Sejarah Manajemen dan Perkembangannya

Sejarah Manajemen – Saat ini kita sudah sangat akrab dengan yang namanya manajemen. Entah itu dari berawal dari buku, artikel, radio atau bahkan obrolan bersama teman. Manajemen sudah sangat lama berada pada bagian hidup manusia.

Tapi adakah yang tahu asal-usul manajemen? Kapan pertama kali istilah manajemen digunakan?. Jika belum tahu, dalam artikel ini kita akan mengetahui bersama bagaimana sih sebenarnya sejarah dari manajemen ini. Jadi selamat membaca.

Sejarah Manajemen

Sebenarnya manajemen sudah ada bahkan sebelum sebutan manajemen itu diberikan. Karena pada kodratnya tuhan sudah memberikan kemampuan kepada manusia untuk bisa mengelola hal yang ada dibumi. Contoh nya saja bisa kita lihat pada pembangunan piramid di Mesir.

Mesir memang terkenal dengan kemajuan peradabannya di masa itu. Jadi sangat mungkin untuk pembangunan piramid tersebut pemimpin mesir menerapkan konsep-konsep manajemen pada prosesnya secara tidak langsung. Meskipun pada saat itu teori tentang manajemen belum berkembang.

Artikel Lain : Jurusan Manajemen Terbaik Indonesia dan Prosepek Kerjanya

Seperti yang dikutip melalui wikipedia.org, perkembangan manajemen itu terbagi menjadi beberapa masa. Yaitu masa pencatatan pertama, abad ke-19, abad ke-20, dan abad ke-21.

Masa Pencatatan Pertama

Pada masa ini teori manajemen yang sebelumnya masih sebuah konsep abstrak sudah mulai disalin kedalam bentuk tulisan. Tulisan ini dijadikan referensi pada manajemen modern. Beberapa teks militer kuno misalnya, telah dikutip untuk pelajaran manajemen sipil.

Misalnya, Jendral Cina Sun Tzu pada abad ke-6 SM, The Art of War, merekomendasikan kita untuk menyadari dan bertindak atas kekuatan dan kelemahan organisasi baik seorang manajer dan musuh.

Tulisan-tulisan lain yang berpengaruh adalah dari Filsuf Legalis Cina Shen Buhai dapat dianggap telah mewujudkan contoh pramodern langka teori abstrak administrasi.

Berbagai peradaban kuno dan abad pertengahan telah menghasilkan buku “cermin untuk pangeran”, yang bertujuan untuk memberikan saran raja baru tentang bagaimana untuk memerintah.

Plato misalnya ia membuat buku yang menggambarkan spesialisasi pekerjaan di 350 SM, dan Al-Farabi yang menulis beberapa sifat kepemimpinan di Masehi 900. Contoh lain termasuk India Arthashastra oleh Chanakya yang ditulis sekitar 300 SM, dan The Prince dari pengarang Italia Niccolò Machiavelli (c. 1515).

Artikel Lain : 4 Tahapan dalam Proses Manajemen

Pada tahun 1776 Adam Smith, seorang filsuf moral Skotlandia menulis The Wealth of Nations yang keefisiensian pengelolaan kerja melalui pembagian kerja. Smith menggambarkan bagaimana perubahan proses bisa meningkatkan produktivitas dalam pembuatan pin.

Misalnya bila dikerjakan satu individu bisa menghasilkan 200 pin per hari. Sedangkan Smith menganalisis langkah yang terlibat dalam pembuatan dan, dengan 10 spesialis, produksi bisa meningkat jadi 48.000 pin per hari. Masa ini disebut juga sebagai masa pemikiran awal manajemen.

Abad Ke-19

ekonom klasik seperti Adam Smith (1723-1790) dan John Stuart Mill (1806-1873) memberikan latar belakang teoritis untuk sumber daya-alokasi, produksi, dan masalah harga.

Dalam waktu yang sama, inovator seperti Eli Whitney (1765-1825), James Watt (1736-1819), dan Matthew Boulton (1728-1809) mengembangkan unsur produksi teknis seperti standarisasi, prosedur kontrol kualitas, biaya-akuntansi, pertukaran bagian, dan kerja-perencanaan.

Banyak aspek-aspek manajemen ada di sektor berbasis budak pra-1861 dari ekonomi AS. Salah satunya adalah melalui manajemen gaji pada kelompok yang pertama kali muncul menjadi populer di akhir abad ke-19.

Abad Ke-20

Abad ini diseubr juga sebagai era manajemen ilmiah karena banyak sekali tokoh yang mengemukakan manajemen melalui segi ilmiahnya. Contohnya termasuk Henry R. Towne dengan Sains Manajemen pada tahun 1890, dan Frederick Winslow Taylor adalah The Principles of Scientific Management di tahun 1911.

Artikel Lain : Apa itu Sistem Pengendalian Manajemen? Definisi dan Karakteristiknya

Era ini juga ditandai dengan hadirnya teori administratif, yaitu teori mengenai apa yang seharusnya dilakukan oleh para manajer dan bagaimana cara membentuk praktik manajemen yang baik.

Pada awal abad ke-20, seorang industriawan Perancis bernama Henri Fayol mengajukan gagasan lima fungsi utama manajemen: merancang, mengorganisasi, memerintah, mengoordinasi, dan mengendalikan. Gagasan ini dijadikan sebagai bahan ajar manajemen hingga saat ini.
Menjelang akhir abad ke-20, manajemen bisnis telah terbagi menjadi enam cabang yang terpisah yaitu:

  1. Manajemen Keuangan
  2. Manajemen Sumber Daya Manusia
  3. Manajemen Teknologi Informasi (bertanggung jawab untuk sistem informasi manajemen)
  4. Manajemen Pemasaran
  5. Manajemen Operasi dan Manajemen Produksi
  6. Manajemen Strategi

Artikel Lain : 26 Contoh Judul Skripsi Manajemen Pemasaran Terbaik

Abad Ke-21

Abad ke-21 ini disebut juga sebagai era modern manajemen. Dimana dalam Era modern manajemen ditandai dengan munculnya konsep manajemen kualitas total pada akhir abad ke 20 yang dikenalkan oleh ahli manajemen W. Edwards Deming dan Joseph Juran.

Pada saat itu Deming yang di Jepang dianggap sebagai Bapak Kontrol Kualitas mengemukakan bahwa mayoritas permasalahan dalam hal kualitas bukanlah berasal dari kesalan para pekerja, tetapi pada sistemnya.

Dia menekankan akan pentingnya peningkatan kualitas dengan menyusun teori lima langkah reaksi berantai. Apabila kualitas bisa ditingkatkan maka:

  1. Berkurangnya biaya karena biaya untuk perbaikan berkurang, kesalahan yang sedikit, minim terjadi penundaan serta pemanfaatan yang jauh lebih baik atas waktu serta material
  2. Produktifitas meningkat
  3. Pangsa pasar yang meningkat dikarenakan peningkatan terhadap kualitas serta penurunan harga
  4. Keuntungan meningkat sehingga bisa perusahaan bisa bertahan
  5. Jumlah pekerjaan bertambah.

Nah itulah tadi sedikit mengenai sejarah manajemen. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda. Mohon maaf untuk kesalahan yang ada dalam tulisan, cukuplah sekian dan terima kasih banyak. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya

Cari Artikel di Sini


Leave a Reply

*

%d bloggers like this: