Anda Takut Punya Cita-Cita?

Cita-Cita – Sebelu kita masuk dalam pembahsan kita flashback sebentar, dalam artikel sebelumnya kita diajak untuk bermimpi. Hal itu juga diperkuat dengan hadist dari Muslim, bila anda belum membacanya silahkan klik disini.

Nah pada kesempatan ini materinya hampir sama dengan itu, akan tetapi disini akan membahas tentang mengapa harus takut mempunyai cita-cita. Kalau yang dulu kita hanya mengajak untuk mempunyai cita-cita saja.

“kalau kita memulai suatu langkah dengan rasa takut, maka sebenarnya kita tak akan pernah melangkah….” (A.H. Nayyar, Ph.D. Presiden Pakistan Peace Coalition).

waktu itu penting
waktu takkan kembali, jadi gunakan sebaik mungkin (image : google)

Seperti yang sudah saya katakan pada artikel sebelumnya, kadang kita kan merasa takut untuk mempunyai cita-cita yang besar, ini dikarenakan kita merasa takut untuk dapat mencapainya.

Padahal bila perhatikan benar cita-cita ini merupakan sumber energi positif yang mana akan menggerakkan jiwa, menggerakkan pikiran yang kreatif, menggerakan badan untuk aktif, serta menggerakkan seluruh tubuh agar dapat meraih tujuan.

Padahal kita juga tahu bahwa cita-cita ini merupakan ruh yanag aman akan menjadikan seorang manusia agar tetap bertahan. Cita-cita ini boleh dikatakan sebagai tujuan, apabila seorang manusia tidak punya tujuan maka manusia itu hanya kan hidup kesana kemari tanpa adanya tujuan yang jelas.

Manusia yang taka punya tujuan ini bagaikan mayat, seperti yang sudah dijelaskan dalam artikel nasihat Imam Syafi’i bial anada luap silahkan klik disini. Manusia yang seperti mayat ini bukannya mendapatkan pujian atas prestasinya tapi malah mendapat hinaan karena tak menghasilkan apapun.

Seperti halanya dengan Imam Ahmad yang mana tegar dalam menghadapi hukuman cambukan tanpa sedikitpun menggeserkan sedekitpun imannya serta keyakinan yang telah tertanam dengan kuat dalam hatinya.

Cita-cita pulah yang yang dapat menghadirkan kasih sayang beserta cinta dari seorang ibu terhadap anakanya, yang melumuri anaknya dengan doa untuk kesuksesannya, serta menghiasinya dengan tarbiyah.

Ini juga yang dilakukan oleh ibunda dari Imam Syafi’i yanag mana telah mengorbankan seluruh harta yang dimiliknya seta menginfaqkan waktunya untuk dapat melahirkan ulama besar, referensi ini bersumber dari peradaban islam.

Pendapat dari Imam Syahid impian hari ini merupakan kenyataan pada hari esok. Dan kenyataan pada hari ini merupakan buah impian kita kemarin. Maka janganlah anda untuk takut untuk membuat cita-ciata yang besar.

Sebenarnya apa yang anda takutkan? Takut gagal? Takut dicela orang? Itu semua bukanlah alsan untuk tak mempunyai cita-cita. Buanglah rasa takutmu itu dan gantilah semua dengan cita-cita yang kita raih untuk kesuksesan kita.

Tak ada kata terlambat, untuk memppunyai cita-cita. Mending terlambat daripada sama sekali tidak ada perubahan. Apa mau kita dikatakan mayat, yang tak punya tujaun sama sekali?

Untuk itu tanamakan ke hati cita-citamu lakukan yang terbaik untuk meraih cita-citamu itu dan semoga sukses dengan cita-cita kita. Amin.

Demikianlah penjelasan singkat mengapa anda tak boleh takut untuk mempunyai sebuah cita-ciata. Dengan cita-cita ini mebuat kita untuk kreatif, karena kan membuat berapa jalan untuk dapat meraihnya.

Terima kasih telahmembaca artikel kami, semoga bermanfaat bagi anda semua. Sampai jumpa pada artikel yang lainnya.

 

Cari Artikel di Sini



Leave a Comment

*

%d bloggers like this: