Branding biasanya akan dilakukan pada brand suatu produk atau jasa. Namun apa jadinya jika ternyata branding diterapkan dalam satu divisi perusahaan? Misalnya saja divisi HR. Menurut artikel dari LinovHR yang berjudul Peran Penting HR Dalam Membangun Brand, HRD memiliki peran yang signifikan dalam menyampaikan brand yang menjanjikan dari perusahaan dan menjalin komunikasi organisasi sebagai bisnis kepada pelanggan.

Meskipun masih belum terdengar umum, faktanya kompononen dalam perusahaan seperti karyawan, memiliki citra diri atau brand. Lalu, apa manfaat rebranding pada divisi HR? Berikut ulasannya.

Rebranding Pada Divisi HR

Sebenarnya, penetapan brand atau pembuatan brand baru tidak hanya dapat menyelesaikan persoalan, mengenai bagaimana mendapatkan citra diri atau perubahan image saja. Namun, harus ada perubahan kerja, baik secara pribadi atau tim. Selain itu, saat melakukan branding, Anda dan seluruh anggota divisi juga dengan otomatis harus bisa membuat susunan standard baru perusahaan. Ini juga dinilai penting untuk divisi HR agar bisa melakukan evaluasi kerja.

Sehingga pada dasarnya branding memiliki fungsi yang sama, baik untuk individu ataupun divisi yang ada di perusahaan. Sebab, hal tersebut secara tidak langsung dapat mempengaruhi kinerja seseorang, misalnya semakin rajin dan kreatif.

Rebranding akan memberikan dampak dan kekuatan pada psikologi karyawan

Melakukan perubahan brand tidak selalu identik dengan pembuatan visi dan misi yang baru saja. Namun juga tentang bagaimana seorang karyawan perusahaan harus berprilaku. Rebranding akan sangat berguna, sebab bisa membantu menguatkan hal-hal yang sebelumnya sudah ada.

Sebuah brand akan semakin besar berpengaruh dibandingkan visi dan misi mereka. Branding secara tidak langsung adalah wujud nyata atau implementasi dari visi dan misi yang sudah dibuat.

Lewat perubahan yang kemudian diterapkan secara konsisten, maka seluruh budaya di dalam divisi sebelumnya dapat berubah dan memiliki identitas baru yang lebih baik lagi. Hal ini akan sangat berdampak pada anggota divisi. Identitas baru sama dengan langkah awal yang baru. Sehingga Anda dan anggota tim dapat menganggap bahwa rebranding merupakan fresh start sebagai langkah peningkatan kualitas serta kemampuan untuk memajukan perusahaan.

Rebranding akan membuat lingkungan kerja semakin kondusif

Sebelumnya, sudah dijelaskan bahwa pembuatan brand baru dapat menjadi fresh start untuk Anda dan tim. Sehingga, idealnya adalah saat awal baru maka orang-orang akan terpicu untuk menjadi karyawan yang lebih baik lagi.

Lihat saja, tidak sedikit orang-orang yang bersemangat membuat resolusi baru saat memasuki tahun baru. Ini dilakukan agar mereka mendapatkan motivasi lebih untuk menjalani hidupnya.

Dengan semakin terpacunya diri menjadi pribadi yang lebih baik, hal ini tentunya akan semakin berdampak pada sesuatu yang positif terutama dalam masalah produktivitas kerja. Alhasil, kondisi lingkungan kerja Anda bisa semakin kondusif.

Apa yang harus dilakukan untuk mendukung rebranding?

Sebagai seorang HR, Anda bisa membuat beberapa program baru yang tentunya sangat seru dijalankan oleh para karyawan. Misalnya, outing, fun night, program pertemanan untuk para karyawan baru, dan lain-lain. Sehingga tidak hanya lingkungan kerja saja yang akan semakin kondusif, namun hubungan Anda dengan anggota divisi lain juga bisa semakin baik dan kompak.

Penggunaan Software HR sebagai kemudahan dalam Sistem HR, Payroll dan aktivitas HRD lainnya juga dapat membantu tim HR lebih fokus dalam melakukan rebranding.

Proses membuat branding baru memang akan sangat membutuhkan waktu serta beberapa resoucers lain yang mendukung. Namun tentunya waktu serta tenaga yang Anda curahkan akan terbayar saat perubahan yang diinginkan mendapatkan hasil sesuai dengan tujuan. Perubahan brand juga dapat menjadi salah satu cara untuk bisa kembali menegaskan posisi suatu departemen di perusahaan, serta saat pengambilan keputusan.

Cari Artikel di Sini