Pengertian Ekspresi, dan Acuannya

Pengertian ekspresi adalah sifat ungkapan dari berbagai macam kombinasi dari bahasa tubuh. Ekspresi dapat ditemukan dalam keadaan tidur, makan, senang, sedih, jahat, cinta, nakal, dan lain sebagainya. Semua keadaan tersebut tentunya familiar dengan diri anda dan sudah pernah anda alami. Ekspresi biasanya berkaitan dengan mimik wajah, tutur bahasa, atau ungkapan lainnya yang mengisyaratkan adanya respon terhadap sebuah aksi atau kejadian. Misalkan, seseorang mendapat kabar duka, maka biasanya orang tersebut akan menunjukkan wajah sedih dan mengekspresikannya dengan menangis.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, ekspresi adalah proses menyatakan atau mengungkapkan maksud baik itu perasaan, gagasan, dan lain sebagainya yang dilakukan oleh seseroang. Ekspresi dapat terjadi saat seseorang bersinggungan dengan keadaan perasaan tertentu dan memberikan reaksi terhadapnya. Terdapat faktor kausal dalam diri masing-masing indiviu sehingga individu tersebut berperilaku mengeluarkan sebuah ekspresi.

ACUAN EKPRESI

Ekspresi sebenarnya dapat mengacu pada beberapa hal, yaitu :

  1. Wajah yang dapat dilihat dari muka, yaitu suatu bagian depan dari kepala seseorang.
  2. Ekspresi wajah, yaitu salah satu bentuk komunikasi verbal untuk menunjukkan adanya keadaan emosi dari seseorang kepada orang lain yang mengamatinya.
  3. Ekspresi dalam matematika, yaitu suatu kombinasi tertentu dari simbol-simbol dalam ilmu matematika yang tersususn baik menurut suatu kaidah tertentu yang bergantung pada tiap konteksnya.
  4. Ekspresi gen, merupakan rangkaian proses penerjemahan informasi genetik menjadi sebuah protein.

EKSPRESI DALAM SENI

Ekspresi selain dikenal dalam hal-hal yang telah disebutkan diatas, juga berkaitan dengan seni. Ekspresi dalam seni juga berkaitan dengan perasaan karena perasaanlah yang memunculkan ekspresi sehingga perasaan akan mempengaruhi nilai seni. Tidak semua bentuk ekspresi dapat disebut sebagai ekspresi dalam seni.

Sebuah ekspresi dalam seni merupakan wujud ekspresi yang ditempatkan dalam koridor seni dan mempunyai suatu proses tertentu yang berbentuk hierarki dalam pencapaiannya. Seorang seniman tentunya tidak akan langsung spontan mewujudkan karyanya saat dilanda perasaan kalut dan gelisah. Perasaan yang dialaminya tersebut tentunya harus ditangguhkan terlebih dulu atau dijadikan objek sehingga menjadi sebuah memori dan kenangan. Setelah itu barulah diolah menjadi objek karya seni yang real.

KARYA SENI BERDASARKAN EKPRESI

Karya seni yang lahir melalui proses sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya tentu akan menghasilkan nilai ekspresi yang lebih universal dimana orang lain dapat ikut merasakannya sebagaimana telah dialami sebelumnya oleh sang seniman. Dapat disimpulkan bahwa ekspresi dalam seni merupakan ekspresi yang terdapat dalam sebuah karya seni yang mengandung nilai perasaan tertentu yang sifatnya universal sehingga orang lain dapat ikut menangkap dan merasakan nilai-nilai ekpresi perasaan dari sebuah karya seni tersebut.

Cari Artikel di Sini



Leave a Comment

*

%d bloggers like this: