Berikut Pandangan Islam tentang “Kepopularitas”

popularitas bukan jaminan

Populer dan Sukses– Apakah anda seorang yang mendambakan popularitas? Apabila iya ubahlah paradikma tersebut, karena popularitas hanyalah sementara dan juga tak akan membuat istimewa dalam hidupmu. Biasanya popularitas ini hanya akan sedikit kesuksesan bagi anda semua.

Untuk lebih jelasnya mengapa popularitas tak akan membuat hidupmu sukses baik didunia ataupun di akhirat kelak. Silahkan perhatikan penjelasan berikut ini untuk lebih mengetahuinya.

Orang Arab pernah berkata, “jika kamu hanya sekedar ingin populer, maka kencingilah sumur zam-zam tersebut.” Dengan begitu kamu akan menjadi orang yang populer akan tetapi dalam citra yang buruk. Bukannya kita akan mendapat pujian malah akan mendapat hujatan.

Pada umumnya sebuah popularitas tidaklah sebanding lurus dengan kesuksesan dan juga bagi anda. Karena banyak yang dapat dilakukan untuk mendapat sebuah sensasi dengan cara-cara yang tidak terpuji. Ada banyak yang melakukan tindakan bunuh diri dikarenakan terpenjara oleh puja-puji (kepopuleran).

Ada banyak orang yang terhina dikarenakan hobi serta janji-janji. Dan ada orang yang populer mati secara mengenaskan dikarenakan terpenjara oleh popularitasnya sendiri. apa kita masih ingat dengan kematian yang fenomenal? Yaitu kematian dari Lady Diana bersama dengan Doddy El Fayed.

Dunia seolah-olah tersihir dan dibuat gembar oleh kejadian tersebut. Banyak orang Indonesia yang ikut bergabung, memberi karangan bunga sebagai tanda mereka ikut berduka. Ataupun kisah dimana kisah meninggalnya artis Indonesia Nike Ardilla dalam sebuah kecelakaan. , yang namanya dipuja serta lagunya yang melegenda.

Akan tetapi banyak yang melupakan tokoh ulama yang kharimatik dari Djokdja, yaitu KH. AR. Fachruddin beliau merupakan Ketua Umum PP Muhammadiyah beliau juga wafat pada hari-hari itu juga , akan tetapi tidak banyak media lokal yang gempar untuk memberitakan kematiannya.

Pada dasarnya sebuah prestasi hakiki bukanlah harta yang begitu melimpah, bukan kedudukan yang tinggi, jabatan yang bagus, kekuasaan yang besar, ataupun atribut yang terdapat dalam dunia ini. Karena yang sebenarnya itu semua merupakan ujian serta cobaan, apakah kita mau mensyukuri itu semua?

Bisa jadi bahwa sebuah prestasi tidak akan dikenal orang, tidak mempunyai sanjungan, pujian ataupun karangan bunga. Mungkin juga kita tidak akan menyadari bahwa yang seperti itu merupakan sebuah prestasi, apabila kiat lakukan dengan setulus hati tanpa ada rasa pamrih sedikitpun.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Bilal, yang terompahnya terdengar di surga. Akan tetapi dia masih saja istiqomah dan enjoy dengan semuu amalnya. Juga ada seorang perempuan yang rajin untuk membersihkan masjid. Dan saat meninggal tidak dikabarkan kepada nabi. Ia tidak dianggap dikarenakan ia merupakan seorang perempuan biasa tanpa prestasi.

Akan tetapi di mata Nabi Muhammad SAW wanita tersebut dihargai, sehingga Beliau meminta untuk ditunjukkan kuburnya lalu menyolati serta mendoakannya. Bila kita tengok prestasinya sederhana akan tetapi luar biasa, rajin serta istiqomah membersihkan masjid.

Untuk itu marilah kita membuat prestasi bukan kontroversi, prestasi akan membuat hidup dalam kesuksesan dunia akhirat. Baik itu prestasi yang kecil saja ataupun yang besar asalkan prestasi tersebut dapat bermanfaat bagi orang lain serta agama.

Demikianlah penjelasan tantang pentingnya prestasi bukannya sebuah popularitas yang tidak akan menjamin kesuksesan bagi kita. Semoga artikel tersebut dapat bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih telah membaca artikel kami, sampai jumpa pada artikel yang lainnya.

Cari Artikel di Sini


Berikut Pandangan Islam tentang “Kepopularitas” | Admin | 4.5
%d bloggers like this: