Pengertian Procedure Text, Tujuan dan Struktur Pembuatan

Procedure Text is a text that is designed to describe how something is achieved through a sequence of actions or steps. Artinya, prosedur teks adalah sebuah teks yang sengaja dibuat untuk menjelaskan mengenai bagaimana kita melakukan sesuatu yang dapat diselesaikan dengan mengikuti beberapa langkah tertentu atau step-step tertentu.

TUJUAN PROCEDURE TEXT

Tujuan pembuatan procedure text adalah untuk membantu kita agar mengetahui cara dan langkah-langkah untuk mencapai sebuah tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Pembuatan procedure text dalam bahasa Inggris biasanya menggunakan kalimat perintah dengan simple present tense. Pada tiap-tiap step yang diberikan pun digunakan kata sambung berupa temporal conjuction seperti second, next, finally, dan masih banyak lagi.

STRUKTUR PEMBUATAN PROCEDURE TEXT

Struktur pembuatan prosedur text atau dikenal sebagai Generic structure of Procedure Text adalah :

1. The goal of activity, dimana pada bagian ini terkandung sebuah tujuan dari pembuatan teks. Contohnya how to make sphagetti, how to make a cup of coffe, dan lain sebagainya.

2. Any materials or ingredients needed for procedure, dimana pada bagian ini kita dapat mengetahui alat-alat apa saja dan bahan apa saja yang dipakai untuk membuat atau melakukan sesuatu. Contohnya adalah dalam membuat segelas kopi, maka anda membutuhkan bubuk kopi, gula, air panas, gelas, dan sendok.

3. Steps to achieve the goal, dimana pada bagian ini merupakan bagian yang paling krusial. Dalam bagian ini disebutkan langkah-langkah yang harus anda lakukan dengan pemaparan yang singkat dan jelas. Biasanya dalam steps ini, digunakan kalimat perintah (imperative sentence) serta pembubuhan temporal conjuction.

4. Conclusion, dimana pada bagian ini dipaparkan mengenai kesimpulan yang berisikan hasil akhir dari apa yang telah dikerjakan sesuai dengan tahapan-tahapan dan step-step yang telah ditentukan.

CIRI-CIRI PROCEDURE TEXT

  1. Berfokus pada sebuah agen manusia secara umum.
  2. Menggunakan simple present tense.
  3. Terkadang berupa perintah atau menggunakan imperatif, misalnya buatlah (make) aau gunakanlah (use).
  4. Menggunakan conjuction temporal atau penomeran untuk menunjukkan adanya urutan, seperti then, after that, before, after, while, dan lain sebagainya.

Cari Artikel di Sini



Leave a Reply

*

%d bloggers like this: