Pengertian Konjungsi adalah: Jenis Dan Contohnya

Definisi Umum Konjungsi

Pengertian konjungsi adalah kata hubung yang digunakan untuk menghubungkan kalimat. Dalam sebuah paragraf atau kalimat pasti mengandung konjungsi.

Untuk penghubung klausa biasanya terdapat pada tengah kalimat, dan kata penghubung pada antarkalimat terletak pada bagian awal kalimat, misalnya tanda titik (.), tanda tanya (?), dan juga tanda seru (!). Adapun untuk kata penghubung antar paragraf dan berada pada awal paragraf.

Macam-Macam Konjungsi

Di dalam materi bahasa indonesia, konjungsi dibagi menjadi dua bagian. Ada konjungsi intra kalimat dan juga konjungsi antar kalimat. Keduanya memiliki perbedaan berdasarkan penggunaan kata yang digunakan. Untuk lebih jelasnya kita bahas dibawah ini.

1. Konjungsi Intra Kalimat

Konjungsi intra kalimat disebut juga dengan antar klausa. Jadi fungsinya untuk menghubungkan antara satu klausa induk dengan satu klausa anak. Konjungsi ini akan diletakkan dibagian tengah kalimat. Konjungai intra kalimat juga dibagi menjadi dua jenis lagi, ada konjungsi subordinatif dan konjungsi koordinatif.

Konjungsi subordinatif berarti kata penghubung yang status derajatnya tidak sama. Misalnya kata sejak, ketika, seperti, biar, jika, setelah, supaya, kalau, andai, ibarat, karena, sehingga dan lainnya. Harus disesuaikan dengan hubungan antar kalimat. Misalnya untuk hubungan waktu memakai sesudah, sehabis, ketika, sejak, setelah dan lainnya.

Lalu konjungsi koordinatif berarti kata penghubung dengan dua klausa atau lebih yang memiliki status derajat yang sama. Misalnya kata dan, diantaranya, atau, tetapi, sedangkan, padahal, melainkan, kemudian, lalu dan lainnya.

Keduanya memiliki fungsi yang berbeda-beda di setiap klausa. Anda harus bisa memahami keduanya, supaya lebih mudah untuk memahami pengertian konjungsi itu sendiri.

2. Konjungsi Antar Kalimat

Untuk konjungsi antar kalimat berfungsi sebagai penghubung antara satu kalimat dengan kalimat lainnya. Konjungsi antar kalimat berfungsi menyatakan sebuah makna yang berbeda. Misalnya kata sebelum itu, namun, oleh karena itu, dengan demikian, akan tetapi, kecuali, selain itu, sebaliknya, sesudah itu dan masih banyak lainnya. Konjungsi antar kalimat biasanya diletakkan di awal kalimat, setelah tanda seru, tanda titik atau tanda tanya.

Setiap kata juga memiliki makna yang berbeda-beda. Misalnya kata selain itu untuk menyatakan adanya hal, keadaan atau peristiwa diluar dari yang sudah dinyatakan sebelumnya. Kata sebaliknya memiliki makan untuk suatu hal yang kebalikan dari sebelumnya. Masih banyak hal yang bisa dibahas dari pengertian konjungsi, sehingga anda lebih paham untuk membuat sebuah kalimat yang benar.

3. Konjungsi Antar Klausa

Konjungsi antara klausa terbagi menjadi 3 bagian, konjungsi koordinatif yang akan menghubungkan antar 2 klausa bahkan lebih memiliki status dalam konjungsi yang setara bisa disebut sebagai sintaksis sama.

Misalnya atau, dan, tetapi. Kedua adalah konjungsi subordinatif dimana konjungsi ini menghubungkan 2 klausa bahkan lebih dan setiap sintaksis tidak pernah sama. Sebagai contohnya, andaikan, andaikata, seandainya, agar, supaya, biar, seakan-akan, sebab, karena dan lain sebagainya. Konjungsi korelatif, konjungsi yang memang menghubungkan dua kata, frasa, atau klausa. Sebagai contohnya, tidak hanya, jangankan pun, apa(kah) atau.

Cari Artikel di Sini



Leave a Comment

*

%d bloggers like this: