Panduan SEO Paling Dasar untuk Pemula (Newbie)

Aspek-Aspek Dalam SEO

SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization atau boleh diartikan sebagai Optimasi Mesin Pencari. Oleh karena itu kegunaan dari SEO adalah untuk memaksimalkan mesin pencari.

Pastinya bagi kita yang mempunyai sebuah blog atau website yang ingin menghasilkan uang dari blog maupun website akan sangat membutuhkan SEO ini. Tapi bagi kita yang belum berpengalaman atau pemula belajar SEO akan sedikit membingungkan, dan butuh ketekunan. Akan tetapi menurut pengalaman sebenarnya SEO ini mudah kita pelajari asalkan kita tekun dan ulet untuk belajar. Berikut ini ada beberapa tips belajar SEO bagi kita yang masih pemula.

Pengertian SEO dan Logika Dasar Mesin Pencari

Seperti yang kita sebutkan tadi SEO ini untuk memaksimalkan mesin pencarian. Sederhananya SEO ini bertugas agar membuat website maupun blog kita berada di halaman depan di mesin pencarian atau mendapatkan ranking.

Misalkan saja saat website kita membahas tentang surat, nah kegunaan SEO ini untuk menampilkan website kita pada halaman pertama atau menjadi yang pertama saat kita mengetikan kata kunci “surat”.

Baca juga : Trik Mendatangkan Visitor dengan SEO

Pada dasarnya SEO ini bertugas untuk membuat website kita terpampang di halaman pertama di mesin pencarian. Hal ini juga berimbas kepada trafik website kita yang terus naik, dan dengan trafik yang tinggi ini akan menguntungkan kita.

Karena dengan trafik yang tinggi akan mendatangkan pundi-pundi rupiah bagi pemilik website. Umumnya yang menggunakan SEO adalah mereka yang ingin memaksimalkan websitenya agar dapat mendapatkan income (pendapatan) dari website.

Masalah utama dalam belajar SEO ini adalah kesabarannya. Karena hasil dari SEO ini tak mungkin kita dapatkan dalam beberapa hari saja. Tapi akan membutuhkan beberapa bulan.

Dan kadang hal inilah yang membuat orang sering menyarah untuk belajar SEO. Tapi setelah kita paham dan sabar dalam belajar SEO maka kita akan menikmati hasilnya.

Pertama-pertama kita perlu untuk memahami kenerja dari mesin pencari. Karena banyak orang yang mungkin tak paham dari kinerja mesin pencari akan negatif thinking bahwa SEO yang dilakukan tak berhasil.

Lebih Baik Mana Membuat 1 Blog 1 Topik Atau Banyak Topik?

Niche bisa kita artikan sebagai topik. Pastinya dalam membuat suatu blog kita akan menentukan topik yang akan kita bahas terlebih dahulu. Disini kita perlu untuk menentukan topiknya dengan matang-matang. Karena itu topik dalam website kita juga perlu diperhatikan saat kita ingin belajar SEO.

Sebagai contoh website rocketmanajemen.com, mempunyai beberapa topik yang beragam seperti tentang surat, manajemen, akutansi, dan lainnya.

Baca juga : Cara Riset Keyword dengan Google Keyword Planner

Tapi perlu kita ketahui bahwa setiap topik ini mempunyai tingkatan kesulitan yang berbeda dan trafik yang berbeda pula. Paling tidak dalam website kita harus mempunyai beberapa topik untuk dibahas, agar lebih banyak orang yang terakomodir untuk membaca artikel di website kita.

Jadi, menurut saya lebih baik fokus pada 1 topik saja. Jika harus melebar maka tetap berhubungan pada topik yang utama.

Bagaimana Cara Riset Kata Kunci?

Pertama kita harus mengenal apa itu kata kunci, kata kunci adalah setiap kata yang kita ketikan oleh pengguna Google pada saat mencari sesuatu. Pastinya kita sudah sering mengetikan kata kunci ini, karena kita sudah sering melakukan browsing. Contohnya saat kita ingin mencari tahu tentang akutansi, pastinya kata kunci yang kita ketikan adalah “pengertian akutansi”.

Semisal kita punya sebuah website dengan topik atau niche “manajemen”, pastinya kita harus dapat menguasai kata kunci “manajemen”. Tapi kita juga dapat memberikan variasi dalam kata kunci ini, misal saja “manajemen kantor, manajeman rumah sakit, dan tentunya masih banyak variasi lainnya”.

Baca juga : Tips Optimasi SEO Terbaik untuk Blog WordPress Terbaru

Tapi kita perlu mengingat bahwa tak semua kata kunci mempunyai jumlah trafik (pencarian) yang besar. Untuk itu kita harus memilih kata kuncu dengan benar dan menjadi target utama dari optimasi SEO kita.

Ada dua hal yang sering berlaku untuk kata kunci, yaitu :

  • Semakin pendek, maka akan semakin keras pula persaingannya.
  • Keras persaingan tak menentukan nilai komersil kata kunci. Untuk itu carilah kata kunci yang sangat komersil tapi yang belum dilirik banyak orang dengan kata lain persaingan yang rendah.

Jadi berdasarkan rentan waktunya kata kunci itu dibagi menjadi dua yaitu kata kunci jangka pendek dan jangka panjang. Kata kunci jangka panjang ini biasa disebut dengan istilah long tail keyword.

Kata kunci jangka pendek ini identik dengan sebuah topik yang sedang booming, misalkan keadaan politik, bencana alam, dll. Kalau long tail keyword ini biasanya artikel-artikel yang tetap dibutuhkan sampai kapanpun. Misalkan pengertian manajemen, bisnis online, dll.

Jadi, saran saya adalah pilihlah kata kunci long tail saja. Jadi walau sampai kapanpun artikel kita tidak kadaluarsa. Kata kunci jangka pendek hanya efektif jika website Anda itu tipe gado-gado atau istilah kerennya itu website berita seperti detik.com, kompas, dll.

Bagaimana Optimasi SEO Onpage (Internal) Website?

Langkah selanjutnya adalah mengetahui cara untuk menggunakan kata kunci yang kita peroleh tadi di dalam website kita. Untuk itu jangan sampai salah untuk meletakkan kata kunci tersbeut, karena boleh jadi kita harus bekerja lebih keras lagi untuk dapat memenangkan kata kunci tadi.

Oh iya mungkin kita akan perlu untuk belajar HTML agar lebih mudah menjalankan program SEO kita. Saat kita masih pemula kita bisa bergabung di beberapa forum maupum grup yang membahas SEO, sehingga apabila ada kesulitan kita dapat bertanya disitu.

Baca juga : Tutorial Membuat Blog dengan WordPress Self Host

Jadi intinya adalah SEO Onpage itu bagaimana caranya membuat website yang nyaman, nyaman bagi pengunjung dan nyaman bagi robotnya google. Kalau tidak nyaman bagi pengunjung maka website kita bakal di tinggalkan, sedangkan jika tidak nyaman bagi robot google maka web kita akan sangat sulit mendapatkan ranking yang bagus di mesin pencari.

Jadi saran saya adalah gunakan template yang ringan, sederhana, dan jangan terlalu banyak memasang iklan. Iklan dipasang ya secukupnya saja tidak perlu berlebihan.

Jadi logika dasarnya SEO Onpage itu ibarat kita punya usaha toko distro misal, nah SEO Onpage ini berkaitan dengan bentuk toko bangunannya. Semakin bagus tokonya, semakin nyaman tokonya, semakin berkualitas produknya maka otomatis pengunjung dan pelanggan akan semakin meningkat.

Optimasi SEO Offpage (Mencari Backlink)

Selanjutnya kita perlu membenahi yang ada diwebsite kita agar terlebih menarik, dan juga perlu menambahkan reputasi online kita dengan cara menambahkan otoritas dari domain atau halaman web kita.

Nah disini kita dapat menambahkan beberapa backlink yang akan merujuk ke halaman website kita.

Apa itu backlink? Backlink adalah suatu tautan maupun link yang ada di halaman website lain, yang apabila kita klik maka akan menuju atau membuka suatu halaman yang lain (website yang di optimasi).

Baca juga : 7 Sumber Backlink Berkualitas dan Gratis Untuk Optimasi SEO

Untuk itu kita perlu untuk menanamkan banyak backlink ke website lain, agar website kita mendapatkan trafik yang bagus.

Mungkin penanaman backlink ini yang agak ribet dalam belajar SEO, karena bukan hanya memerlukan waktu yang cukup lama tapi juga memerlukan begitu banyak varian teknik.

Jadi logika dasarnya, seperti kita punya usaha distro. Kalau SEO Onpage itu memperbagus outlet tokonya, kalau SEO Offpage itu kita promosi diluar, seperti nyebar brosur, iklan di radio, dll. Nah, kalau untuk website yang disebar adalah link kita.

Mungkin tadi yang sedikit pemaham tentang SEO. Memang sedikit rumit kedengarannya, tapi bila kita serius belajar maka kita akan menguasainya. Dan seperti yang telah kita jelaskan tadi belajar SEO tak akan bisa instan dan akan membutuhkan waktu untuk mendapatkan hasilnya. Maka sabar dan ulet adalah hal yang harus ada saat kita belajar SEO.


Cari Artikel di Sini


Leave a Reply

*

%d bloggers like this: