Pengertian Debat merupakan kegiatan untuk menguji argumentasi yang dilakukan antar individu maupun kelompok. Meskipun sekilas seolah menciptakan permusuhan, tetapi kenyataannya debat bertujuan untuk mendapatkan atau mencari solusi dan kesimpulan terhadap suatu masalah.

Pengertian Debat Secara Umum

Apa Itu Debat? Istilah debat secara formal memiliki struktur dan tata tertib masing-masing. Ada berbagai tingkatan debat yang dapat Anda temui. Misalnya debat antar sekolah, debat pada suatu instansi, debat di kampus, hingga debat calon presiden dalam skala nasional.

Pengertian Debat Secara Umum adalah kegiatan mengadu argumentasi antara dua pihak atau lebih. Debat dapat bersifat perorangan maupun kelompok dimana didalamnya saling mendiskusikan, perbedaan yang diperdebatkan dan memutuskan suatu masalah yang dihadapi.

Pendapat lain mengungkapkan bahwa definisi debat adalah bentuk komunikasi dengan cara saling beradu argumentasi. Argumentasi ditujukan untuk menyampaikan ide secara logika dan bukti-bukti pendukung dari masing-masing pihak yang berdebat.

Pengertian Debat Menurut Ahli

Untuk lebih mengetahui mengenai Apa Yang Dimaksud Debat, Anda dapat menyimak beberapa pendapat menurut para ahli. Berikut ini beberapa Pengertian Debat Menurut Ahli:

1. Asidi Dipodjojo

Menurut Asidi, Debat Adalah proses komunikasi lisan yang dinyatakan dengan bahasa untuk memperkuat dan mempertahankan pendapatnya. Setiap pihak menyatakan alasan dan argumen dengan cara tertentu agar pihak lain dapat berpihak padanya.

2. Henry Guntur Tarigan (1984)

Menurut Henry, debat adalah kegiatan saling adu argumentasi antar pribadi maupun kelompok untuk menentukan baik tidaknya suatu usulan atau masalah tertentu yang didukung oleh pendukung dan disangkal oleh pihak penyangkal.

3. G. Sukadi

Debat adalah kegiatan saling adu argumentasi antar pribadi atau antar kelompok manusia yang memiliki tujuan untuk mencapai kemenangan.

4. Dori Wuwur Hendrikus (1990)

Menurut Dori Wuwur dalam buku Retorika, debat adalah saling adu argumentasi antar pribadi maupun antar kelompok dengan tujuan untuk meraih kemenangan pasa satu pihak.

5. Khamdhi (1995)

Debat menurutnya adalah pembahasan atau pertukaran pendapat mengenai suatu masalah  dimana masing-masing peserta memberikan alasan untuk mempertahankan pendapatnya tersebut.

Pengertian Debat Menurut Etimologi

Arti Debat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah pembahasan dan pertukaran pendapat mengenai masalah atau hal dengan saling memberi alasan. Pemberian alasan tersebut berguna untuk mempertahankan pendapatnya masing-masing.

Unsur Debat

Ada beberapa unsur penting yang harus ada ketika akan melaksanakan kegiatan debat. Unsur-unsur tersebut akan melengkapi satu dengan yang lainnya. Berikut ini beberapa Unsur Debat yang perlu Anda ketahui.

1. Materi Debat

Materi debat adalah topik utama yang nantinya akan dibahas dalam kegiatan debat. Materi tersebut meliputi tema atau ide pokok yang menjadi mosi debat. Adanya tujuan yang berguna untuk mempertahankan pendapat dari masing-masing pihak yang berdebat.

Pada matari debat juga terdapat tahapan yaitu segala hal yang berhubungan dengan kegiatan debat. Misalnya orientasi atau perkenalan, pengumpulan fakta, pembahasan, dan kesimpulan. Bagian terakhir dari materi debat yaitu tata tertib atau Peraturan Debat yang ditetapkan oleh panitia.

2. Personalia Debat

Personalia debat yaitu seluruh pihak yang ada atau ikut terlibat dalam kegiatan debat tersebut. Dalam personalia debat terdiri dari beberapa bagian seperti panitia yang menjadi penyelenggara kegiatan debat tersebut (ketua, wakil ketua, sekretaris, dan bendahara). Selanjutnya ada moderator yaitu pihak yang mengatur proses berlangsungnya debat.

Ada juga pihak pendukung dan pihak penyanggah. Selain kedua pihak tersebut, personalia debat juga terdapat juri yaitu orang-orang yang menilai berjalannya debat. Bagian yang lain yaitu penyedia dana sebagai pihak yang menyediakan dana agar kegiatan debat dapat terlaksana dan notulen untuk mencatat semua hal yang berhubungan dengan debat tersebut.

3. Fasilitas Debat

Fasilitas Debat adalah seluruh perlengkapan dan alat yang dibutuhkan untuk kegiatan debat agar dapat berjalan dengan baik dan lancar. Fasilitas debat meliputi lingkungan, ruangan debat, sound system, media pendukung lainnya (proyektor, OHP, sarana dan prasarana)

Tujuan Debat dan Manfaatnya

Debat dilaksanakan tentu karena ada tujuannya. Tujuan yang ingin dicapai oleh semua pihak. Salah satu Tujuan Debat yaitu untuk melatih mental dan keberanian dalam mengungkapkan pendapat di muka umum. Debatu juga bertujuan untuk mematahkan pendapat dari lawan debat.

Selain itu, debat juga berguna untuk meningkatkan kemampuan dalam merespon masalah yang diperdebatkan. Debat juga sebagai salah satu cara untuk memantapkan pemahaman dari materi yang diperdebatkan. Tidak hanya itu, adanya debat juga melatih diri untuk bersikap kritis pada materi yang diperdebatkan.

Struktur Debat

Berikut ini Struktur Debat yang baik dan telah disepakati bersama :

  1. Perkenalan dilakukan oleh masing-masing pihak atau tim  (afirmasi, oposisi dan netral)
  2. Menyampaikan argumentasi. Tim pro maupun kontra menyampaikan gagasan atau argumentasi tentang mosi yang telah diberikan. Penyampaian argumentasi ini dimulai dari tim pro, tim kontra, kemudian diakhiri oleh tim netral.
  3. Melakukan debat. Masing-masing pihak atau tim harus menyampaikan argumentasi maupun sanggahan kepada lawan.
  4. Penutup yang disampaikan oleh masing-masing pihak atau tim.
  5. Kesimpulan menjadi hasil akhir dari kegiatan debat tersebut.
  6. Keputusan debat diambil dari hasil voting, revolusi, mosi dan sebagainya. Keputusan sendiri di bagi menjadi tiga jenis yaitu keputusan oleh para pendengar (decision by audience), keputusan dengan kritik (decision by critique), dan keputusan oleh hakim (decision by judges)

Etika Debat

Berikut ini beberapa etika debat yang perlu Anda perhatikan

1. Bertanya secara Serius

Ketika Anda ingin bertanya kepada lawan debat, Anda harus bersungguh-sungguh mengenai pertanyaannya. Bandingkan paparannya dengan data-data yang telah Anda himpun.

2. Tidak Menyinggung Lawan Debat

Etika debat selanjutnya yaitu Anda tidak boleh menyinggung lawan debat mengenai kekurangan fisik. Kondisi yang diutamakan yaitu pertarungan ide atau gagasan Anda. Yang harus diserang pada debat yaitu mengenai ide gagasannya bukan fisik dari lawan debat Anda.

3. Bicara Sesuai Data dan Fakta

Argumentasi atau gagasan yang Anda sampaikan harus sesuai data dan fakta. Hal tersebut dapat digunakan untuk mematahkan argumentasi lawan. Jangan adu ide gagasan lawan dengan informasi yang belum jelas.

4. Patuhi Peraturan Debat

Anda harus mematuhi segala peraturan debat yang berlaku pada kegiatan debat tersebut. Setiap debat tentu akan memiliki peraturan yang berbeda-beda. Jika Anda tidak mematuhi peraturan atau melanggarnya, Anda dapat di diskualifikasi dari debat tersebut ataupun sanksi lainnya.

Tata Cara Debat

Ketika Anda ingin mengikuti kegiatan debat, sebaiknya Anda memahami terlebih dahulu bagaimana Tata Cara Debat yang baik dan benar. Berikut ini beberapa poin penting dalam tata cara debat.

  1. Memahami dan  menjalankan peraturan deat yang telah dibuat serta disepakati oleh anggota dan peserta debat. Jika ada pihak yang melanggar peraturan, maka akan berpengaruh pada pihak atau timnya.
  2. Pertanyaan yang diajukan sebaiknya disampaikan secara profesional. Pertanyaan tidak mengarah pada merendahkan lawan, tidak menghina, maupun menguji. Pertanyaan yang diajukan juga tidak boleh menyerang lawan secara pribadi dan fokus pada permasalahan yang sedang dibahas.
  3. Mengajukan argumentasi atau gagasan dengan analisis yang kritis, runtut dan masuk akal.
  4. Menyampaikan gagasan juga harus mengenali kelemahan dan kelebihan yang dimiliki lawan. Hal tersebut akan membantu Anda dalam menyusun strategi debat sehingga lebih efektif.
  5. Argumen yang disampaikan secukupnya saja karena kegiatan debat dibatasi oleh waktu.
  6. Pahami kesalahan-kesalahan dalam berpikir terutama mengenai penyelesaian masalah. Hal tersebut akan membantu Anda untuk mengetahui kelemahan argumentasi yang diberikan oleh lawan.
  7. Menyajikan argumentasi atau gagasan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Anda juga dapat menambahkan data-data valid yang dapat mendukung dan menguatkan gagasan Anda.
  8. Buat kesimpulan yang mampu menunjukan pernyataan final. Gunakan kalimat yang lugas dan langsung menuju ke titik celah lawan. Menyampaikan kesimpulan tentu tetap dengan etika debat dan cukup poin-poinnya saja yang menegaskan gagasan Anda. Sampaikan dengan tegas yang mampu menunjukkan rasa percaya diri bahwa gagasan tersebut benar.

Pengertian Debat, Unsur, Tujuan, Struktur dan Tata Caranya akan menambah wawasan Anda dan akan memudahkan Anda dalam mengikuti kegiatan debat. Anda dapat mempraktekkannya baik di, universitas maupun forum resmi lainnya.

Cari Artikel di Sini