Pengertian Bullying adalah: Contoh dan Dampak Negatifnya

Dewasa ini Anda tentu sering mendergar kata bullying. Bahkan dalam berita, kasus bullying ini pernah menjadi trending topic pembahasan dunia. Banyak kasus-kasus yang menunjukkan bahwa bullying memiliki dampak yang merugikan terutama bagi si korban.

Definisi Umum Bullying

Namun tahukah Anda mengenai makna bullying ini? Pengertian bullying adalah sebuah aktivitas yang dilakukan oleh sekolompok orang dengan tujuan memojokkan seseorang / kelompok lain yang tidak termasuk kelompok tersebut, dengan nada merendahkan dan mengolok-ngolok, bahkan sampai kekerasan fisik.

Pengertian bullying tidak dapat dijelaskan secara kontekstual saja. Saat ini kata bullying sendiri juga masih dinilai sulit untuk dicarikan padanan katanya dalam bahasa Indonesia yang sesuai dan dapat mewakili makna bullying itu secara tepat.

Selama ini gambaran masyarakat umum mengenai bullying adalah tindakan-tindakan yang menimbulkan kekerasan, penindasan atau bahkan intimidasi.

Namun sesungguhnya peristiwa-peristiwa tersebut hanyalah sebagian kecil dari contoh bullying. Dan terlebih lagi masih ada banyak contoh kasus bullying yang masih belum tereskpos oleh media massa sehingga belum banyak orang yang memahami istilah bullying ini.

Pengertian Bullying Secara Sederhana

Bullying biasanya terjadi bukan akibat dari rasa marah ataupun sebuah konflik yang tak terselesaikan. Namun bullying lebih merujuk pada rasa superioritas sehingga pihak yang melakukan bully merasa bahwa dirinya paling kuat dan memiliki hak untuk menghina, merendahkan, melecehkan ataupun bertindak semena-mena terhadap korban yang memiliki posisi lemah.

Para pembully akan memposisikan korban sebagai orang yang lemah, tak berharga dan pantas untuk disakiti. Dengan demikian pengertian bullying sendiri lebih merujuk kepada tindak yang intoleran terhadap perbedaan dan kebebasan.

Bullying dapat diartikan sebagai tindakan yang bersifat agresif dan ditunjukkan melalui perilaku tidak sopan bahkan menggunakan cara kekerasan atau paksaan untuk mempengaruhi orang lain.

Contoh dan Dampak Tindakan Bullying

Tindakan ini dilakukan secara berulang kali, dan terdapat ketidakseimbangan antara pihak pembully dan pihak yang di bully. Contoh dari tindakan bullying antara lain kekerasan fisik atau hanya sekedar pelecehan verbal yang biasanya juga dikaitkan dengan adanya unsur SARA seperti suku, agama dan ras tertentu.

Berdasarkan pengertian bullying yang telah dikemukakan di atas dapat diketahui bahwa bullying merupakan tindakan tidak terpuji. Bullying akan menimbulkan dampak negative terutama bagi pihak korban atau orang yang dibully juga bagi pihak pembully.

Pihak korban atau pihak yang dibully merupakan pihak yang paling dirugikan akibat tindakan bullying ini karena ia dapat kehilangan rasa percaya diri, minder, atau bahkan trauma hingga terjadinya kasus bunuh diri. Bullying harus diwaspadai karena dapat terjadi dalam berbagai lingkungan baik keluarga, sekolah dan masyarakat.

Cari Artikel di Sini



Leave a Comment

*

%d bloggers like this: