Manajemen Training

Manajemen training biasanya dilakukan kepada karyawan baru atau fresh graduated agar memiliki kompetensi yang diinginkan perusahaan.

Langkah ini banyak dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan skill karyawan yang mana kompetensi termasuk dalam modal perusahaan.

Masa pelatihan setiap perusahaan sangatlah bervariasi tergantung kebutuhan mulai dari 1 bulan hingga 1 tahun.

Karyawan dibekali ilmu atau pengetahuan, SOP hingga berbagai macam keahlian sesuai bidang dan hal lain yang berkaitan dengan perusahaan.

Termasuk diberi kegiatan untuk melihat bakat dan minat setiap individu.

Apa Pengertian Manajemen Training menurut ahli?

definisi manajemen training

1. Sumantri

Sumantri (2002) mengatakan bahwa manajemen pelatihan sebagai pendidikan jangka pendek dengan menggunakan cara yang terorganisir dan sistematis.

2. Rothwell

Sedangkan menurut Rothwell management merupakan pelatihan yang bermakna pendidikan, pengembangan SDM, pengembangan organisasi, kinerja teknologi manusia.

Berdasarkan pendapat para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa manajemen training adalah pelatihan yang dilakukan perusahaan kepada karyawan untuk meningkatkan kompetensi, menambah wawasan tentang bisnis dan profil perusahaan.


Sehingga diharapkan bisa meningkatkan kualitas karyawan dan meningkatkan efektivitas dan produktivitas perusahaan.

Apa tujuan manajemen training?

tujuan manajemen training

Berdasarkan definisi di atas bisa ditarik benang merahnya bahwa manajemen training memiliki tujuan, yaitu.

  1. Meningkatkan pengetahuan karyawan seperti budaya kerja di perusahaan tersebut, kondisi perusahaan hingga pesaing di luar.
  2. Meningkatkan atau mengupdate kemampuan karyawan dengan situasi di dunia bisnis saat ini. Kemampuan lulusan baru terkadang kurang sesuai dengan kondisi saat ini karena apa yang dipelajari di kelas sudah tidak relevan lagi dengan kondisi di lapangan.
  3. Memberi keterampilan baru agar bisa mengerjakan tugas dari bidang yang nantinya ditangani termasuk masalah operasional. Perusahaan memiliki standar dan cara tersendiri untuk menjalankan bisnisnya sehingga pengetahuan tersebut wajib diberikan kepada karyawan baru agar nantinya bisa beradaptasi di perusahaan tersebut.
  4. Meningkatkan kemampuan sesuai bidangnya. Berbeda dari nomor tiga yang memberi pengetahuan baru maka pada tujuan keempat ini perusahaan mempertajam kemampuan yang sudah dimiliki sehingga sesuai dengan tuntutan.
  5. Membantu karyawan untuk beradaptasi dengan lingkungan dan tuntutan perusahaan. Proses pelatihan pun memberikan motivasi dan praktik langsung serta cara lain agar terbiasa dengan segala peraturan yang ada di perusahaan tersebut.
  6. Memberikan orientasi untuk meningkatkan pemahaman karyawan terhadap organisasi serta posisinya di perusahaan tersebut.
  7. Mengetahui bakat dan minat setiap individu agar lebih mudah bagi manajer menempatkan mereka sesuai kemampuan, bakat dan minatnya. Dengan begitu, the right man in the right place bisa tercapai.
  8. Menambah keterampilan lebih dalam bagi karyawan lama agar bisa memberikan keputusan terbaik. Hal ini bisa dilakukan perusahaan pada karyawan yang ingin dipromosikan pada jabatan lain yang lebih tinggi sehingga bisa beradaptasi dengan wewenang barunya.

Apa Manfaat Manajemen Training?

manfaat manajemen training

Proses ini adalah salah satu langkah perusahaan untuk penanaman modal yang dilakukan kepada SDM sehingga nantinya menjadi goowill atau aset tak berwujud.

Dengan begitu, arti manajemen tersebut bernilai positif atau memberikan manfaat baik bagi perusahaan maupun karyawan.

1. Bagi Karyawan

Manajemen berbasis pendidikan ini memberikan keuntungan bagi karyawan yang mengikutinya, yaitu.

  • Pengetahuan dan keterampilan meningkat dan sesuai dengan kebutuhan.
  • Jika hal pertama didapat maka karyawan akan lebih percaya diri melakukan tugasnya.
  • Mempersingkat waktu untuk belajar dan beradaptasi. Pelatihan menggunakan kurikulum tertentusehingga tujuan tercapai lebih cepat dan teroganisisr. Berbeda halnya jika tak ada pelatihan maka karyawan akan belajar secara perlahan karena tidak ada target atau tujuan pembelajaran.
  • Meningkatkan kepuasan setelah menyelesaikan pekerjaan. Jika karyawan bisa menyelesaikan tanggung jawabnya dengan tepat maka akan muncul kepuasan batin dalam diri.

2. Bagi perusahaan

Tak hanya bagi karyawan, langkah ini akan memberikan timbal balik kepada perusahaan secara tidak langsung.

  • Meningkatkan produktivitas perusahaan. Karyawan yang sudah lebih terampil maka produktivitasnya pun akan meningkat.
  • Memiliki karyawan terampil termasuk modal, dengan demikian modal perusahaan lebih meningkat.
  • Menekan biaya operasional. Karyawan yang terampil minim melakukan kesalahan dan lebih cepat menyelesaikan tugas sehingga biaya operasional yang tidak penting dapat ditekan.
  • Ilmu manajemen ini meningkatkan kualitas kerja yang berdampak pada peningkatan penjualan dan laba perusahaan.

Berdasarkan ulasan di atas dapat diketahui bahwa meningkatkan laba perusahaan bisa dilakukan dengan cara yang tidak langsung seperti manajemen training.

Karyawan akan merasa senang, keterampilannya meningkat, dan tentunya tujuan utama perusahaan pun tercapai yaitu laba meningkat.


1 thought on “Manajemen Training”

Leave a Comment