Pengertian filsafat adalah suatu pemahaman manusia tentang suatu kebenaran. Biasanya filsafat berupa penjelasan – penjelasan atas semua yang terjadi di dunia.

Pengertian Filsafat Secara Umum

Pengertian filsafat secara umum ialah suatu bidang studi yang mempelajari mengenai peristiwa pada kehidupan dan berbagai pemikiran manusia yang dijabarkan kedalam konsep dasar. Ilmu filsafat tidak dipelajari dengan melakukan suatu percobaan, akan tetapi dengan penyampaian masalah secara utuh.

Seseorang yang belajar ilmu filsafat dituntut untuk mampu memberikan solusi dan argumentasi mengenai sebuah masalah. Ilmu filsafat ini memerlukan sebuah logika bahasa dan logika berpikir yang rasional.

Sebuah ilmu filsafat adalah ilmu yang mengandalkan logika dalam berfikir. Hal ini menyebabkan filsafat menjadi ilmu yang berciri eksak, tetapi tetap ada nuansa spekulasi, dan rasa keraguan di dalamnya. Dengan keadaan ilmu filsafat yang terkesan unik tersebut, maka banyak orang yang yang tertarik untuk mempelajari bidang studi yang satu ini.

Pengertian Filsafat Menurut Ahli

Inilah beberapa pengertian filsafat menurut ahli:

1. Cicero

Definisi filsafat merupakan ibu dari segala bidang seni (mother all of the art). Jadi filsafat ini yang mendasari atas semua jenis seni yang ada.

2. Aristoteles

Arti filsafat merupakan suatu kewajiban manusia untuk mengkaji sebab dan asas semua benda. Hasil dari kajian tersebut dijadikan sebagai ilmu pengetahuan yang dipelajari seluruh manusia.

3. Plato

Filsafat ialah pengetahuan dari segala pengetahuan. Dalam kata lain filsafat yaitu suatu pengetahuan yang bertujuan untuk mencapai kebenaran.

4. Al Farabi

Apa itu filsafat merupakan ilmu pengetahuan yang bertujuan untuk mengetahui hakikat sebenarnya.

5. Thomas Hobbes

Apa yang dimaksud filsafat ialah ilmu pengetahuan yang memaparkan sebab akibat / hasil dari sebab tersebut.

Pengertian Filsafat Menurut Etimologi

Pengertian filsafat menurut etimologi berasal dari bahasa latin yaitu “philosophia”. Kata tersebut berasal dari kata philos yang berarti teman / sahabat dan shopia yang artinya kebijaksanaan.

Berdasarkan etimologi tersebut, filsafat dapat diartikan dengan rasa cinta akan kebijaksanaan atas kebenaran.

Ciri-ciri Filsafat

Menurut Clarence I Lewis, ciri-ciri filsafat sebagai berikut ini :

1. Bersifat umum dan universal

Pengetahuan akan filsafat bukan mengaji akan objek – objek khusus. Melainkan tentang semua konsep yang yang bersifat umum.

2. Bersifat spekulatif / tidak factual

Semua ilmu filsafat hanya berupa dugaan – dugaan semata. Dugaan tersebut didasari atas logika tanpa adanya bukti yang kuat. Dapat diartikan pula dengan hal – hal yang melampaui batas dari pengetahuan ilmiah.

3. Bersangkutan dengan nilai

Pada dasarnya filsafat merupakan usaha – usaha dalam mencari pengetahuan yang berupa fakta. Pengetahuan tersebut disebut dengan nilai.

Sehingga dalam falsafah terdapat beberapa nilai antara baik dan buruk, susila dan asusila. Nilai tersebut dipertahankan secara turun temurun.

4. Berkaitan dengan arti

Dalam falsafah terdapat nilai – nilai yang berkaitan dengan arti / penuh dengan makna – makna kehidupan. Para filosuf harus menggunakan kalimat logis serta bahasa tepat dalam memaparkan gagasannya. Tujuannya untuk menghindari celah – celah kecil yang dapat menghancurkan gagasan tersebut.

5. Implikatif

Pengetahuan filsafat diharapkan dapat menciptakan pemikiran – pemikiran baru. Supaya dapat memperoleh kebenaran yang lebih mutlak.

6. Bersifat dinamis

Pengetahuan falsafah selalu berubah – ubah dari waktu ke waktu. Sebab ada suatu tindakan yang bersifat kontra atas filsafat yang ada. Serta filsafat yang pernah ada pun dibongkar hingga mendapat fakta – fakta baru.

Sejarah Filsafat

Sejarah filsafat bermula dari peradaban Yunani kuno pada abad ke 6 SM. Pada masa tersebut muncul beberapa tokoh filosuf seperti Phytagoras, Thales, Anaximandros, Anaximanes dan lain – lain. Tokoh-Tokoh tersebut merupakan filosuf generasi pertama yang menjadi cikal bakal filsafat – filsafat Yunani kuno.

Hasil dari pemikiran para filosuf generasi pertama telah berhasil menciptakan kebudayaan Yunani kuno. Mulai dari tulisan, mitologi dewa, dan lain – lain. Dari filosuf generasi pertama, munculah filosuf – filosuf baru yang memperluas kajian dari pemikiran filosuf generasi pertama.

Tujuan Filsafat

Tujuan filsafat telah dijelaskan secara rinci oleh Plato. Menurut Plato tujuan utama dari filsafat yaitu mencapai kebenaran.

Kebenaran dari filsafat sangat dinamis dan dapat dirombak serta disempurnakan. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan kebenaran dari ajaran agama yang bersifat mutlak.

Ilmu tentang filsafat pun juga tidak bersifat memaksa untuk mempercayai sepenuhnya. Tetapi diharapkan untuk berpikir secara kritis. Sehingga menghasilkan ilmu filsafat – filsafat baru.

Cabang Filsafat

Pada awalnya cabang filsafat mencangkup 3 dimensi. Dimensi pertama adalah logika. Dimensi tersebut untuk memahami antara hal yang benar dan salah. Untuk dimensi kedua adalah etika. Etika mempelajari tentang hal yang dapat dikategorikan baik dan buruk.

Sedangkan dimensi ketiga adalah estetika. Dalam estetika adalah pemahaman antara keindahan dan kejelekan. Dari ketiga dimensi tersebut, muncul 2 dimensi baru yaitu metafisika dan politik. Dimensi metafisika memahami tentang seluruh dunia nyata dan dunia bawah sadar. Sedangkan untuk politik adalah pemahaman tentang organisasi / kepemerintahan.

Kemudian, cabang dari filsafat pun meluas hingga menjadi 10 cabang. Yaitu epistimologi / ilmu pengetahuan / science, etika / moral, estetika / seni, metafisika, politik, matematika, sejarah, hukum, agama dan pendidikan.

Tokoh-Tokoh Ilmu Filsafat

Pengertian filsafat pada umumnya adalah sebuah bidang studi yang mengandalkan logika dalam pemecahan setiap masalah. Dari cabang ilmu yang satu ini telah melahirkan berbagai tokoh filsafat dunia yang terkenal. Misal filosuf yang terkenal adalah Ibnu Sinai.

Ia adalah salah satu filsafat muslim yang sangat terkenal. Ibnu Sinai lahir zaman kekhalifahan Abbasiyah. Selain terkenal sebagai seorang ilmuwan muslim yang ahli di bidang kedokteran, tokoh yang satu ini juga ahli dalam bidang ilmu filsafat. Dengan keahlian di dua disiplin ilmu ini, maka nama Ibnu Sinai sangat terkenal di dunia filsafat dan kedokteran.

Selain Ibnu Sinai, masih banyak lagi filosuf yang terkenal. Seperti ahli filsafat alam dari Negara Yunani yang satu ini. Tokoh tersebut bernama Tahles. Thales ini merupakan orang yang pertama kali melakukan pemikiran menggunakan cara filsafat. Seorang Thales mengemukakan pemikiran bahwa semua kehidupan di dunia ini bermula dari air.

Prospek Kerja Jurusan Filsafat

Ilmu filsafat mempunyai beberapa cabang ilmu. Semua cabang ilmu dalam falsafah juga merupakan ilmu – ilmu yang terdapat di seluruh jenjang pendidikan. Karena itulah filsafat mendapat julukan sebagai ibu dari segala bidang pengetahuan.

Dengan cabang ilmu yang luas, prospek kerja jurusan filsafat pun juga sangat luas. Almamater filsafat dapat bekerja di berbagai macam bidang. Seperti konsultan, pemasaran, pendidikan, wartawan, psikologi, pemerintahan, ulama / pendeta / pastor / tokoh agama, medis dan lain – lain.

Itulah penjelasan lengkap mengenai pengertian filsafat. Filsafat memang hanya merupakan suatu pemikiran individu. Namun dapat mengubah dunia dari pemikiran tersebut.

Cari Artikel di Sini