Definisi Umum Komunikasi Bisnis

Komunikasi bisnis adalah pertukaran informasi, gagasan, pendapat, dan juga instruksi yang bertujuan tertentu dan disajikan secara personal maupun impersonal melalui sebuah simbol maupun sinyal.

Menurut seorang ahli bernama Cutris, komunikasi bisnis adalah komunikasi yang terdapat dalam sebuah entitas bisnis dalam pertunjukannya untuk memecahkan masalah dan juga bahan pembuatan keputusan.

Tujuan Komunikasi Bisnis

Setidaknya ada tiga tujuan utama yang ingin dicapai dalam komunikasi bisnis, yaitu :

1. Memberi informasi (informing)

Memberikan informasi terkait dunia bisnis kepada orang lain. Dalam hal ini, tentunya setiap media mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing, maka dari itu anda harus pintar-pintar dalam memilih media mana yang paling tepat.

2. Memberi persuasi (persuasing)

Persuasi diberikan pada pihak lain agar apa yang disampaikan dapat dipahami dengan benar dan selaras. Persuasi menjadi penting dilakukan utamanya apda hubungan yang berkaitan dengan penegasan konfirmasi pesanan pelanggan agar kedua belah pihak tidak ada yang dirugikan.

3. Melakukan kolaborasi (collaborating)

Bekerjasama dengan pihak lain atau kolaborasi memudahkan seseorang dalam melakukan kerjasama di bidang bisnis karena mustahil jika bisnis dapat berjalan lancar tanpa adanya hubungan dengan pihak lain.

Unsur Komunikasi Bisnis

Terdapat enam unsur pokok dalam komunikasi bisnis, yaitu :

  1. Adanya tujuan.
  2. Adanya pertukaran yang melibatkan komunikator dan komunikan.
  3. Adanya informasi, gagasan, opini, dan juga instruksi yang berisikan pesan dengan bentuk beragam.
  4. Menggunakan saluran personal maupun impersonal.
  5. Menggunakan simbol maupun sinyal-sinyal tertentu yang dipahami oleh para pihak.
  6. Adanya pencapaian tujuan entitas bisnis atau organisasi.

Bentuk Dasar Komunikasi Bisnis

Dalam dunia bisnis, dikenal dua istilah komunikasi yang banyak digunakan, yaitu komunikasi verbal dan komunikasi non verbal. Komunikasi verbal adalah salah satu bentuk komunikasi yang disampaikan melalui tulisan dan tulisan.

Dalam komunikasi verbal diperlukan persiapan yang matang dalam hal berbicara dan menulis serta mendengarkan dan menulis. Sedangkan komunikasi non verbal adalah bentuk komunikasi yang paling mendasar meskipun sifatnya kurang terstruktur. Contoh komunikasi non verbal adalah dengan memahami ekspresi wajah, simbol, gerakan tubuh, sandi, warna, maupun intonasi antara para pihak.

Cari Artikel di Sini