Pengertian ideologi memang banyak menjadi perbincangan saat ini. apalagi ditambah dengan suasana politik di tiap negara yang berbeda-beda. Hal ini tentu banyak memiliki keterkaitan dengan ideologi yang dianutnya. Untuk itu, simak ulasan lengkap seputar ideologi di bawah ini.

Pengertian Ideologi Secara Umum

Arti ideologi secara umum merupakan ajaran atau ilmu tentang pengertian dasar. Sedangkan secara terminologi atau istilah, pengertian ideology adalah prinsip atau norma yang ada pada suatu masyarakat dan meliputi beberapa aspek termasuk sosial politik, ekonomi, budaya, dan hukum.

Definisi Umum Ideologi

Definisi ideologi adalah suatu konsep yang menarik untuk dibahas. Ideologi berasal dari kata idea dan logos. Idea merupakan gagasan, konsep, cita-cita, dan pengertian dasar sedangkan logos merupakan ilmu. Idea ini memiliki akar kata dari Yunani yaitu Ideos yang berarti bentuk atau Idein yang berarti melihat.

Pengertian Ideologi Menurut Etimologi

Banyak yang mempertanyakan Apa itu ideologi. Untuk menjawab pertanyaan ini, tentu perlu dibahas terlebih dahulu menurut asal katanya. Pertama kali, ideologi diperkenalkan oleh seorang filsuf Perancis yaitu Destutt de Tracy di tahun 1796.

Ideologi berasal dari bahasa Perancis. Ideologi merupakan gabungan dari 2 buah kata yaitu idea yang mengacu pada gagasan dan logia yang mengacu kepada logos. Adapun kata bahasa Yunani untuk menjelaskan Logika dan juga rasio. Destutt de Tracy menggunakan kata ini dalam pengertian etimologinya sebagai ilmu yang meliputi mengenai asal-usul maupun hakikat ide dan gagasan.

Selain itu untuk menjawab pertanyaan apa yang dimaksud ideologi maka perlu diketahui secara pasti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI dimana ideologi adalah sekumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup

Secara singkat arti ideologi adalah cara berpikir seseorang atau suatu golongan. Selain itu dapat juga dikatakan bahwa ideologi ini merupakan sebuah teori paham dan juga tujuan sosial dan politik.

Fungsi Ideologi

Fungsi Ideologi ini sangat penting karena ideology memiliki fungsi untuk melengkapi struktur kognitif manusia. Selain itu, ideology juga memiliki fungsi suatu panduan masyarakat untuk melakukan sesuatu. Dalam dunia politik, ideology juga memiliki fungsi untuk menjadi kekuatan pengendali saat terjadi konflik politik.

Dampak Ideologi pada masyarakat

Berdasarkan Pengertian ideology diatas, ideology juga bisa membantu masyarakat untuk memiliki keyakinan dan kepercayaan untuk melakukan sesuatu karena mereka memiliki dasar. Selain itu, ideology juga memiliki manfaat untuk mengatur hubungan suatu masyarakat satu dengan yang lainnya dengan sangat baik.

Ideologi juga mampu membantu masyarakat untuk melibatkan diri dalam berbagai sektor kehidupan disuatu masyarakat. Walaupun begitu, ideology juga bisa menyebabkan suatu pertempuran yang sudah banyak sekali contohnya. Seperti terjadinya pertentangan antara ideology marxisme dengan kapitalisme yang sampai sekarang masih saling menyerang satu sama lainnya.

Pengertian Ideologi Menurut Ahli

Beberapa  mengemukakan pendapatnya mengenai pengertian ideologi yaitu sebagai berikut:

1. Alfian

Pertama, dari Alfian mengatakan bahwa ideologi adalah suatu pandangan atau sistem nilai yang menyeluruh dan mendalam tentang bagaimana cara yang sebaiknya yaitu secara moral dianggap benar dan adil, mengatur tingkah laku bersama dalam berbagai segi kehidupan.

2. Moerdiono

Menurut Drs. Moerdiono di mana ideologi berarti system of ideasakan mensistematiskan pemikiran-pemikiran mengenai aspek kehidupan ini dan melengkapi hal tersebut dengan sarana sekaligus kebijakan. Disamping itu strategi menyesuaikan tujuan dimana keadaan realita dengan nilai-nilai dalam filsafat yang menjadi induknya.

3. Antoine

Selanjutnya, menurut Antoine Destutt de Tracy,  ideologi adalah studi terhadap ide ide atau pemikiran tertentu

4. Descartes

Menurut Descartes, ideologi adalah inti dari semua pemikiran manusia Menurut  Gunawan Setiardjo di mana ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan atau aqidah aqliyyah (akidah yang sampai melalui proses berpikir) melahirkan aturan-aturan dalam kehidupan

5. Rodee

Menurut C.C Rodee, ideologi adalah sekumpulan yang secara logis berkaitan dan mengidentifikasikan nilai-nilai yang memberi keabsahan bagi institusi dan pelakunya.

Macam-Macam Ideologi

1. Komunisme

Ideologi komunis merupakan salah satu ideologi yang cukup besar dan digunakan oleh beberapa negara di dunia. Pada awalnya, ajaran ini berasal dari tokoh Karl Max dan juga Friederich Engels dimana fokus utamanya ialah guna memperjuangkan hak semua kelas sosial yang ada dalam lapisan masyarakat, menjadi kelas sosial yang sama tanpa adanya perbedaan dari segi hak dan kewajiban warga negara.

Komunisme ini juga mempunyai nama lain yaitu marxisme maupun leninisme. Sebab, kedua tokoh inilah yang melahirkan ideologi komunisme.

Jika dilihat , maka ideologi komunis ini mempunyai kelebihan karena memperjuangkan hak-hak rakyat kecil.  Ideologi ini bertumbuh karena adanya pertentangan terhadap ideologi kapitalis dimana buruh dan tani tidak diapresiasi secara baik dan hanya dianggap sebagai salah satu faktor yang ada dalam produksi.

Sebab dari itu, pemikiran tersebut akhirnya membuat ketimpangan yang cukup besar antara buruh dan juga pengusaha. Beberapa negara yang masih menerapkan ideologi komunis hingga saat ini adalah Republik Rakyat Tiongkok, Kuba, Korea Utara, Laos dan Vietnam.

2. Kapitalisme

Idologi ini banyak digunakan oleh negara di dunia. sampai saat ini. Adapun inti dari ideologi ini adalah modal yang dikuasai oleh pihak swasta di mana negara tidak mempunyai kekuasaan dalam hal sistem ekonomi dan hanya berperan sebagai pengawas.

Otomatis para pengusaha ini mempunyai tujuan yang jelas yakni mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya dengan modal yang sekecil-kecilnya.  Tokoh yang sangat terkenal dengan ideologi kapitalis ini adalah Smith yang juga dikenal sebagai bapak ilmu ilmu ekonomi.

Paham ini berawal dari sebuah cara untuk menentang adanya paham merkantilisme di mana paham merkantilisme ini merupakan sumber modal utama yang meluapkan sumber modal lainnya istilah Invisible hand atau tangan yang tampak juga cukup terkenal.

Adam Smith mengemukakan dimana pasar bekerja selalu diarahkan sehingga tidak memerlukan adanya aturan pemerintah dengan segala jenis campur tangannya. Kelebihan dari ideologi kapitalis ini adalah dapat meningkatkan perekonomian. Meskipun demikian ideologi ini juga banyak ditentang karena menekan rakyat kecil. Adapun negara yang menerapkan ideologi kapitalisme ini adalah Inggris, Amerika Serikat, Jerman, Prancis, dan Belanda.

3. Anarkisme

Selanjutnya ideologi yang pernah ada di dunia ini adalah anarkisme yang merupakan sebuah tatanan politik yang menganjurkan tidak perlu adanya negara dan merupakan sebuah tindakan sukarela untuk mengatur dirinya sendiri. Tetapi ada beberapa orang yang membuat definisi bahwa anarkisme ini sebagai suatu tatanan tanpa adanya tingkatan di dalamnya sehingga semuanya dianggap sama.

Kelebihan dari ideologi ini adalah kebebasan menyampaikan pendapat oleh setiap orang. Tetapi di samping itu, anarkisme ini banyak ditentang karena menggunakan tindak kekerasan untuk menyampaikan pendapat. Negara penganut ideologi ini adalah Afghanistan, Irak, Somalia dan Rusia.

4. Liberalisme

Paham ini cukup terkenal dengan paham paham yang lainnya. Menurut arti katanya sendiri, liberal yaitu bebas percaya bahwa untuk menciptakan tatanan dunia yang maju dan bagus harus didasarkan kepada kebebasan baik itu kebebasan dalam berpolitik maupun beragama.

Hal inilah yang sering menjadi pemicu terjadinya tawuran. Dalam paham liberalisme ini terdapat tiga nilai pokok yaitu property, live, dan liberty. Adapun kelebihan dari ideologi liberal ini adalah kebebasan yang didapatkan oleh masing-masing individu tanpa memperhatikan hierarki.

Negara-negara penganut ideologi ini diantaranya Amerika Serikat, Argentina, Bolivia, Brazil, Cili, Cuba, Kolombia, Ekuador, Honduras, Kanada, Meksiko, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Uruguay, Venezuela Aruba, Bahamas, Republik Dominika, Greenland, Grenada, Kosta Rika, Puerto Rico Suriname.

5. Sosialisme

Ideologi yang satu ini memiliki kesamaan dengan konsepnya yaitu komunisme pada dasar dan prinsip yang mengutamakan kepemilikan segala sesuatu secara bersama dan tidak ada yang namanya kepemilikan secara individu. Istilah ini muncul pada abad ke-19 tepatnya di negara Perancis dan kemudian pengaruhnya menyebar ke berbagai penjuru dunia tokoh dari ideologi ini adalah Karl Marx.

Jika dibahas mengenai kelebihannya maka ideologi sosialisme ini mempunyai kelebihan dari hal tidak adanya berikan satu pihak sehingga semua pihak bisa menikmati hasil dari suatu usaha besar. Beberapa negara penganut ideologi ini seperti Korea Utara, Vietnam, Kuba, Suriah, dan Mongolia.

6. Konservatisme

Ideologi konservatisme memusatkan pada nilai-nilai ajaran yang bersifat tradisional atau kuno dan menentang keras adanya modernisasi dan juga globalisasi. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan nilai pada tiap negara paham konservatisme sendiri berbeda dan disesuaikan dengan budaya masing-masing.

Pada awalnya perkembangan ideologi ini tidak begitu terkenal, hingga akhirnya tercetus Revolusi Perancis. Berapa negara yang sampai saat ini masih menganut paham ini ialah negara-negara di Eropa yang pada umumnya didukung para pekerja pasar dan juga pengusaha pejabat. Kelebihan dari ideologi konservatisme ini ialah bisa mempertahankan nilai-nilai yang ada dalam budaya leluhur sehingga tidak terancam oleh kemajuan zaman.

7. Nazisme

Berikutnya ada ideologi nazisme di mana nazisme merupakan singkatan dari nasional sosialis. Ideologi ini berasal dari negara Jerman dan tokoh yang sangat terkenal adalah Adolf Hitler.

Paham ini bukanlah paham baru melainkan telah dikombinasikan dari berbagai jenis paham seperti anti Yahudi.  Jika dibahas mengenai kelebihan dari ideologi ini mungkin terdapat pada ketegasan dalam menetapkan sebuah aturan sehingga mendisiplinkan banyak orang. Saat ini, sudah tidak ada lagi negara yang menganut ideologi ini.

8. Nasionalisme

Nasionalisme, merupakan sebuah ideologi kedaulatan negara yang menjadi hal mutlak di mana untuk mencapai hal tersebut semua orang harus melakukan kerjasama dengan orang orang yang mempunyai tujuan menjaga kepentingan yang sama.

Keberadaan negara sangat penting di dalam paham nasionalisme ini karena dijaga ketat baik itu keamanan secara eksternal maupun internal. Kelebihan paham nasionalisme ini adalah meningkatkan kecintaan setiap warga negara terhadap tanah airnya sehingga rela berjuang hingga titik darah penghabisan untuk mempertahankan tanah air.

9. Fasisme

Ideologi fasisme ini merupakan salah satu ideologi yang cukup keras karena ingin mengatur segala aspek mulai dari ekonomi budaya politik dan hal-hal lainnya pada sebuah negara. Paham ini berusaha membentuk partai tunggal dalam sebuah negara yang nantinya akan mengatur bagaimana negara itu berjalan.

Penganut paham ini percaya bahwa pemimpin tunggal kuat dan otoriter akan menciptakan kedaulatan dan kesejahteraan. Kelebihan dari ideologi ini adalah pemerintahan yang disiplin dan dipegang oleh ahlinya pengambilan keputusan yang bisa dilakukan secara cepat pengawasan yang ketat dan rasa kesatuan nasional yang tinggi. Negara penganut ideologi ini adalah Italia dan Jerman.

10. Demokrasi

Demokrasi, ideologi ini menyatakan bahwa kekuasaan berada ditangan rakyat. Dalam pelaksanaannya, demokrasi mempunyai slogan kuat yaitu dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

Pemikiran ini menyatakan bahwa kekuasaan tertinggi berada ditangan rakyat yang memiliki Dewan Perwakilan Rakyat kenyataannya terdapat lembaga seperti eksekutif, yudikatif, dan juga legislatif untuk menjadi perantara suara rakyat. Adapun negara-negara yang menerapkan ideologi ini adalah Venezuela, Belgia, Australia, Selandia Baru, Swedia, Israel, Norwegia, Inggris dan Denmark.

Demikianlah informasi mengenai pengertian ideologi secara lengkap, mulai dari pengertian menurut ahli, fungsinya, jenis-jenis, macam-macamnya serta dampaknya terhadap masyarakat. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan.

Cari Artikel di Sini