Setiap calon legislatif yang menyalonkan dirinya pasti melakukan kampanye sebelum pemilu dimulai. Kampanye ini dilakukan mereka agar masyarakat dapat mengetahui visi misi dari masing-masing calon dan bagaimana program kerja selama masajabatan terpilih nanti.

Bentuk yang mereka lakukan untuk kampanye pun beragam. Ada kampanye melalui baliho / papan reklame, selebaran, stiker, kaos, di media elektronik, dan bahkan black campaign yang dilarang juga masih ada. Lalu bagaimana dengan marketing campaign?

Definisi Marketing Campaign

Campaign atau kampanye dalam kamus besar bahasa Indonesia berarti “kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi politik atau calon yang bersaing memperebutkan kedudukan dalam parlemen dan sebagainya untuk mendapat dukungan massa pemilih dalam suatu pemungutan suara”. Dapat diartikan juga sebagai tindakan untuk mengenalkan produk atau sesuatu agar orang lain mengenal dan tertarik.

Sehingga marketing campaign atau kampanye pemasaran secara bebas berarti upaya untuk mengenalkan barang dan jasa dalam pemasaran atu dengan kata lain salah satu bentukan dari promosi.

Berdasarkan situs businessdictionary.com, marketing campaign adalah upaya suatu perusahaan atau perusahaan pemasaran pihak ketiga untuk meningkatkan kesadaran untuk produk atau jasa tertentu, atau untuk meningkatkan kesadaran konsumen terhadap bisnis atau organisasi.

Saat ini, marketer memiliki lebih banyak pilihan daripada sebelumnya mengenai dimana  dan bagaimana cara untuk mempromosikan atau mengiklankan produk dan jasa. Selain metode tradisional, seperti iklan cetak dan pemasaran langsung, anda juga bisa melakukan pemasaran melalui email, iklan berbasis web dan beberapa situs media sosial, seperti Facebook, Twitter dan YouTube, serta pemasaran mobile.

Cara Maksimalkan Kampanye Pemasaran

kampanye-pemasaran

Meskipun tidak ada formula yang pas untuk menciptakan kampanye pemasaran yang sukses dan terintegrasi, tetapi ada langkah-langkah yang dapat marketer gunakan untuk memaksimalkan keberhasilan promosi. Berikut langkah-langkahnya :

Langkah 1 : Miliki pengetahuan tentang siapa target anda

Dengan mengetahui demografi dan psikologi target pasar anda, akan lebih mudah menetukan pesan apa yang akan disampaikan dalam promosi dan bagaimana cara terbaik untuk mengkomunikasikan terhadap mereka. Tanyakan pada diri anda atau tim anda, siapa target pembeli anda? Apa motivasi mereka?

Bagaimana mereka senang diperlakukan ketika berrkomunikasi? koran atau majalah mana yang sering mereka baca dan situs mana yang sering mereka gunakan? Dan jika mereka menggunakan media sosial, apa yang mereka bicarakan? Semua pertanyaan-pertanyaan ini perlu dijawab sebelum mengembangkan strategi pemasaran terpadu, Dengan begitu barang anda dapat diterima dengan baik.

Langkah 2 : Pilih saluran yang anda gunakan

Tentukan secara pasti saluran yang anda gunakan untuk promosi, karena tidak semua bagus dan sesuai dengan barang dan jasa anda. Pertimbangkanlah kekuatan dan kelemahan saluran yang akan anda gunakan dan apakah saluran tersebut dapat membentu anda mempromosikan barang dan jasa anda.

Seperti misalnya jasa sedot wc akan kurang efektif bila menggunakn saluran promosi seperti instagram malah akan menjadikan akun tersebut sia-sia. Dengan menentukan hal-hal tersebut anda dapat fokus terhadap saluran yang benar-benar efektif memberikan hasil daripada berada di semua saluran dan menjadi sia-sia semuanya.

Langkah 3 : Memiliki tampilan yang konsisten

Buatlah identitas visual yang konsisten. Artinya dalam promosi di media apapun tampilan visual barang jasa anda harus sama, dan tampilan visual ini tidak sebatas logo saja tetapi juga termasuk font, warna dan gaya fotografi yang dapat menjadi ciri khas produk anda.

Dengan melakukan hal ini di media apapun, ketika pembeli melihat tampilan visual yang menyerupai produk anda, secara tidak sadar akan langsung mengingat produk anda. Seperti ketika anda melihat orang lain yang mirip dengan kenalan anda. Anda mengatakan dia mirip karena sudah tertanam ciri khas dari kenalan anda didalam alam bawah sadar anda karena sering bertemu.

Langkah 4 : Buat secara jelas, setiap konten sehingga dapat digunakan dimanapun atau disesuaikan

Setelah membuat tampilan yang konsisten, anda perlu memperhatikan 3C dari marketing message berikut agar pesan pemasaran dapat disampaikan dan brand anda dapat dikenali dengan baik oleh pelanggan diantaranya Communicative: informasi jelas dan tidak membingungkan; Compelling: informasi harus menarik atau berciri khas; Consistent: informasi harus konsisten.

Setelah membuat konten yang sesuai dengan 3C, gunakan setiap konten tersebut dimanapun sebanyak mungkin. Karena butuh minimal 5 tayangan bagi seseorang untuk dapat mengenali brand dan menerima pesan spesifik marketing.

Langkah 5 : Pastikan pesan anda terintegrasi

Buat konten anda tadi saling berhubungan sehingga dapat mengarahkan pelanggan anda ke tujuan akhir seperti misalnya website anda atau membeli produk anda. Dalam setiap media sertakan juga link menuju media-media yang lain seperti dalam kartu nama atau brosur juga dicantumkan alamat website dan juga akun media sosial yang anda gunakan untuk promosi. Yang perlu diperhatikan juga yaitu penggunaan username yang sama setiap akun misalnya website rocketmanajemen.com dengan twitter nya @rocketmanajemen.

Langkah 6 : Pastikan tim anda bekerja secara selaras

Jika anda bekerja dalam tim dan tiap orang menangani media yang berbeda  usahakan rutin mengadakan rapat ataupun kumpul untuk memastikan kesamaan pandangan, pesan yang disampaikan konsisten dan mengatur standar brand perusahaan melalui kampanye. Sama hal nya ketika anda menggunakan jasa pemasaran, anda perlu menyediakan 1 orang yang menjadi mandor untuk memastikan proses branding anda memliki tampilan dan rasa yang konsisten diberbagai saluran.

Langkah 7 : Jangan lupa untuk memperhatikan hasil kapannye anda

Aspek terpenting dalam kampanye adalah melakukan analisa yang tepat dan metode atribusi pada tempatnya untuk memahami bagaimana anda mendapatkan konversi atau hasil. Secara khusus bagi mereka yang menggunakan teknologi penjualan digital penggunaan kupon yang memiliki barcode unik dapat memberikan data langsung dari pengecer dan  rumah kliring kupon pada segmen mana kampanye tersebut berhasil berdasarkan suddut pandang ROI.

Itulah 7 cara agar marketing campaign anda dapat sukses. Dengan suksesnya kampanye proses branding akan menjadi lebih cepat dan mudah. sekian semoga dapat bermanfaat dan terima kasih.

Cari Artikel di Sini