Apa itu Teori Manajemen? Teori Terpopuler dan Pengertiannya

Teori Manajemen – Pengertian teori manajemen adalah sebuah kumpulan ide-ide yang ditetapkan aturan umum tentang bagaimana mengelola sebuah bisnis atau organisasi.

Dalam artikel sebelumnya kita telah mengetahui tentang teori akuntansi yang digunakan untuk menganalisa dan memperkirakan kejadian akuntansi apa yang selanjutnya akan dihadapi. Tentu saja teori ini sangat membantu pada pengambilan keputusan.

Teori lain yang dapat membantu proses produksi perusahaan adalah teori manajemen. Apa itu teori manajemen? Teori manajemen merupakan sebuah kumpulan ide-ide yang ditetapkan aturan umum tentang bagaimana mengelola sebuah bisnis atau organisasi.

Teori manajemen membahas bagaimana manajer dan supervisor berhubungan dengan organisasi mereka dalam pengetahuan tentang tujuan, pelaksanaan cara yang efektif untuk mendapatkan tujuan dicapai dan bagaimana memotivasi karyawan untuk melakukan dengan standar tertinggi.

Artikel Lain : Apa itu Sistem Pengendalian Manajemen? Definisi dan Karakteristiknya

Fokus utama teori manajemen ini adalah perilaku manusia yang beragam dan paling kompleks dibanding dengan komputer canggih. Selain itu kemampuan manusia yang tidak dimiliki mesin juga menjadi alasan lain mengapa ada teori manajemen.

Teori Manajemen

Karena yang menjadi fokus adalah manusia maka banyak sekali ide-ide yang dikemukakan oleh para ahli. Teori manajemen yang mereka sampaikan menyediakan kerangka kerja bagi strategi manajemen yang efektif. Dimana teori ini bisa diterapkan di tempat kerja modern untuk memotivasi dan membawa yang terbaik dari karyawan.

Agar dapat menyesuaikan dengan kondisi karyawan sudah sangat biasa bagi manajer untuk menggunakan lebih dari satu teori dalam rangka mencapai produktivitas atau tujuan organisasi. Sehingga sangat penting bagi manajer untuk memahami teori-teori yang berbeda dan tahu bagaimana menerapkan mereka.

Berikut ini adalah enam teori manajemen populer yang biasa digunakan dan disampaikan oleh para manajemen ahli

  1. Teori Ilmiah oleh Frederick W. Taylor
  2. Teori Kontingensi oleh Henri Fayol
  3. Teori Birokrasi oleh Max Weber
  4. Teori Hubungan Manusia oleh Elton Mayo
  5. Teori Sistem oleh Ludwig con Bertalanffy
  6. Teori X & Y oleh Douglas McGregor

Artikel Lain : 3 Level Tingkatan Manajemen

Teori Ilmiah Frederick W. Taylor

Frederick Taylor mengembangkan teori manajemen ilmiah yang memeiliki ciri khas pada tugas-tugas yang spesifik dan terukur bagi karyawan. Tugas yang diberikan cukup sederhana dan dibagi secara merata untuk setiap karyawan.

Pekerja juga dihargai dan dinilai dari hasil pekerjaannya tersebut. Biasanya penghargaan yang diberikan berupa dana intensif atau bonus.

Pada teori ini manusia bisa dibilang sebagai ‘tikus percobaan’ yang akan menurut jika diberikan apa yang diinginkan. Pendekatan ini akan bekerja dengan baik untuk organisasi dengan lini perakitan dan mekanistik atau pada kegiatan produksi rutin yang lain.

Teori Kontingensi oleh Henri Fayol

Pada dasarnya, teori kontingensi menegaskan bahwa ketika manajer membuat keputusan, mereka harus memperhitungkan semua aspek. Kemudian bertindak pada aspek-aspek yang merupakan kunci untuk menangani situasi tersebut.

Artinya gaya manajemen terbaik itu tergantung dengan situasi dan keadaan lingkungan. Sehingga manajemen dapat beradaptasi dengan baik pada berbagai masalah. Sebagai contoh, dalam memanajemen rumah sakit atau universitas, gaya kepemimpinan manajemen terbaik adalah yang lebih partisipatif dan fasilitatif.

Artikel Lain : 26 Contoh Judul Skripsi Manajemen Pemasaran Terbaik

Teori Birokrasi oleh Max Weber

Max Weber menghiasi teori manajemen ilmiah dengan teori birokrasi nya. Weber berfokus pada membagi organisasi menjadi hirarki, membangun garis yang kuat dari otoritas dan kontrol. Dia menyarankan organisasi mengembangkan prosedur operasi standar komprehensif dan rinci untuk semua tugas dirutinkan.

Atau bisa dikatakan karyawan yang berada dibawah manajemen harus menuruti aturan atau keputusan yang diberikan pihak manajemen.

Teori Hubungan Manusia oleh Elton Mayo

Pada teori ini perhatian lebih manajemen tertuju kepada individu dan kemampuan unik mereka dalam organisasi. Karena Elton Mayo meilihat bahwa perilaku manusia dapat mempengaruhi jalannya perusahaan.

Teori ini juga percaya bahwa organisasi akan makmur jika pekerjanya makmur juga. Sehingga departemen Sumber Daya Manusia sering ditambahkan ke organisasi. Gunanya adalah memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh berbagai individu dalam bentuk kerjasama.

Ilmu-ilmu perilaku memainkan peran yang kuat dalam membantu untuk memahami kebutuhan pekerja dan bagaimana kebutuhan organisasi dan para pekerja bisa selaras lebih baik. Teori ini juga menjadi dasar munculnya teori-teori manajemen lainnya seperti teroi X dan Y.

Teori Sistem oleh Ludwig con Bertalanffy

Teori sistem ini menerapkan alur kerja yang digunakan pada sebuah sistem. Artinya manajemen saling berkoordinasi  satu sama lain dengan berbagai depertemen berbeda. Dari koordinasi seperti ini manajemen akan memiliki pandangan yang lebih luas terhadap suatu permasalahan.

Artikel Lain : Materi Lengkap Pengantar Manajemen

Teori X & Y oleh Douglas McGregor

Teori dari Douglas McGregor ini disebut juga dengan teori manajemen individu dimana dalam pengelolaannya sangat dipengaruhi oleh keyakinan tentang sikap pekerja. Manajer yang percaya pekerja secara alami kekurangan ambisi dan perlu insentif untuk meningkatkan produktivitas bersandar ke arah gaya manajemen Teori X.

Sedangkana teori Y digunakan untuk para pekerja yang dipercaya secara alami semangat dan bertanggung jawab. Perbedaan kedua teroi ini adalah pada nilai-nilai Teori X sering menggunakan gaya kepemimpinan otoriter, kemudian pemimpin Teori Y mendorong partisipasi dari pekerja.

Secara sederhana teori ini memberikan kendali penuh bagi pekerja yang ‘malas’ dan memberikan apresiasi bagi pekerja yang produktif.

Nah itulah tadi beberapa teori manajemen yang populer digunakan oleh para manajer diberbagai perusahaan. Teori ini dapat kita sesuaikan dengan keadaan dan situasi pada perusahaan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat, cukup sekian dan sampai jumpa pada artikel selanjutnya, terima kasih banyak.


Cari Artikel di Sini


Leave a Reply

*

%d bloggers like this: