Apa itu ekosistem? Sebagian dari kita tentu sudah tidak asing dengan istilah “ekosistem” karena sudah kita pelajari sejak dibangku SD. Seperti yang diketahui ekosistem merupakan suatu sistem ekologi yang mana terbentuk karena adanya hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan disekitarnya.

Selain itu arti ekosistem juga diartikan sebagai gabungan dari tiap-tiapunit biosistem yang saling terjadi hubungan timbal balik yang membuat siklus materi organisme terjadi bersamaan dengan an-organisme.

Sehingga dengan kata lain, definisi ekosistem adalah suatu kesatuan yang utuh antara lingkungan dengan makhluk hidup yang saling mempengaruhi. Untuk mengetahui definisi ekosistem lebih jauh beserta komponen dan macam-macamnya. Simak ulasan lebih lengkapnya dibawah ini.

Definisi Umum Ekosistem

Pengertian ekosistem adalah sebuah system ekologi yang dibentuk oleh hubungan saling timbal balik yang tidak bisa dipisahkan antara makhluk hidup dan lingkungannya.

Dalam pengertian lain, ekosistem adalah sebuah kesatuan menyeluruh yang dari berbagai unsure lingkungan yang saling mempengaruhi satu dengan yang lain. Interaksi antara organisme dengan lingkungan fisik tersebut akan menciptakan keseimbangan alam. Jika hubungan antara lingkungan dengan organism kurang baik tentu akan terjadi masalah yang mengindikasikan ketidakseimbangan ekosistem.

Sumber energy utama untuk ekosistem adalah matahari. Hal ini sudah jelas bahwa matahari adalah sumber energy bagi seluruh dunia. Hubungan interaksi timbal balik yang melibatkan organism dan juga lingkungan fisik akan membuat struktur biotic dan juga akan terbentuk siklus organism dan anorganisme.

Pengertian ekosistem yang sudah sangat jelas ini telah memberikan gambaran bagaimana hubungan antara lingkungan dan juga organism yang saling mempengaruhi. Anda bisa melihat contoh ekosistem yang ada dilingkungan anda.

Dalam sebuah ekosistem terdapat komunitas organism yang tumbuh dan berkembang bersama sama dan dipengaruhi oleh keadaan lingkungan.

Organism dapat berinteraksi dengan lingkungan fisik namun organism juga bisa mempengaruhi keadaan lingkungan fisik sehingga interaksi bisa berjalan dengan baik. hubungan semacam ini bisa anda lihat seperti ekosistem kolam.Lingkungan kolam yang berair tentu akan terdapat organism yang biasa hidup di air seperti ikan, berudu, katak, lumut, serangga air, siput, keong, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Dari kesemua anggota ekosistem tersebut akan saling berinteraksi secara tidak langsung namun saling memberi dampak. Pengertian sebuah ekosistem yang sederhana semacam ini akan membuat anda lebih paham mengenai hubungan lingkungan dengan organism.

Pengertian Ekosistem Menurut Para Ahli

Setelah membahas tentang definisi Ekosistem secara umum, akan lebih baiknya jika kita juga memahami definisi ekosistem yang diungkapan oleh para ahli. Nah berikut ini beberapa pengertian ekosistem menurut para ahli.

1. Woodbury

Menurut A.G Tansley pengertian ekosistem adalah sebuah tatanan kesatuan secara kompleks yang mana didalamnya terdapat habitat, tumbuhan dan juga binatang. Ketiga unsur tersebut menjadi satu unit kesatuan yang utug sehingga semuanya menjadi bagian mata rantai siklus materi dan aliran energi.

2. G Tansley

Ekosistem adalah suatu unit ekologi yang mana di dalamnya terdapat struktur dan juga fungsi. Strukturyang dimaksud di sini yakni berhubungan dengan keanekaragaman spesies atau species divertsity. Sedangkan fungsi yang dimaksud yakni berkaitan dengan siklus materi dan arus energi melalui komponen-komponen dari ekosistem.

3. Odum

Menurut Odum ekosistem adalah unit fungsional dasar dalam sebuah ekologi yang mana di dalamnya mencangkup organisme dan lingkungannya yang diantara keduanya saling berhubungan atau mempengaruhi.

4. UU Lingkungan Hidup Tahun 1997

Ekosistem merupakan tatanan kesatuan yang utuh dan menyeluruh antara seluruh unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi satu sama lainnya. Unsur lingkungan hidup yang yang dimaksud yakni unsur biotik dan juga abiotik.

5. Soemarwoto

Apa yang dimaksud ekosistem? Menurut Soemarwoto ekosistem merupakan suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Hubungan timbal balik yang terjadi terwujud dalam rantai makanan serta jaring makanan pada setiap prosesnya sehingga terjadi aliran energi dan siklus materi.

Komponen Ekosistem

Pada dasarnya sebuah ekosistem terbentuk karena adanya komponen-komponen biotik dan juga abiotik yang menjadi satu kesatuan. Jika dilihat dari definisi ekosistem yang sudah diungkapkan diatas maka diketahui komponen-komponennya sebagai berikut:

1. Komponen Biotik

Komponen biotik merupakan sebuah komponen yang hidup (organisme) di sebuah ekosistem dan juga mengatur ekosistem tertentu selain yang berkaitan dengan komponen abiotik. Komponen biotik sendiri terdiri dari beberapa macam, yaitu:

  • Produsen, merupakan makhluk hidup atau organisme yang memiliki kemampuan untuk memproduksi makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Beberapa makhluk hidup atau organisme yang masuk dalam kelompok produsen seperti, tumbuhan hijau, tumbuhan lain yang mempunyai klorofil dan lain sebagainya.
  • Konsumen,Sesuai dengan namanya komponen yang satu ini hanya bisa memakan berbagai bahan organik yang dihasilkan oleh organisme lainnya. Jadi dia tidak dapat membuat makanan untuk dirinya sendiri.
  • Pengurai, Organisme ini bertugas untuk menguraikan bahan organisme yang berasal dari organisme lainnya.
  • Penghancur, Organisme yang satu ini dapat menghancurkan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa-sisa organisme lainnya.

2. Komponen Abiotik

Merupakan komponen kimia dan fisik yang mana berperan sebagai medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan makhluk hidup atau organisme. Komponen abiotik juga terdiri dari beberapa macam yaitu

  • Suhu,merupakan sebuah proses biologi yang mempengaruhi suhu tubuh makhluk hidup atau organisme dalam suatu ekosistem. Misalnya mamalia dan juga unggas membutuhkan energi untuk mengatur suhu pada tubuhnya.
  • Air, merupakan salah satu komponen paling penting karena dibutuhkan oleh setiap organisme agar bisa bertahan hidup
  • Garam,tahukah Anda bahwa garam merupakan salah satu komponen kimia berpengaruh pada kesetimbangan air di dalam organisme melalui proses osmosis. Dengan adanya komponen abiotik ini organisme bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
  • Cahaya Matahari, seperti yang diketahui cahaya matahari merupakan salah satu komponen kimia yang mana organisme memerlukannya untuk fotosintesis.
  • Iklim, kondisi cuaca yang terjadi pada sebuah ekosistem dalam waktu yang cukup lama.
  • Tanah dan Batu,merupakan komponen fisik yang digunakan untuk tempat tinggal dan berkembang biaksuatu organisme tertentu.

Macam-Macam Ekosistem Beserta Contohnya

Secara umum dalam suatu ekosistem terdapat beberapa macam ekosistem, yaitu ekosistem alami dan juganon alami atau buatan manusia. Adapan penjelasan dari macam-macam ekosistem tersebut adalah sebagai berikut.

1. Ekosistem Darat

Ekosistem ini merupakan sebuah ekosistem yang mana pada lingkungan fisikekosistem lebih dominan berupa daratan dan juga kondisinya bisa dipengaruhi oleh iklim dan juga gangguan pada lingkungandari ekosistem tersebut. Contoh dari ekosistem darat bisa berupa hutan hujan tropis, padang rumput, sabana, gurun, hutan gugur, taiga dan lain sebagainya.

2. Ekosistem Alam

Ekosistem air merupakan sebuah ekosistem yang mana komponen abiotiknya di dominasi oleh air/perairan. Beberapa contoh ekosistem air seperti ekosistem air tawar, ekosistem air laut, ekosistem estuari, dan ekosistem terumbu karang.

3. Ekosistem Buatan

Merupakan suatu ekosistem yang terbentuk karena atau dari hasil campur tangan dari manusia untuk beberapa keperluan tertentu. Beberapa contoh ekosistem buatan diantaranya, bendungan, sawah irigasi, sawah tadah hujan, perkebunan kelapa sawit, ekosistem ruang angkasa dan lain sebagainya.

Adaptasi Organisme yang Hidup

Kondisi lingkungan yang baik dan mampu menyediakan sumber daya yang baik akan sangat mempengaruhi kehadiran dari species. Jika terdapat sebuah kolam dengan air yang mengandung asam tinggi atau mengandung belerang maka organism yang datang juga akan sangat sedikit karena kemungkinan hidup di dalamnya sangatlah kecil.

Berbeda halnya dengan kolam dengan sir jernih, ketika seekor katak bertelur di dalamnya maka akan mengundang organism lain seperti ular karena ketersediaan pangan yang ada di sana cukup baik. Pengertian dari ekosistem ini sudah sangat jelas bisa dipahami.

Pengertian ekosistem yang telah disebutkan juga menyangkut manusia sebagai salah satu organism yang ada dalam sebuah ekosistem.Seperti yang diketahui bahwa ada tiga cara adaptasi yang dilakukan oleh makhluk hidup terhadap lingkungannya. Apa saja itu? Berikut ulasannya

1. Adaptasi Morfologi

Merupakan penyesuaian bentuk dan juga struktur tubuh suatu makhluk hidup atau organisme terhadap lingkungannya. Contoh makhluk hidup yang mengembangkan adaptasi morfologi yaitu tumbuhan dan juga hewan.

2. Adaptasi Fisologi

Adaptasi fisiologi merupakan tipe adaptasi pada fungsi kerja alat-alat tubuh agar bisa menyesuaikan dengan keadaan lingkungannya. Salah satu contoh adaptasi ini yaitu saat udara dingin hewan yang berdarah panas akan lebih meningkatkan proses metabolisme sehingga suhu badannya tetap tinggi.

3. Adaptasi Tingkah Laku

Adaptasi yang satu ini berkaitan dengan aktivitas atau tingkah laku hewan yang ingin menyesuaikan dengan kondisi lingkungan untuk membantu bertahan hidup. Jenis adaptasi tingkah laku dapat berupa hasil belajar maupun naluri sejak lahir.

Nah demikian beberapa ulasan lengkap terkait pengertian ekosistem, macam-macam, komponen beserta contoh-contohnya. Agar ekosistem tetap terjaga, kita seharusnya menjaga kelestarian alam atau lingkungan disekitar kita.

Cara menjaga ekosistem sangatlah mudah yaitu jangan pernah merusak lingkungan dan pastikan untuk selalu menjaga kelestariannya dengan tidak membuang sampah sebarangan. Semoga bermanfaat!

Cari Artikel di Sini