemen organisasi ini adalah untuk memberikan rasa aman dan meningkatkan solidaritas antar karyawan.

Sehingga dalam kinerjanya dapat lebih efektif terutama saat melakukan koordinasi ke berbagai departemen.

Manajemen organisasi yang efektif mengarah ke suasana damai dan positif di tempat kerja.

Karyawan menyelesaikan tugas-tugas dalam jangka waktu yang ditetapkan dan karyawan tetap setia terhadap pekerjaan mereka dan tidak memperlakukan pekerjaan sebagai beban merupakan salah satu hasilnya.

Berikut ini adalah tujuan manajemen dalam suatu organisasi baik komersial maupun tidak:

  1. Koordinasi dari tiap divisi dan individu didalamnya menjadi lebih baik.
  2. Setiap individu yang didalamnya merasa aman, sehingga meningkatkan iklim kerja yang baik.
  3. Meningkatkan kinerja dari SDM yang ada.
  4. Meningkatkan rasa tanggungjawab dari setiap individu organisasi.
  5. Mencapai tujuan organisasi yang telah ditentukan sebelumnya.

Untuk membuat tata kelola organisasi yang baik tentu perlu dibentuk struktur organisasi, setiap divisi biasanya dipimpin oleh manajer-manajer yang mengatur dari setiap divisi tersebut supaya dapat berjalan dengan baik.


Diatas manajer ada general manajer yang membuat jalur koordinasi dari setiap divisi.

Apa fungsi manajemen organisasi?

fungsi manajemen organisasi

Manajemen Organisasi memiliki fungsi yang beragam. Jika kita lihat dari alurnya maka manajemen operasi akan memilki tujuh buah fungsi utama.

Tujuh fungsi tersebut diantaranya perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), kepegawaian (staffing), pengarah (lead), kontrol (control), manajemen waktu (time management), dan motivasi (motivation).

1. Perencanaan (Planning)

Manajemen organisasi dapat berfungsi untuk mempersiapkan rencana bisnis yang efektif. Hal ini sangat penting untuk menentukan langkah dimasa depan supaya terhindar dari kebingungan di kemudian hari.

Hal yang berkaitan dengan perencanaan ini meliputi rencana kerja atau kegiatan serta anggaran yang diperlukan. Teknis perencanaannya bisa ditentukan melalui rapat-rapat kepengurusan atau rapat anggaran.

2. Pengorganisasian (Organizing)

Pengorganisasian ini mengacu pada kebijakan penggunaan sumber daya untuk mencapai yang terbaik dari karyawan.
Fungsinya adalah agar dalam prakteknya dapat tertata dengan baik sehingga tidak terjadi kerancuan terutama dalam koordinasi.

Contohnya adalah job description yang jelas sesuai dengan posisi atau pengelolaan arsip dan inventaris organisasi seperti surat-surat atau yang lainnya.

3. Kepegawaian (Staffing)

Manajemen organisasi yang buruk menyebabkan karyawan tidak bahagia yang akhirnya menciptakan masalah bagi diri sendiri maupun organisasi. Karena itu manajer harus bisa merekrut bakat yang tepat bagi organisasi.

Caranya adalah dengan melakukan rekrutmen untuk calon pegawai yang sesuai dan melakukan derekrutmen atau pengurangan pegawai bagi anggota yang memberikan pengaruh buruk bagi organisasi. Kriteria sesuai atau tidaknya dapat ditentukan melalui proses seleksi yang diadakan.

4. Pengarahan (Lead)

Fungsi manajer atau atasan dalam organisasi salah satunya adalah menetapkan target yang jelas untuk anggota tim. Tujuannya agar setiap kegiatan anggotanya dapat terarah.

Seorang pemimpin juga harus memastikan anggota timnya bekerja secara serempak menuju tujuan yang sama. Karena dia adalah orang yang memutuskan apa yang tepat dalam situasi tertentu.

5. Kontrol (Control)

Karena atasan yang memegang kuasa pengambilan keputusan, maka ia harus bisa menyadari apa yang terjadi di sekitar mereka. Jika tidak maka ia tidak bisa mengambil kontrol dalam organisasi.

Tingkatan kekuasaan ini harus didefinisikan dengan baik agar bisa melakukan manajemen yang efektif. Selain itu manajer harus melakukan tinjauan kinerja dan kemajuan setiap anggota dan membimbing mereka setiap kali diperlukan.

6. Manajemen Waktu (Time Management)

Salah satu cabang manajemen organisasi yang juga penting adalah manajemen waktu. Dengan manajemen waktu yang efektif, tentu dapat membantu karyawan untuk melakukan hal yang benar pada waktu yang tepat. Manfaat dari manajemen waktu ini akan terasa setalah diterapkan pada masa yang lama.

7. Motivasi (Motivation)

Manajemen organisasi juga memiliki fungsi sebagai motivasi. Motivasi dalam artian menjadikan karyawan mampu bekerja bersama-sama.

Bentuk motivasi yang bisa dilakukan salah satunya adalah dengan menghargai pekerjaan baik  dari karyawan dengan memberikan insentif. Dengan begitu karyawan atau anggota dapat lebih giat dan merasa semakin betah dalam organisasi.

Nah itulah tadi sedikit mengenai manajemen organsasi yang bisa kita terapkan.

Semoga yang sedikit ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Saya cukupkan sekian dan sampai jumpa di artikel selanjutnya, terima kasih banyak.


Leave a Comment