Siapa yang tidak tahu mengenai cerpen? Cerpen atau cerita pendek tentu sudah tidak asing lagi. Karya sastra ini memaparkan cerita tentang manusia dengan berbagai seluk beluknya. Era zaman yang semakin maju membuat perkembangan cerpen juga semakin pesat. Penggunaan media yang bervariasi memudahkan para penulis menuangkan segala karyanya dengan lebih mudah dan praktis.

Pengertian Cerpen Secara Umum

Cerita Pendek atau lebih sering kita sebut cerpen ini berasal dari sebuah anekdot, yaitu situasi yang digambarkan secara singkat, cepat dan pararel pada transisi penceritaan lisan.

Pengertian Cerpen Secara Umum adalah karya sastra yang berbentuk prosa naratif yang didalamnya menceritakan kisah yang dialami secara singkat. Cerpen yang bersifat fiktif didalamnya juga disertai berbagai konflik dan penyelesaian yang dihadapi. Cerpen juga dikenal sebagai cerita yang padat dan jelas.

Definisi Cerpen yaitu karangan pendek yang berbentuk prosa dan isinya mengisahkan kehidupan tokoh dengan berbagai peristiwa. Peristiwa dapat meliputi pertikaian, menyedihkan, menyenangkan dan peristiwa lainnya. Cerpen juga mengandung pesan yang  tidak mudah untuk dilupakan.

Cerita pendek juga dapat diartikan sebagai karya sastra yang membahas tentang kisah atau cerita manusia dengan seluk beluknya. Cerpen bersifat fiktif dan isinya tentang kehidupan manusia yang singkat, ringkas dan fokus hanya pada satu orang saja.

Pengertian Cerpen Menurut Ahli

Anda juga dapat memahami jelas mengenai cerpen tidak hanya dari pengertian secara umum saja. Anda akan lebih paham lagi dengan membaca beberapa pendapat para ahli mengenai cerpen tersebut. Berikut ini beberapa Pengertian Cerpen Menurut Ahli.

1. Sumardjo dan Saini

Apa Itu Cerpen? Dalam bukunya Apresiasi Kesusastraan, Sumardjo dan Saini berpendapat bahwa cerpen adalah cerita pendek. Tetapi tidak hanya melihat dari fisiknya yang pendek saja. Seseorang belum dapat mengatakan sebuah cerita pendek adalah cerpen.

2. Nugroho Notosusanto

Menurut Nugroho, Cerpen Adalah cerita yang memiliki panjang sekitar 17 halaman kuarto spasi atau sekitar 5.000 kata dimana cerpen terpusat dan lengkap.

3. H. B. Jassin

B. Jassin dalam bukunya Tifa Penyaris dan Daerah mengungkapkan cerpen adalah cerita pendek. Ia berpendapat bahwa di dalam cerita pendek, pelaku boleh bertengkar tetapi cerita memiliki panjang 100 halaman sudah pasti bukan cerita pendek. Karena cerita pendek tidak begitu panjang.

4. The Liang dan A Widyamartaya

Menurut Liang, Cerpen adalah cerita khayal yang berbentuk prosa pendek. Cerpen biasanya memiliki jumlah kata dibawah 10.000. Tujuan dari cerpen untuk menghasilkan kesan kuat dan mengandung unsur-unsur drama. Oleh karena itu, alurnya disebut konflik dramatis.

5. Priyatni

Cerpen menurutnya adalah bentuk karya fiksi yang memperlihatkan sidat serba pendek. Serba pendek tersebut meliputi peristiwa yang diungkapkan, jumlah pekaku, isi cerita dan jumlah kata yang digunakan. Perbandingan mengenai cerpen tersebut dikaitkan dengan bentuk prosa lain seperti novel.

6. Sayuti

Teks cerpen menunjukan kualitas yang bersifat pemadatan, pendalaman dan pemusatan. Semuanya berkaitan dengan kualitas struktural yang diisyaratkan dan panjang cerita dari cerpen tersebut.

7. Suharianto

Arti Cerpen menurutnya adalah cerita fiksi yang bentuknya pendek dan ruang lingkung yang disuguhkan hanya sebagian kecil. Ruang lingkup hanya pada kehidupan tokoh yang menarik perhatian sang penulis. Keseluruhan cerita hanya akan memberi kesan tunggal.

8. A. Bakar Hamid

Bakar Hamid mengatakan bahwa cerpen dilihat dari kuantitas kata yang digunakan yaitu dari 500 hingga 20.000 kata. Cerita tersebut memiliki plot, karakter, kesan dan pesan.

Pengertian Cerpen Menurut Etimologi

Pengertian Cerpen Menurut Etimologi terdiri dari dua kata yaitu cerita dan Pendek. Apa yang Dimaksud Cerpen? Cerita yaitu bermakna tuturan tentang suatu hal dapat terjadi.

Sedangkan pendek yaitu bermakna kisah yang diceritakan relatif pendek atau jumlah katanya tidak lebih dari 10.000. Selain itu, maknanya juga mampu memberikan kesan dominan dan akan memusatkan hanya pada satu tokoh saja.

Fungsi Cerpen

Berikut ini beberapa Fungsi Cerpen:

1. Fungsi Didaktif

Fungsi cerpen yang mendidik dan mengarahkan para pembaca kepada nilai-nilai kebaikan dan kebenaran.

2. Fungsi Estetis

Fungsi cerpen yang memberikan keindahan mengenai karya sastra bagi para pembacanya.

3. Fungsi Moralitas

Fungsi cerpen yang memiliki atau mengandung nilai moral. Entah moral yang baik ataupun yang tidak bagi para pembaca. Pembaca diharapkan dapat mengetahui akibat moral yang tidak baik, sehingga tidak melakukan moral tersebut.

4. Fungsi Rekreatif

Fungsi cerpen yang memberikan rasa gembira, senang dan terhibur kepada para pembaca.

5. Fungsi Religiusitas

Fungsi cerpen yang mengandung ajaran agama dimana dapat dijadikan teladan bagi para pembacanya.

Macam-Macam Cerpen

Macam-Macam Cerpen dibedakan menjadi 3 bagianberdasarkan jumlah kata yang digunakan untuk menyusun sebuah cerpen. Berikut ini penjelasannya

1. Cerpen Mini

Cerpen mini atau cerita pendek mini memiliki jumlah kata yang paling sedikit dibanding macam cerpen yang lainnya. Jumlah kata yang digunakan dari 500 hingga 1000 kata saja.

Atau hanya sekitar 4 hingga 8 paragraf saja dari cerpen tersebut. Tantangan tersendiri bagi pengarang dalam menulis cerpen mini ini. Karena pengarang harus bisa menampilkan inti kejadian, konflik dan penyelesaian dengan jumlah kata yang sedikit itu.

2. Cerita Menengah

Cerpen berdasarkan jumlah kata yang selanjutnya yaitu Cerpen Menengah. Cerpen ini memiliki jumlah kata sekitar 3.000 hingga 4.000 kata. Para penulis sepakat bahwa cerpen jenis ini sangat ideal karena tidak terlalu pendek dan tidak terlalu panjang.

3. Cerpen Panjang

Cerpen panjang terdiri sekitar 10,000 kata. Cerpen ini dapat dikembangkan menjadi novella atau novel pendek.

Macam-macam cerpen berdasarkan fokus penulisannya dibagi menjadi dua. Dua cerpen tersebut yaitu cerpen sempurna dan cerpen tak utuh. Berikut ini penjelasannya.

4. Cerpen Sempurna

Cerpen Sempurna atau Well Made Short Story yaitu cerpen yang berfokus pada atau tema saja. Cerpen ini memiliki plot yang sangat jelas dan mudah dipahami oleh para pembaca. Banyak cerpen sempurna yang ditulis berdasarkan realitas atau fakta sebenarnya. Cerpen ini juga bersifat konvensional.

5. Cerpen Tak Utuh

Cerpen tak utuh atau slice Of Life Short Story yaitu cerpen yang memiliki plot tidak terstruktur. Pengarang membuat plot yang kadang mengambang atau tidak jelas.

Para umumnya cerpen ini ditulis berdasarkan ide atau gagasan murni sang pengarang. Oleh karena itu, para pembaca terkadang tidak langsung paham mengenai isi cerpen tersebut. Pembaca harus mengulang beberapa kali untuk memahaminya.

Ciri-Ciri Cerpen

Berikut ini beberapa Ciri-Ciri Cerpen:

  1. Terdiri kurang dari 10.000 kata
  2. Bersifat fiktif
  3. Selesai dalam sekali duduk
  4. Alur tunggal atau hanya memiliki satu alur saja dan lurus
  5. Isi dari cerita paling sering diambil dari kehidupan sehari-hari
  6. Bentuk tulisan lebih singkat atau lebih pendek dari novel
  7. Penggunaan kata mudah dimengerti atau dipahami oleh para pembaca
  8. Tokoh cerita dalam cerpen sangat sederhana dan tidak mendalam
  9. Tidak mendeskripsikan seluruh kisah pada para tokoh yang ada didalamnya. Tetapi hanya kisah cerpen dengan inti sarinya saja.
  10. Diadaptasi dari beberapa peristiwa saja
  11. Terdapat pesan yang sangat mendalam. Sehingga pembaca ikut merasakan isi dari cerita tersebut.

Struktur Cerpen

Struktur Cerpen terdapat 6 elemen yang membangun teks sehingga menjadi utuh. Berikut ini 6 struktur cerita pendek.

1. Abstrak

Ringkasan cerpen kemudian dikembangkan lagi menjadi beberapa rangkaian peristiwa. Abstrak merupakan gambaran awal dari cerita bersifat opsional.

2. Orientasi

Orientasi berhubungan dengan suasana, waktu, dan tempat yang berhubungan dengan cerita pendek tersebut.

3. Komplikasi

Komplikasi mengenai urutan kejadian sebab akibat. Dari komplikasi ini pembaca dapat mengetahui watak dan karakter tokoh.

4. Evaluasi

Konflik yang terjadi, menuju klimaks dan mendapatkan penyelesaian dari konflik.

5. Resolusi

Penulis atau pengarang mengungkapkan solusi yang tepat terhadap masalah yang dialami tokoh dalam cerita pendek

6. Koda

Koda yaitu pelajaran atau nilai yang bisa diambil dari teks cerpen oleh pembaca.

Pengertian Cerpen dan seperangkatnya perlu Anda ketahui. Sehingga Anda dapat lebih memahami dan mengerti mengenai cerita pendek atau cerpen ini dengan jelas. Media teknologi yang kian maju akan memudahkan Anda dalam menuliskan segala inspirasi yang ada di pikiran Anda.

Cari Artikel di Sini