Pengertian Pantai adalah: Proses dan Jenis-Jenis Pantai

Rate this post

Definisi Umum Pantai

Pengertian pantai adalah bentuk geografis yang terdiri dari hamparan pasir dan biasanya terdapat di pesisir laut. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pantai mempunyai definisi sebagai tepi laut, pesisir, perbatasan daratan dengan laut atau massa air lainnya dan bagian yang dapat pengaruh dari air tersebut, daerah pasang surut di pantai antara pasang tertinggi dan surut terendah, ataupun landai.

Dari segi geografisnya, pantai merupakan suatu barisan sedimen atau endapan yang terlihat atau muncul mulai dari garis air terendah sampai dengan tebing atau sampai pada zona adanya tumbuhan permanen.

Proses Terbentuknya Pantai

Pantai menjadi batas antara daratan dan perairan, lebih tepatnya laut. Panjang garis pantai biasanya diukur mengelilingi seluruh pantai yang merupakan daerah teritorial dari suatu negara. Pantai dapat terjadi karena adanya gelombang yang menghantam tepian daratan tanpa henti sehingga mengalami proses pengikisan. Gelombang penghancur tepian daratan tersebut dikenal dengan nama gelombang destruktif yang juga berarti gelombang yang menghancurkan.

Jenis Pantai Berdasar Proses Terbentuknya

Berdasarkan proses pembentukan pantai, mengakibatkan tiga jenis pantai yang dikenal dengan jenis :

1. Pantai Spit

Pantai Spit merupakan jenis pantai yang salah satu ujungnya bersambungan langsung dengan daratan.

2. Pantai Baymouth

Pantai Baymouth merupakan sebuah bukit hasil endapan yang ada pada pantai yang memotong teluk dengan lautan secara langsung.

3. Pantai Tambolo

Sedangkan pantai Tombolo juga merupakan sebuah bukit endapan yang ada pada pantai yang menghubungkan sebuah pulau kecil di tengah laut dengan pulau utama yang lebih besar.

Jenis Pantai Berdasar Bentuk Geografis

Selain pantai berdasarkan proses pembentukannya yang dikenal dalam tiga jenis tersebut, pantai juga terbagi menjadi empat jenis berdasarkan bentuk geografisnya, yaitu :

1. Pantai Landai

Pantai ini permukaannya relatif datar, contohnya adalah pantai mangrove, pantai bukit pasir, pantai delta, dan pantai estuari.

2. Pantai Curam

Pantai ini bergunung-gunung karena adanya peretakan memanjang sejajar pantai yang terkikis ombak besar. Contohnya adalah pantai selatan pulau Jawa.

3. Pantai Bertebing (Flaise)

Pantai ini mempunyai sisi curam di muka tebing karena adanya pegunungan yang melintang tegak lurus terhadap pantai. Flaise terjadi karena adanya penimbunan hasil perusakan tebing di pantai itu sendiri yang disebabkan oleh abrasi atau erosi marine.

4. Pantai Karang

Terakhir adalah pantai karang yang terjadi jika di dasar laut di sepanjang pantai terdapat terumbu karang. Pantai ini banyak terdapat di daerah Pulau Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara. Pantai Karang sering dijadikan sebagai obyek wisata laut yang mempesona.

Cari Artikel di Sini



Leave a Comment

*

%d bloggers like this: