Pengertian Peran, Struktur dan Variabelnya

Pengertian peran adalah rangkaian perilaku yang diharapkan pada seseorang sesuai dengan posisi sosial yang diberikan baik secara formal maupun informal. Peran didasarkan pada sebuah ketentuan atau preskripsi dan juga harapan peran yang menerangkan apa yang individu harus lakukan dalam sebuah situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan mereka sendiri ataupun harapan milik orang lain yang berkaitan dengan peran tersebut.

PENGERTIAN STRES PERAN

Dalam sebuah peran, dapat terjadi peristiwa stres peran dimana suatu struktur sosial misalnya keluarga menciptakan atau membuat satu atau lebih tuntutan yang dirasa sangat sulit dilakukan oleh individu, tuntutan tersebut bahkan tidak jarang tidak mungkin dilakukan, ataupun menimbulkan konfilik bagi diri individu yang menempati sebuah posisi dalam struktur sosial di masyarakat.

STRUKTUR PERAN

Struktur peran dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :

1. Peran formal atau peran yang nampak jelas

Merupakan perilaku yang sifatnya homogen. Contoh peran ini terdapat dalam keluarga dimana suami atau ayah dan istri atau ibu berperan sebagai penyedia, pengatur rumah tangga, memberi perawatan, sosialisasi pada anak, dan peran pokok dalam keluarga lainnya.

2. Peran informal atau peran tertutup

Merupakan peran yang sifatnya implisit atau emosional dan biasanya tidak nampak ke permukaan. Peran ini hanya dimunculkan untuk memenuhi kebutuhan emosional individu semata dan digunakan untuk menjaga keseimbangan dalam keluarga.

VARIABEL YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR PERAN

Terdapat beberapa unsur atau variabel yang berpengaruh besar pada struktur peran sebagaimana telah disebutkan pada sub bab sebelumnya, yaitu :

1. Kelas sosial

Dalam sebuah studi ditemukan bahwa semakin tinggi pendidikan suami, maka semakin besar keakraban dan persahabatan dalam sebuah perkawinan. Kelas sosial sendiri dapat dibagi lagi menjadi keluarga kelas bawah dan keluarga kelas menengah.

2. Bentuk keluarga

Bentuk keluarga yang dikenal dalam ilmu sosial terdiri dari keluarga inti yang terdiri dari suami, istri, dan anak; kemudian ada keluarga orientasi yaitu unit keluarga dimana seseorang dilahirkan, dan keluarga besar yang terdiri dari keluarga inti dan orang-orang yang berhubungan darah dengan keluarga inti seperti kakek, nenek, tante, paman, dan juga sepupu.

3. Latar belakang keluarga

4. Tahapan siklus kehidupan keluarga

5. Model peran, dan

6. Peristiwa situasional yang berkaitan dengan masalah kesehatan.

Cari Artikel di Sini



Leave a Reply

*

%d bloggers like this: