Ada beberapa fakta kartu pra kerja yang harus diketahui oleh seluruh orang kebijakan pemerintah yang terbaru tersebut mendapat sambutan antusias dari seluruh masyarakat. Namun kebijakan tersebut mempunyai batasan tentang persyaratan untuk memperoleh kartu tersebut.

1. Hanya Diperuntukkan Bagi Lulusan S1, SMA / SMK, Dan Karyawan PHK

Kartu pra kerja hanya dapat perolehan bagi warga negara Indonesia yang lulusan S1, SMA / SMK dan karyawan yang terkena PHK dari perusahaan. Terdapat pula batasan usia bagi para warga tersebut. Usia yang menjadi prioritas penerima kartu tersebut adalah usia produktif (baca: contoh surat pengunduran diri kerja).

Sehingga walaupun memenuhi persyaratan lulusan, tetapi usia kini tengah tidak termasuk ke dalam usia produktif maka tidak akan bisa memperoleh kartu tersebut. Begitu pula dengan warga yang pernah bekerja namun mengundurkan diri dari perusahaan lama. Mungkin hal tersebut tidak menjadi prioritas untuk mendapatkan kartu pra kerja.

2. Harus Mengikuti Program Pelatihan Pemerintah

Setiap pemenang kartu pra kerja harus mengikuti pelatihan khusus yang telah disediakan oleh pemerintah. Pelatihan tersebut dilakukan di BLK (Balai Latihan Kerja) setempat. Dengan kata lain tidak diperbolehkan untuk mencari kerja sesuai dengan kemampuan diri sendiri.

Banyak program pelatihan yang telah disediakan oleh pemerintah. Sehingga pemegang kartu pra kerja pun dapat dengan leluasa program pelatihan yang disukai.

Program pelatihan tersebut mempunyai jangka waktu yang berbeda – beda. Setelah menjalani proses pelatihan tersebut, akan magang di suatu perusahaan BUMN maupun swasta.

3. Pemegang Kartu Pra-kerja Akan memperoleh Tunjangan Setiap Bulannya

Selama menjalani pelatihan, para pemegang kartu pra kerja akan mendapatkan tunjangan intensif setiap bulannya. Besarnya tunjangan tersebut cukup kecil dan mungkin hanya cukup untuk makan sehari – hari.

Tunjangan ini yang menjadi nilai positif dan kelebihan dari kebijakan pemerintah yang terbaru. Pemerintah pun sangat berharap jika tunjangan hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok. Terutama kebutuhan untuk memenuhi persyaratan calon karyawan dan uang saku ketika telah diterima kerja.

4. Jangka Waktu Berlaku Kartu Pra-kerja Sangat Terbatas

Fakta kartu pra kerja yang harus dicermati ialah adanya batasan waktu berlaku untuk semua kartu pra kerja. Lamanya waktu berlaku maksimal untuk kartu tersebut selama 12 bulan. Sehingga dalam kurun waktu kurang dari setahun, harus segera mungkin mendapatkan pekerjaan (baca: contoh surat lamaran kerja).

Apabila lebih dari 12 bulan belum memperoleh pekerjaan, maka pemegang kartu pra-kerja tidak akan mendapatkan tunjangan. Namun masih dapat mengikuti pelatihan di BLK secara gratis.

Apabila pemegang kartu pra-kerja telah berhasil mendapatkan pekerjaan hanya dalam 3 bulan, maka kartu pra-kerja tersebut tidak berlaku lagi. Dengan kata lain pemerintah akan menarik kartu tersebut dan pemegang kartu pra-kerja tidak lagi mendapatkan tunjangan.

5. Sumber Dana Tunjangan Pemegang Kartu Pra-kerja Masuk Ke Dalam Daftar Anggaran APBN 2020

Kebijakan pemerintah tentang kartu pra-kerja memang telah disetujui oleh semua pihak. Jumlah tunjangan yang akan diberikan oleh pemegang kartu telah masuk ke dalam rencana APBN 2020. Sehingga kartu tersebut akan berlaku untuk periode 2020.

Besarnya tunjangan yang akan diperoleh juga akan diberitakan setelah APBN tentang kartu pra-kerja diresmikan. Sementara untuk besarnya tunjangan pemegang kartu pra-kerja yang telah beredar saat ini hanya merupakan issue belaka.

Itulah fakta kartu pra kerja yang perlu diketahui terlebih dahulu bagi seluruh warga Indonesia. Dari fakta tersebut, terdapat berbagai macam nilai positif yang cukup membantu, khususnya untuk anak muda. Sehingga memanfaatkan peluang tersebut sebaik mungkin untuk kelangsungan hidup sehari – hari.

Cari Artikel di Sini