Pengertian pendidikan adalah sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar serta proses pembelajaran untuk peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya agar memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kecerdasan, kepribadian, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan oleh diri sendiri dan masyarakat.

Pendidikan itu sendiri dapat diartikan sebagai usaha sadar dan sistematis untuk mencapai taraf hidup maupun untuk kemajuan lebih baik. Jika ditarik kesimpulan secara sederhana memiliki arti proses pembelajaran bagi peserta didik untuk dapat paham, mengerti dan membuat manusia lebih kritis dalam berpikir.

Tujuan Pendidikan

Sebelum mengetahui tujuan pendidikan, pendidikan ini dapat diperoleh secara formal dan non formal. dalam pendidikan formal ialah pendidikan yang diperoleh dari lembaga yang telah direncanakan seperti sekolah.

Sedangkan pendidikan non formal adalah pengetahuan yang diperoleh dari kehidupan sehari hari, baik itu pengalaman pribadi maupun orang lain. Bila melihat dari pengertian pendidikan tadi, ternyata tujuannya telah tertuang dalam Undang Undang negara kita.

Berdasarkan UU No. 2 tahun 1985 yang berbunyi bahwa tujuan pendidikan yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia yang seutuhnya yaitu yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur,

memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan bangsa.

Masih berdasarkan Undang Undang, tujuan nasional pendidikan dari UU No. 20 tahun 2003 mengenai sistem pendidikan nasional dalam pasal 3 menyebutkan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Itulah sedikit ulasan kita mengenai pengertian pendidikan dantujuannya berdasarkan undang undang. Bila melihat tujuan yang telah tertuang dalam Undang Undang, anda kini pasti mengetahui betapa pentingnya pendidikan, hingga negara-pun menuangkannya dalam Undang Undang. Mohon maaf apabila ada kekurangan dalam artikel ini, semoga bermanfaat dan terima kasih.

Pengertian Pendidikan Secara Umum

Pendidikan adalah pengetahuan atau keterampilan yang diperoleh melalui proses pembelajaran. Pendidikan  adalah tentang pemikiran kritis yang mendorong pikiran manusia untuk mengambil sesuatu yang dikatakan dan melihatnya dengan cara yang sama sekali berbeda. Sistem sekolah mengajarkan setiap orang untuk berpikir dengan cara yang sama, tetapi berpikir dengan cara yang sama tentu saja itu tidak bisa memperluas wawasan.

Pendidikan seperti yang dikatakan John Dewey (1916) adalah proses sosial – ‘proses hidup dan bukan persiapan untuk kehidupan di masa depan’. Dalam pandangan ini, pendidik lebih cenderung bertindak dengan orang lain

Ya, pendidikan adalah suatu proses mengundang kebenaran dan kemungkinan yang didasarkan pada keinginan untuk dapat berkembang dan berbagi dalam kehidupan. Pendidikan adalah kegiatan yang kooperatif dan inklusif yang berupaya membantu orang untuk menjalani kehidupan mereka sebaik mungkin.

Pendidikan adalah upaya sadar yang disengaja untuk menciptakan suasana belajar dan proses belajar sehingga peserta didik dapat secara aktif mengembangkan potensi mereka untuk memiliki,.kontrol diri, kepribadian, kecerdasan, karakter yang mulia, dan juga keterampilan yang diperlukan untuk dirinya dan warga negaranya.

Dari segi filosofi, pendidikan telah dimulai ketika seseorang dilahirkan, mulai dari masa kanak-kanak dan akan terus berlangsung selama masa hidupnya. Kadang-kadang pendidikan juga dianggap telah terjadi sebelum kelahiran, sering terjadi ketika ada orang yang mencoba bermain musik dan membaca untuk bayi di dalam rahim dengan harapan bahwa bayi bisa mendapatkan pengajaran, meskipun belum lahir.

Pengertian Pendidikan Menurut Ahli

Untuk mengetahui definisi dan pemahaman pendidikan sains, ada baiknya mendengarkan beberapa pendapat ahli tentang makna Pendidikan ini:

1. Juhn Dewey

Pendidikan adalah proses pembaharuan makna pengalaman, yang mungkin akan terjadi dalam hubungan biasa atau pergaulan dengan remaja. Pendidikan bisa juga terjadi secara tidak sengaja dan dilembagakan untuk menghasilkan keberlanjutan sosial. Proses ini melibatkan pengawasan dan pengembangan yang belum matang dan kelompok di mana dia tinggal.

2. H. Horne

Pendidikan adalah proses yang berkesinambungan (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi manusia yang telah berevolusi secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar akan Tuhan, sebagaimana dimanifestasikan di alam sekitar intelektual, emosional, dan kemanusiaan manusia.

3. Frederick J. Mc Donald

Pendidikan adalah suatu proses atau kegiatan yang bertujuan mengubah kebiasaan (perilaku) manusia. Arti dari setiap respons atau perilaku adalah perbuatan seseorang, sesuatu yang dilakukan oleh seseorang.

4. M.J. Langeveld

Pendidikan adalah setiap interaksi yang terjadi adalah hubungan apa pun yang terjadi antara orang dewasa dengan anak-anak adalah bidang atau keadaan di mana pekerjaan pendidikan berlangsung.

Pengertian Pendidikan Menurut Etimologi

Secara historis, para filsuf telah, sejak zaman kuno, memberikan pandangan mereka tentang pendidikan. Socrates (470-399 SM) adalah salah satu yang pertama melakukannya. Socrates lebih suka menggambarkan pendidikan dengan membandingkannya dengan profesi ibunya.

Pendidikan adalah kebidanan. Seorang guru, seperti bidan, hanya membantu ibu melahirkan. Guru bukan ibu. Begitu juga, murid itu sendiri “memahami” ide, dan guru hanya membantu.

Tetapi seorang guru tidak seperti seorang seniman yang mengukir sebongkah batu sepenuhnya sendirian, meninggalkan batu itu secara pasif. Siswa itu tidak pasif, seperti batu, jadi guru tidak bisa dibandingkan dengan pematung.

Gagasan ini diulang oleh Aquinas (1225-1274 M) yang, dalam menjawab pertanyaan terkenal: ‘Bisakah satu orang mengajar yang lain? ”Menjawab: ya, asalkan siswa melewati proses pemikiran yang serupa (analog) dengan itu gurunya.

Pemikir lain terbagi atas masalah apakah pikiran mengandung “ide bawaan” yang harus dibantu oleh guru untuk dibawa keluar, atau apakah pikiran itu adalah Batu Tulis kosong (“Tabula Rasa”) yang digunakan guru untuk menulis, sementara siswa tetap pasif . Atau, dengan kata lain (seperti yang dikatakan Socrates) apakah seorang guru adalah bidan atau pematung.

Kebenarannya ada di tengah: pendidikan adalah elemen internal (pikiran) dan elemen eksternal (data membentuk indera) dan keduanya memainkan bagian yang tak terpisahkan dalam pendidikan.

Fungsi Pendidikan

Pendidikan memiliki banyak sekali fungsi dan manfaat, di antaranya adalah :

  1. Pendidikan diperlukan untuk mempelajari keterampilan, nilai, dan kepercayaan.
  2. Manusia  dapat membawa perubahan yang diinginkan dan positif dalam perilaku melalui pendidikan.
  3. Pendidikan memainkan peran penting dalam mengembangkan kebiasaan masyarakat.
  4. Pendidikan menyediakan pelatihan dan sumber penghasilan bagi anak-anak muda.
  5. Melalui pendidikan, pemerintah dapat menciptakan kesadaran tentang kesehatan, lingkungan, ekonomi, pertanian, dan semua kebutuhan sosial negara.
  6. Pendidikan menciptakan dorongan pada orang untuk mengekspresikan pendapat mereka tentang masalah publik.
  7. Pendidikan meningkatkan standar hidup rakyat.
  8. Pendidikan membawa pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran bagi bangsa dan negara.
  9. Penghasilan per kapita, produktivitas individu dapat ditingkatkan melalui pendidikan.
  10. Perawatan diri dan pembentukan karakter juga dimungkinkan melalui pendidikan.
  11. Orang akan menjadi warga negara yang lebih sopan dan lebih baik melalui pendidikan.
  12. Pendidikan adalah senjata yang ampuh untuk mencapai tujuan dan sasaran yang diinginkan bangsa.
  13. Nilai-nilai moralitas, kesetaraan dan toleransi dapat berkembang di masyarakat dengan bantuan pendidikan.

Macam-Macam Pendidikan

Ada dua  macam jenis pendidikan yang ada di antaranya adalah :

1. Pendidikan formal

Pengertian pendidikan formal atau pembelajaran formal biasanya berlangsung di lingkungan sekolah, di mana seseorang dapat belajar keterampilan dasar, akademik, atau perdagangan. Pendidikan  formal dimulai di sekolah dasar dan berlanjut ke sekolah menengah.

Pendidikan pasca sekolah menengah (atau pendidikan tinggi) biasanya di sebuah perguruan tinggi atau universitas yang dapat memberikan gelar akademik. Tahap pendidikan jenis ini terkait dengan tahap atau spesifik yang  disediakan di bawah seperangkat aturan dan peraturan tertentu.

Pendidikan formal diberikan oleh guru berkualifikasi khusus yang mampu mengajar. Pendidikan formal juga memiliki disiplin yang ketat. Siswa dan guru sama-sama sadar akan fakta dan melibatkan diri dalam proses pendidikan.

Contoh Pendidikan Formal

  1. Belajar di kelas
  2. Grading / sertifikasi sekolah, perguruan tinggi, dan gelar universitas
  3. Pendidikan terencana dari berbagai mata pelajaran memiliki silabus yang tepat diperoleh dengan menghadiri institusi.

2. Pendidikan Informal

Pendidikan informal dapat berupa orang tua yang mengajar anak cara menyiapkan makanan atau naik sepeda. Orang juga bisa mendapatkan pendidikan informal dengan membaca banyak buku dari perpustakaan atau situs web pendidikan.

Pendidikan informal adalah ketika Anda tidak belajar di sekolah dan tidak menggunakan metode pembelajaran tertentu. Dalam jenis pendidikan ini, upaya sadar tidak dilibatkan. Pendidikan informal tidak direncanakan sebelumnya atau disengaja. Ini dapat dipelajari di beberapa pasar, hotel atau di rumah.

Tidak seperti pendidikan formal, pendidikan informal tidak diberikan oleh institusi seperti sekolah atau perguruan tinggi. Pendidikan informal tidak diberikan sesuai dengan jadwal tetap. Tidak ada kurikulum yang diperlukan. Pendidikan informal terdiri dari pengalaman dan benar-benar hidup dalam keluarga atau komunitas.

Contoh Pendidikan Informal

  1. Mengajar anak beberapa ilmu dasar seperti karakter numerik.
  2. Seseorang belajar bahasa ibunya
  3. Mengajari anak mandiri

Seperti itulah pengertian pendidikan dan berbagai manfaatnya untuk kehidupan. Semoga bermanfaat.

Cari Artikel di Sini