Daftar Isi

Definisi Umum Wesel

Pengertian wesel adalah surat pos untuk mengirimkan uang. Sedangkan dalam ilmu perbankan atau akuntansi, wesel merupakan surat pembayaran yang dapat diuangkan ke bank oleh para pemegangnya.

Menurut seorang ahli bernama Abdulkadir Muhammad, wesel adalah surat yang memuat kata wesel yang diterbitkan pada tanggal dan tempat tertentu dengan mana penerbit memerintahkan tanpa syarat kepada tersangkut untuk membayar sejumlah uang tertentu kepada pemegang atau penggantinya pada tanggal dan tempat tertentu pula.

Dasar Hukum Wesel

Dasar hukum dari wesel diatur dalam Pasal 100 hingga Pasal 173 Kitab Undang-undang Hukum Dagang (KUHD). Dalam KUHD tersebut disebutkan beberapa syarat formal bagi sebuah wesel. Meskipun begitu, dalam KUHD tidak ditemukan definisi eksplisit tentang wesel karena dalam Pasal 100 KUHD yang tersirat hanyalah persyaratan formal dari sebuah wesel.

Personil Wesel

Dalam hukum wesel, terdapat beberapa personil wesel yaitu orang-orang yang terlibat dalam lalu lintas pembayaran dengan surat wesel, diantaranya adalah :

  1. Penerbit, orang yang mengeluarkan surat wesel.
  2. Tersangkut, orang yang diberi perintah tanpa syarat untuk membayar.
  3. Akseptan, tersangkut yang telah menyetujui untuk membayar surat wesel pada hari bayar dengan membubuhkan tanda tangannya.
  4. Pemegang pertama, orang yang menerima surat wesel pertama kali dari Penerbit.
  5. Pengganti, orang yang menerima peralihan surat wesel dari pemegang sebelumnya.
  6. Endosan, orang yang memperalihkan surat wesel kepada pemegang berikutnya.

Syarat Formal Wesel

Surat wesel untuk dapat digunakan harus memenuhi syarat-syarat formal dibawah ini yang tercantum dalam Pasal 100 KUHD, yaitu :

  1. Memuat istilah “wesel” dalam teksnya dengan bahasa yang sama dengan isi surat.
  2. Memuat perintah tidak bersyarat untuk membayar sejumlah uang tertentu.
  3. Memuat nama orang yang harus membayarnya (tersangkut).
  4. Memuat penetapan hari bayar (jatuh tempo).
  5. Memuat penetapan tempat dimana pembayaran harus dilakukan.
  6. Memuat nama orang kepada siapa atau penggantinya pembayaran harus dilakukan.
  7. Memuat tanggal dan tempat surat wesel diterbitkan, dan
  8. Memuat tanda tangan orang yang menerbitkan wesel.

Cari Artikel di Sini