Apa itu sejarah? Mendengar kata “Sejarah” pasti sebagian besar dari Anda sudah tidak asing dengan istilah yang satu ini. Sejarah sendiri diartikan sebagai sebuah kejadian masa lampau yang tidak boleh kita lupakan.

Tanpa adanya sejarah kita pun tidak akan pernah ada di zaman sekarang ini. Oleh karena itu penting sekali untuk kita memahami dan mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan sejarah.

Definisi sejarah sendiri juga dapat diartikan sebagai sebuah cabang ilmu yang mana melakukan kajian secara sistematis. Kajian yang dilakukan tersebut berkaitan dengan perkembangan proses perubahan dan dinamika kehidupan manusia pada masa lalu. Bagi Anda yang penasaran tentang penjelasan terkait sejarah lebih lengkapnya, simak ulasan berikut ini.

Definisi Umum Sejarah

Pengertian sejarah adalah sebuah kejadian di masa lalu yang diungkap berdasarkan penemuan peninggalan setiap peristiwa.Selain itu secara umum sejarah juga sebagai ilmu pengetahuan yang mana fokus utama adalah mempelajari segala peristiwa yang berkaitan dengan kejadian masa lalu dalam kehidupan manusia.

Sebagai suatu peristiwa atau kejadian, sejarah juga ternyata memiliki sifat yang unik, abadi dan juga penting. Unik di sini diartikan sebagai sebuah kejadian yang terjadi hanya satu kali saja.

Sifat abadi, karena sejarah sebuah kejadian dimasa lalu yang tidak bisa diubah. Sedangkan sejarah bersifat penting karena memberikan pengaruh yang sangat besar bagi kehidupan manusia baik dimasa sekarang maupun dimasa yang akan datang.

Definisi Sejarah Menurut Ahli

Definisi sejarah berbeda-beda menurut ahli. Misalnya menurut R. Mohhamad Ali, sejarah adalah keseluruhan perubahan dan kejadian-kejadian yang benar telah terjadi atau ilmu yang menyelidiki perubahan yang benar terjadi di masa lampau.

Lalu menurut ibnu khaldun, sejarah adalah sebuah catatan tentang masyarakat umat manusia atau peradaban dunia tentang perubahan yang terjadi pada watak masyarakat. Agar lebih memahami tentang definisi sejarah, maka kita sebaiknya merujuk pada pendapat yang diungkapkan oleh beberapa ahli. Berikut ini pengertian sejarah menurut beberapa ahli, diantaranya:

1. Aristoteles

Aristoteles mengungkapkan bahwa sejarah merupakan sebuah sistem yang mana meneliti sebuah kejadian sejak awal dan tersusun dalam sebuah kronologi.

2. V Bryce

Pengertian sejarah menurut Benedetto Croce yaitu catatan dari apa yang telah dipikirkan, dikatakan dan juga diperbuat oleh umat manusia.

3. Benedetto Croce

Pengertian sejarah meurut Benedetto Croce yaitu sebuah rekaman kreasi jiwa manusia dalam semua bidang baik yang bersifat teoritikal ataupun pratikal. Sedangkan untuk kreasi spiritual ini lahir dalam hati dan pikiran manusia yang jenius, pemikir, dan juga budayawan.

4. Nugroho Noto Susanto

Pengertian sejarah selanjutnya juga diungkapkan oleh tokoh yang cukup terkenal yakni Nugroho Notosusanto. Beliau mengungkapkan bahwa sejarah merupakan berbagai macam peristiwa yang berkaitan dengan manusia sebagai makhluk sosial yang mana terjadi pada masa lampau.

5. Muhammad Yamin

Menurut Muhammad Yamin, arti sejarah yaitu sebuah ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penelitian atau penyelidikan dari beberapa peristiwa. Peristiwa yang dimaksud tersebut dapat dibuktikan dengan bahan kenyataan.

6. Moh Ali

Moh Alai dalam bukunya yang berjudul Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia mengungkapkan pengertian sejarah adalah sebagai berikut:

  • Jumlah perubahan-perubahan, kejadian atau peristiwa yang pernah terjadi di sekitar kita.
  • Cerita yang berhubungan dengan perubahan-perubahan, kejadian, atau peristiwa yang terjadi dalam kenyataan di sekitar kita
  • Ilmu yang bertugas untuk menyelidiki tentang perubahan-perubahan, kejadian dan atau peristiwa dalam kenyataan yang ada di sekitar kita.

7. Mohammad Hatta

Satu lagi tokoh yang tidak kalah terkenal dengan tokoh-tokoh sebelumnya adalah Mohammad Hatta. Menurut Mohammad Hatta, sejarah adalah perwujudan dari masa lalu. Sehingga sejarah tidak hanya sekadar melahirkan kriteria dari kejadian masa lalu saja tetapi juga pemahaman terhadap masa lalu tersebut.

Unsur Dalam Sejarah

Dalam mempelajari sejarah, ada tiga unsur yang harus ada yaitu masa yang akan datang, masa kini dan masa lampau.

  1. Masa yang akan datang bisa belajar dari sejarah yang sudah terjadi. Supaya masa depan akan lebih baik lagi.
  2. Masa kini merupakan masa dimana generasi sekarang mempelajari sejarah sebagai cerminan masa yang akan datang.
  3. Masa lampau merupakan gambaran tentang kebudayaan dan manusia masa lampau. Sehingga bisa menjadikan peradaban baru untuk masa kini yang lebih baik.

Sumber Sejarah

Untuk mempelajari sebuah sejarah, kita tak hanya butuh pengertian sejarah itu sendiri. Tapi juga butuh sumber sejarahnya. Sumber sejarah bisa dijadikan acuan untuk mempelajari tentang masa lampau yang sudah terjadi. Sumber sejarah dibagi menjadi tiga yaitu sumber lisan, sumber tertulis dan sumber benda (artefak).

  1. Sumber lisan merupakan sumber yang berasal dari pelaku sejarah. Misalnya legiun veteran republik indonesia yang belum meninggal. Pernah mengalami zaman kemerdekaan sendiri.
  2. Sumber tertulis merupakan sumber yang berasal dari peninggalan sejarah yang tertulis. Bisa surat kabar, naskah. Catatan tahunan dari cina. Dokumen, rekaman, babad dan lainnya.
  3. Sumber benda atau artefak adalah sumber sejarah yang berupa benda kebudayaan. Bisa berupa perhiasan, kapak, gerabah, candi, patung dan lainnya.

Menurut cara menyampaikannya, sumber sejarah dibagi menjadi sumber primer, sumber sekunder dan sumber tersier. Untuk sumber primer contohnya prasasti, piagam, kronik dan lainnya. Untuk sumber sekunder berupa laporan penelitian, ahli sejarah dan kitab kuno.

Sedangkan sumber tersier berupa laporan penelitian langsung. Itulah sedikit informasi tentang pengertian sejarah. Semoga bisa memberikan informasi yang bermanfaat buat anda

Ruang Lingkup Sejarah

Bicara tentang ruang lingkup mungkin sebagian dari Anda masih belum begitu memahaminya. Ruang lingkup sejarah diartikan sebagai sebuah batasan pemahaman dalam mengenal sejarah sebagai ilmu pengetahuan. Jika mengacu dalam pengertian sejarah itu sendiri, ruang lingkup sejarah sendiri terbagi atas beberapa bagian. Apa saja itu? Untuk lebih jelasnya berikut ulasan lengkapnya.

1. Konsep Sejarah

Konsep sejarah diartikan sebagai suatu bentuk kemampuan logika dalam menciptakan gambaran baru yang sifatnya masih sangat abstrak. Gambaran yang diperoleh tersebut berdasarkan kajian terhadap sebuah hal.

Seperti yang sudah dibahas diatas bahwa sejarah diartikan sebagai sebuah peristiwa yang mengarah pada kajian tentang sebuah kejadian, kenyataan, dan aktualisasi terhadap kejadian mas alalu. Konsep sejarah terbagi atas menjadi 3 bagian, yaitu:

  • Sejarah sebagai kisah, sejarah dalam hal ini menjelaskan tentang ceritayang berdasarkan tafsiran, ingatan, dan juga kesan dari manusia.
  • Sejarah sebagai ilmu, yaitu mempelajari sejarah dengan cara melakukan berbagai macam penelitian dan juga kajian terhadap atau cerita masa lalu.
  • Sejarah sebagai seni, yakni sejarah dalam hal ini berkaitan dengan proses penulisan sejarah yang mana memerlukan imajinasi, gaya bahasa, intuisi dan juga emosi.

2. Unsur-Unsur Sejarah

Perlu diketahui bahwa dalam sejarah mengandung beberapa unsur yang bisa dikatakan sangat penting, diantaranya:

  • Ruang, yakni sebuah tempat dimana peristiwa atau kejadian terjadi dan menjadi bukti sejarah yang begitu nyata.
  • Waktu, yaitu sebuah aspek sejarah yang berhubungan dengan waktu terjadinya peristiwa atau kejadian bersejarah yang mana dapat menjelaskan kronologi dalam kajian sejarah.
  • Manusia, yaitu salah satu unsur terpenting dalam sebuah unsur sejarah karena berkaitan langsung dengan setiap sejarah yang terjadi dimasa lampau.

3. Kaitan Sejarah Dengan Ilmu

Lalu apa kaitannya sejarah dengan ilmu? Mungkin sebagian dari Anda mempertanyakan terkait dengan hal ini. Tentu saja antara sejarah dengan ilmu sangat erat kaitannya namun terdapat perbedaan antara keduanya. Berikut ini penjelasannya:

Perbedaan Sejarah dengan ilmu

Perlu diketahui beberapa hal yang membedakan antara sejarah dengan ilmu yaitu jika sejarah terikat oleh waktu, tempat dan juga kekhususan. Sedangkan ilmu pengetahuan tidak terikat sama sekali dengan hal-hal tersebut.

Persamaan sejarah dengan ilmu

Meski antara sejarah dengan ilmu memiliki perbedaan, ternyata kedua hal tersebut juga memiliki persamaan. Persamaannya yaitu kedua unsur tersebut mengandung teori dan juga metode dimana prosesnya dilakukan berdasarkan pengamatan, pengalaman dan juga penyerapan.

Ciri-Ciri Sejarah Sebagai Ilmu Pengetahuan

Secara umum, terdapat 5 ciri yang menunjukkan bahwa ilmu sejarah adalah sebagai cabang dari ilmu pengetahuan. Untuk lebih jelasnya, berikut akan disajikan lima ciri sejarahsebagai ilmu pengetahuan yang harus kita ketahui.

1. Empiris

Ciri sejarah yang pertama yaitu Empiris. Maksudnya yaitu sejarah sangatlah bergantung pada pengalaman yang pernah dialami oleh manusia. Umumnya pengalamantersebut direkam dalam bentuk dokumen ataupun peninggalan sejarah lainnya. Kemudian hal tersebut diteliti oleh para sejarawan atau para ahli untuk menemukan fakta atau kebenaran yang terjadi pada masa lampu tersebut.

2. Memiliki Objek

Ciri selanjutnya yaitu memiliki objek. Objek sejarah yang dimaksud di sini misalnya waktu dalam kehidupan manusia. Dari sudut pandang waktu inilah dijadikan sebagai objek dalam pembelajaranterkait sejarah. Manusia dalam hal ini memegang peranan penting dalam terjadinya sebuah peristiwa atau sejarah.

3. Memiliki Teori

Tahukah Anda bahwa ilmu sejarah ternyata juga memiliki teori. Layaknya cabang ilmu pengetahuan lainnya, ternyata teori juga digunakan dalam pembelajaran sejarah. Teori atau kaidah-kaidah yang digunakan tersebut biasanya mendukung sebuah argumen atas terjadinya peristiwa sejarah yang pernah terjadi di masa lampau.

4. Memiliki Metode

Selanjutnya yaitu memiliki metode. Metode yang digunakan di sini adalah metode pengamatan. Seperti yang diketahui metode pengamatan merupakan metodologi dan juga cara-cara yang dipakai dalam mengamati sejarah. Jika digunakan sebagai kebutuhan penelitian, sejarah memiliki metode penelitian sendiri yang mana menjadi patokan tradisi ilmiah yang senantiasa dihayati.

5. Generalisasi

Satu lagi yaitu sejarah juga dapat digeneralisasi. Apa makna generalisasi di sini? Generalisasi diartikan berdasarkan penelitian atau pengamatan yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan yang mana menggambarkan kejadian sejarah yang pernah terjadi dimasa lampau.

Tentu saja kesimpulan dan generalisasi yang temukan tersebut telah ditentukan berdasarkan teori, metode, dan juga objek dari penelitian sejarah tersebut.

Demikian sedikit informasi yang berkaitan dengan pengertian sejarah, definisi menurut para ahli, ciri-ciri sejarah sebagai ilmu pengetahuan dan masih banyak lagi. Sejarah memang bisa dipelajari hingga sekarang ini. Tanpa adanya peristiwa atau kejadian dimasa lampau tidak akan muncul masa yang sekarang ini.

Oleh karenanya penting bagi generasi masa kini mempelajari peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi di masa lampau. Hal tersebut wujud penghormatan kita terhadap cerita-cerita sejarah tersebut. Semoga informasi diatas bermanfaat!.

Cari Artikel di Sini