Apakah Anda pernah diminta untuk melampirkan kartu kuning kerja sebagai salah satu persyaratan melamar pekerjaan?Apabila pernah, mungkin Anda masih bingung dengan cara membuat kartu tersebut.

Berbicara mengenai kartu tersebut,Anda tentu perlu mengetahui maksud dari kartu ini. Kartu ini merupakan kartu tanda pencari kerja, yang dikeluarkan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di daerah masing-masing kabupaten.

Kartu ini dibuat sebagai bukti diri seseorang yang sedang mencari pekerjaan dalam suatu instansi atau perusahaan di Indonesia. Biasanya, kartu ini dibutuhkan sebagai syarat untuk melamar pekerjaan secara independen.

Seperti jika Anda ingin mengikuti pendaftaran Calon Pegawai Negeri atau ingin melamar ke Badan Usaha Milik Negara. Namun sekarang ini perusahaan swasta juga ada yang memberikan persyaratan dokumen tersebut.

Jika Anda masih bingung mengenai kartu tersebut simak ulasan pada paragraf berikut ini! (baca: contoh surat lamaran kerja)

Informasi Di Dalam Kartu Kuning

Nah jika Anda masih bingung mengenai kartu ini, mari simak informasi mengenai kartu kuning kerja berikut ini. Pertama, kartu ini mempunyai bentuk persegi panjang yang terbagi menjadi dua halaman.

Untuk halaman pertama berisi tentang nomor pencari kerja, nomor identitas diri/ KTP, foto dan tanda tangan pencari kerja (baca: contoh surat pengunduran diri kerja).

Selain hal di atas, terdapat juga kolom kewajiban pencari kerja melapor empat kali dalam dua tahun. Sedangkan untuk halaman kedua tercantum informasi mengenai data diri pencari kerja.

Data itu seperti nama, tempat tanggal lahir, jenis kelamin dan sebagainya, serta sudah disahkan oleh tanda tangan pengantar kerja.

Masa Berlaku Kartu Kuning

Berbicara mengenai kartu tersebut, ia juga mempunyai masa berlaku seperti halnya dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau Surat Kelakuan Baik.

Masa berlaku kartu ini selama dua tahun namun dengan syarat harus melapor setiap enam bulan sekali terhitung mulai dari tanggal pendaftaran.

Apabila Anda ingin mengubah data, segera melapor, kemudian akan diganti oleh pihak yang bersangkutan. Namun, jika Anda sudah diterima maka kartu tersebut wajib dikembalikan ke kantor Disnaker.

Keuntungan Memiliki Kartu Kuning

Keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika memiliki kartu tersebut adalah sewaktu-waktu dapat mengetahui informasi lowongan kerja. Anda akan dihubungi terlebih dahulu.

Hal ini karena data Anda sudah masuk di kantor Disnaker. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir lagi dengan kualitas informasi.

Lowongan pekerjaan yang diberikan sudah dapat dipastikan terpercaya karena sudah masuk dalam Disnaker. Tentunya, hal tersebut menjadi jaminan tersendiri untuk Anda yang masih berjuang untuk mencari pekerjaan.

Syarat Membuat Kartu Kuning

Masih belum tahu persyaratan untuk membuat kartu kuning tersebut? Berikut simak beberapa persyaratan yang perlu Anda bawa untuk membuat kartu tersebut.

Diantaranya yaitu fotokopi KTP yang masih berlaku, fotokopi ijazah pendidikan terakhir, fotokopi sertifikat kompetensi kerja jika Anda memilikinya.

Selain itu, jika Anda memiliki surat keterangan pengalaman kerja, lampirkan saja serta pas foto berwarna sebanyak dua lembar.

Membuat Kartu Kuning di Kantor Disnaker

Sangat mudah untuk membuat kartu tersebut di kantor Disnaker dengan cara mempersiapkan semua dokumen. Jika sudah lengkap maka Anda akan segera dilayani.

Namun, ada satu hal yang harus Anda ingat yaitu Anda harus berpakaian rapi saat datang ke kantor. Anda juga diharapkan untuk datang sendiri karena tidak boleh diwakilkan.

Kemudian, Anda dapat mengisi buku tamu. Setelah itu, pihak Disnaker akan memeriksa berkas Anda. Jangan lupa untuk mengambil nomor antrean terlebih dahulu!

Proses selanjutnya, Anda harus menunggu dipanggil kemudian Anda dapat mengisi biodata. Lalu, konseling atau wawancara dan jadilah kartu tersebut.

Nah itu tadi ulasan mengenai kartu kuning kerja. Jika Anda ingin membuat kartu tersebut sangat mudah bahkan tidak ribet sama sekali. Semoga ulasan tersebut dapat membantu Anda untuk ke depannya!

Cari Artikel di Sini