Apa yang dimaksud HAM (Hak Asasi Manusia)? Sebagian besar dari kita tentu sudah tidak asing dengan istilah HAM. Secara umum HAM sendiri diartikan sebagai sebuah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia sejak masih berada di kandungan.Setelah lahir ke dunia HAM mulai berlaku secara universal dan juga diakui oleh semua orang. Makna HAM atau hak asasi manusia memiliki makna yang sangatlah luas.

Seperti yang diketahui kata ‘Hak” diartikan sebagai kekuasaan atau kepemilikan atas sesuatu. Sedangkan untuk kata “Asasi” merupakan sebuah kata yang memiliki arti sebuah hal yang utama dan mendasar.

Berdasarkan pengertian diatas dapat diartikan bahwa Hak Asasi Manusia merupakan sebuah hal yang mendasar dan utama yang dimiliki oleh manusia. Sekarang ini pada praktiknya ada banyak sekali pelanggaran yang berkaitan dengan Hak Asasi Manusia. Bukan hanya di Indonesia saja, pelanggaran tentang Hak Asasi Manusia ini ternyata banyak terjadi diberbagai penjuru dunia.

Definisi HAM Secara Umum

HAM atau yang dikenal dengan hak asasi manusia memiliki arti yang sangat penting, bahkan sejak manusia itu masih dalam kandungan dia telah memiliki HAM. Ditinjau dari bahasa hak memiliki arti kekuasaan dalam melakukan sesuatu atau kepunyaan, sedangkan asasi berarti hal utama, dasar.

Secara definisi, pengertian HAM ialah hak hak yang telah dimiliki oleh seseorang sejak masih dalam kandungan. Hak asasi manusia ini dapat berlaku secara universal, serta tertuang dalam Undang Undang negara kita. Mari kita dalami lagi seperti apa HAM. berikut ulasan lengkapnya tentang definisi Ham dan beberapa hal lain yang berkaitan dengan HAM.

Pengertian HAM Menurut Ahli

Untuk mengetahui lebih jauh tentang pengertian dari Hak Asasi Manusia, ada baiknya kita memahami beberapa pengertian HAM menurut para ahli. Seperti yang diketahui sekarang ini banyak orang yang mendengar tentang istilah HAM namun tidak bisa menjelaskan pengertian HAM itu sendiri. Oleh karena agar tidak salah mendefinisikan, simak beberapa pendapat dari para ahli berkaitan dengan makna dari hak asasi manusia.

1. Jan Materson

Seperti yang diketahui Jan Materson merupakan salah satu tokoh yang cukup terkenal yang berasal dari Komisi HAM PBB. Beliau menegaskan bahwa hak asasi manusia merupakan hak-hak yang ada pada setiap manusia yang mana tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia.

2. John Locke

Menurut John Locke hak asasi merupakan sebuah hak diberikan oleh Tuhan kepada manusia yang mana bersifat kodrati. Maksudnya bahwa hak yang dimiliki manusiatersebut menurut kodratnya tidak dapat dipisahkan sehingga sifatnya sangatlah suci.

3. Menurut A.J.Milne

Arti HAM adalah hak yang dimiliki oleh semua umat manusia sepanjang masa dan juga disegala tempat karena keutamaan keberadaannya sebagai manusia. Hal tersebut dapat diartikan bahwa HAM menempel didiri manusia tersebut.

4. de Rover

Selanjutnya arti hak asasi manusia menurut C. de Rover yang mengartikan bahwa HAM adalah sebuah hak hukum yang dimiliki oleh setiap orang sebagai manusia. Hak yang dimiliki manusia tersebut bersifat universal dan dimiliki oleh semua kalangan, kaya maupun miskin, laki-laki ataupun perempuan.

5. Haar Tilar

Menurut Haar Tilar HAM merupakan sebuah hak yang melekat pada setiap insan, yang apabila insan tersebut tidak memiliki hak maka insan tersebut bisa bertahan hidup seperti manusia. Hal asasi tersebut diperoleh ketika manusia tersebut dilahirkan di dunia.

6. UU No 39 Tahun 1999

Menurut Undang-undang HAM merupakanseperangkat hak yang melekat pada diri manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Hak yang melekat tersebut merupakan anugerah yang wajib untuk dilindungi dan dihargai oleh manusia.

Sejarah HAM

Sejarah singkat tentang HAM berawal dari manusia yang berpegang dari hukum alam atau natural law yang mana yang kuat pasti akan bertahan. Sehingga hal tersebut membuat manusia dapat ditindas semena-mena.

Terbentuknya ide HAM ini sendiri tidak terlepas dari kontribusi pemikiran dari para ahli yang sudah disebutkan sebelumnya. Kemudian seorang ahli yang berasal dari Belanda yakni bernama Grotius mengembangkan teori kodrati yang menjadi awal mula gagasan yang berkaitan dengan HAM.

Pada tahun 1215 akhirnya lahirlah Magna Charta yang mana membentuk kekuasaan monarki menjadi terbatas. Hukum tersebut pun tidak hanya ditujukan pada rakyat saja tetapi juga para penguasa yang terdapat di Inggris.

Selanjutnya babak baru perkembangan HAM secara internasional terjadi selesaiperang dunia kedua selesai. Saat itu sudah terbentuk perserikatan bangsa-bangsa atau biasa dikenal dengan nama PBB sebagai organisasi yang memberikan pengaruh besar dalam perkembangan HAM. Hingga akhirnya pada tahun 1966 muncullah perjanjian Internasional yang mengatur terkait pengawasan dan perlindungan HAM, ekonomi, sosial dan budaya.

Ciri-Ciri Khusus HAM

Hak asasi manusia ini memiliki ciri khusus dibandingkan dengan hak hak lainnya. Adapun ciri khusus HAM adalah sebagai berikut.

  1. HAM tidak dapat dicabut, tidak dapat dihilangkan serta tidak dapat diserahkan oleh siapapun.
  2. Semua orang sejak dalam kandungan berhak mendapatkan semua hak, baik itu hak sipil, ekonomi, budaya, sosial, dan politik, karena itu HAM tidak dapat dibagi.
  3. HAM adalah hak asasi manusia yang sudah ada saat manusia masih dalam kandungan hingga menutup mata, sehingga HAM memiliki sifat yang kekal atau hakiki.
  4. Seperti yang telah disebutkan di awal dari pengertian HAM tadi, HAM bersifat universal. Artinya semua orang tanpa memandang status, jabatan, suku, warna kulit, jenis kelamin atau perbedaan lainnya, di mata HAM adalah sama.

Tujuan HAM

Seperti yang diketahui bahwa hak asasi manusia memiliki beberapa tujuan khusus jia dibandingkan dengan hak-hak lainnya. Apa saja itu? Adapun tujuan utama dari adanya Ham yaitu diantaranya

  1. Melindungi manusia dari kekerasan dan kesewenang-wenangan dari pihak yang berkuasa.
  2. Mengembangkan rasa saling menghargai dan juga toleransi antar manusia.
  3. Mendorong tindakan yang dilandasi dengan kesadaran dan juga tanggung jawab untuk menjamin bahwa tidak melanggar hak-hak orang lain.

Macam-Macam HAM

HAM selain memiliki ciri khusus juga terbagi menjadi 6 macam, macam macam HAM ini perlu diketahui setiap manusia. Sehingga kita dapat mengetahui pelanggaran pelanggaran HAM. Mulai dari Hak Asasi Pribadi, Hak Asasi Politik, Hak Asasi Hukum, Hak Asasi Ekonomi, Hak asasi Peradilan dan yang terakhir adalah Hak Asasi Sosial Budaya. Apabila terjadi pelanggaran dari berbagai macam HAM tersebut maka pelanggar akan berurusan langsung dengan hukum.

Selesai sudah ulasan kita mengenai pengertian HAM serta ciri khusus yang dimilikinya beserta macam macam HAM. Dengan mengenal dan memahaminya, kini anda akan semakin paham dan ketika anda menemukan sebuah pelanggaran HAM, maka anda dapat melaporkan kepada pihak berwajib. Sebab pelanggaran HAM berkaitan langsung dengan hukum.Untuk lebih jelasnya berikut akan dijabarkan 6 macam hak asasi manusia yang perlu diketahui.

1. Personal Rights ( Hak Asasi Pribadi)

Sesuai dengan namanya, hak asasi yang pertama ini berkaitan dengan kehidupan pribadi setiap individu/personal. Contoh dari hak asasi jenis ini seperti kebebasan untuk bergerak, bepergian, dan berpindah keberbagai tempat. Selain itu jug kebebasan dalam menyampaikan pendapatan dan berkumpul dalam sebuah organisasi serta kebebasan dalam memilih, memeluk dan menjalankan agama.

2. Political Rights (Hak Asasi Politik)

Hak asasi yang kedua ini berkaitan dengan kehidupan politik seseorang. Beberapa contoh hak asasi politik ini seperti hak untuk memilih dan dipilih dalam sebuah pemilihan. Selain itu hak dalam keikutsertaan dalam kegiatan pemerintah dan juga hak dalam pembuatan usulan atau petisi.

3. Property Rights ( Hak Asasi Ekonomi)

Sesuai dengan namanya, hak ini berkaitan dengan hak masing-masing individu dalam kegiatan perekonomian. Beberapa contoh hak –hak asasi ekonomi diantaranya; memiliki kebebasan dalam kegiatan jual beli dan kebebasan dalam memiliki sesuatu.

4. Legal Equality Rights (Hak Asasi Hukum)

Maksud dari hak ini adalah hak untuk mendapatkan kedudukan yang sama baik dalam hukum maupun dalam pemerintahan. Salah satu contoh dari hak asasi hukum yaitu hak untuk mendapatkan perlindungan dan pelayanan hukum.

5. Procedural Rights (Hak Asasi Peradilan)

Hak asasi peradilan merupakan sebuah hak untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam tata cara peradilan. Salah satu penerapan hak asasi manusia ini yaitu hak untuk mendapatkan pembelaan secara hukum.

6. Social Cultural Rights (Hak Asasi Sosial Budaya)

Satu lagi yaitu hak asasi sosial budaya yang mana berkaitan dengan kehidupanbermasyarakat. Salah satu contoh dari hak asasi budaya ini yaitu hak untuk menentukan, memilih dan mendapatkan pendidikan.

Undang-Undang HAM

Bicara tentang definisi dari HAM kurang lengkap rasanya jika tidak membahas tentang undang-undang yang berkaitan dengan hal tersebut. Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 yang mengatur hal tersebut adalah pasal28A sampai 28J. Untuk lebih jelas, berikut ulasan lengkapnya.

  1. Pasal 28A tentang Hak Hidup
  2. Pasal 28 B tentang Hak Berkeluarga
  3. Pasal 28C tentang Hak Memperoleh Pendidikan
  4. Pasal 28D tentang Kepastian Hukum
  5. Pasal 28E tentang Kebebasan Beragama
  6. Pasal 28F tentang Telekomunikasi dan Informasi
  7. Pasal 28G tentang Hak Perlindungan Diri
  8. Pasal 28H tentang Kesejahteraan dan Jaminan Sosial
  9. Pasal 28I tentang Hak Basiz Asasi Manusia
  10. Pasal 28J tentang Penghormatan HAM

Contoh Pelanggaran HAM

Meski pengertian Ham sudah dijelaskan dan diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945, namun kenyataannya pelanggaran HAM masih banyak terjadi. Dalam perjalanan sejarah di masa lalu terdapat banyak sekali pelanggaran yang terjadi hampir seluruh pelosok nusantara. Berikut ini akan disajikan beberapa contoh pelanggaran Ham yang pernah terjadi di Indonesia.

  1. Pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib tahun 2004
  2. Tragedi Trisakti tahun 1998
  3. Peristiwa Santa Cruz tahun 1991
  4. Pembunuhan aktivis buruh wanita Marsinah tahun 1993.
  5. Penganiayaan wartawan bernama Udin tahun 1996
  6. Peristiwa Tanjung Priok tahun 1984 dan lain sebagainya.

Nah itulah beberapa contoh pelanggaran yang pernah terjadi di Indonesia. Sebenarnya masih banyak kasus pelanggaran HAM(Hak Asasi Manusia) yang terjadi di Indonesia. Demikian sedikit ulasan terkait dengan hak asasi manusia mulai dari pengertian umum hingga contoh-contoh pelanggaran yang berkaitan dengan HAM. Semoga bermanfaat!

Cari Artikel di Sini