14 Perusahaan Besar yang Beroperasi di Indonesia

Saat ini Indonesia mempunyai sederet perusahaan dengan kinerja yang snagat baik dan berhasil mencatatkan keuntungan bersih yang cukup fantastis. Namun perusahaan terbesar di Indonesia ini bukan hanya milik negara, melainkan juga milik swasta. Hasil yang diraih oleh para perusahaan ini tak lepas dari kenerja dari perusahaan yang baik. Nah barikut ini perusahaan terbesar yang ada di Indonesia.

1. Unilever

Unilever dikenal sebagai perusahaan multinasional yang bergerak dibidang prosuksi barang-barang konsumen yang bermarkas di Rotterdam, Belanda. Berdiri pertama kali tahun 1930 dan paling tidak punya 206.000 pekerja. Di Indoensia sendiri, Unilever berdiri sejak 5 Desember 1933 dengan nama Zeepfabrieken N.V. Lever. Dan pada 22 Juli 1980 berubah nama menjadi PT. Lever Brothers Indonesia. Dan  abru tanggal 30 Juni 1997 perusahaan resmi mengganti namanya dengan PT. Unilever Indonesia dengan 15% sahamnya didaftarkan di BEJ dan Bursa Efek Suarabaya tahun 1981.

2. Telkomsel

Dikenal sebagai salah satu perusahaan operator telokomunikasi seluler di Indonesia. Berdiri sejak tanggal 26 Mei 1995 dan punya kantor pusat di Jakarta. Dan saat ini Telkomsel punya kurang lebi 84.000 BTS yang sangggup menjangkau 98% wilayah populasi yang ada di Indonesia. Hal ini menjadi Telkomsel operator terbesar di Indonesia bahkan nomor 6 terbesar di dunia dalam jumlah pelanggan.

3. Telkomunikasi Indonesia (Telkom)

Telkom adalah perusahaan informasi dan telekomunikasi dan sebagai penyedia jasa serta jaringan telekomunikasi lengkap di Indonesia. Telkom juga salah satu bagian dari BUMN, dan punya pelanggan telepon mencapai 15 juta dan pelanggan telepon seluler sebanyak 104 juta.

4. Bank Rakyat Indonesia (BRI)

Bank Rakyat Indonesia (BRI) adalah salah bank yanh dimiliki oleh pemerintah, dan pertama kali didirikan oleh Rade Bei Aria Wirjaatmadja di Purwokerto pada tanggal 16 Desember 1895. Sejak berdiri BRI memberikan fokus kepada masyarakat kecil dengan memberikan berbagai fasilitas kredit bagi pengusaha kecil.

5. Bank Mandiri

Bank Mandiri kenal sebagai bank terbesar di Indonesia uang dinilai dari aset, pinjaman dan deposit. Bank Mandiri merupakan Badan Usaha Milik Negara yang didirikan sejak 2 Oktober 1998 oleh Pemerintah Indonesia. Pendirian bank ini adalah bagian dari program restrukturasi perbankan dan merupakan penggabungan dari 4 bank pendahulunya yakni Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Ekspor Impor Indonesia (Bank Exim), serta Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo).

6. Semen Indonesia

Dahulu dikenal dengan nama PT. Semen Gresik Tbk yang merupakan produsen semen terbesar di Indonesia. Untuk beberapa produknya seperti Semen Pertland Tipe 1 sampai 5, Special Blended Cement, dan Portland Pozzolan Cement. Lokasi pabrik semen ini tersebar di Indonesia mulai dari Sumatera, Jawa, dan Sulawesi. Bahkan juga ada yang di luar Indonesia, yakni mempunyai pabrik di Vietnam.

7. ASTRA

Astra Internsional adalah perusahaan  multinasional yang memproduksi otomotif yang berbasis di Jakarta Indonesia. Berdiri sejak 1957 dengan nama PT. Astra Internasional Incorporated dan berubah nama menjadi PT. Astra Internasional Tbk pada tahun 1990. Untuk ruang lingkup kegiatan utama entitas anak perusahaan meliputi perakitan serta penyaluran mobil, sepeda motor dan juga suku cadangnya.

8. Pertamina

Pertamina adalah sebuah BUMN yang tugasnya untuk mengelola penambangan minyak dan gas bumi di wilayah Indonesia. Dan pada tahun 2013 perusahaan ini termasuk kedalam Fortune Global 500 diurutan ke 122. Berdiri sejak 10 Desember 1957 di Jakarta, dan dimana sebenarnya adalah gabungan dari perusahaan Pertamin dan Permina pada tahun 1968.

9. Bank Negara Indonesia (BNI)

BNI adalah salah satu bank milik pemerintah dan dikenal sebagai bank komersial tertua di Indonesia yang berdiri sejak 5 Juli 1946. Sekarang ini paling tidak sudah punya 914 kantor cabang di seluruh Indonesia dan 5 kantor cabang di luar negeri. Dan beberapa anak perusahan dari PT. BNI Tbk adalah BNI Remittance Limited, PT. Bina Usaha Indonesia, PT. Asuransi Tri Pakarta, PT. Sarana Bersama Pembiayaan Indonesia, PT. BNI Multi Finance, dan PT. Pembiayaan Artha Negara.

10. Perusahaan Gas Negara (PGN)

Adalah perusahaan milik negara yang bergerak di bidang transmisi dan distribusi gas bumi. Bisnis PGN ini terdiri atas Distribusi Gas Bumi, Transmisi Gas Bumi, serta Unit Bisnis Strategisnya yang meliputi SBU Distribusi wilayah 1 sampai 4. Beberapa anak perusahaan dn perusahaan afiliasi PGN seperi PTN Gas Energi Jambi, PT. Gagas Energi Indonesia, PT. Saka Energi Indonesia, PT. Transportasi Gas Indonesia, PT. PGAS Telekomunikasi Nusantara, PT. PGN Solution, dan PT. Nusantara Regas.

11. Indocement

Indocemet Tunggal Prakarsa Tbk adalah salah satu perusahaan produsen semen di Indonesia dan perusahaan terbesar kedua di Indonesia. Setidaknya Indocement telah mempunyai 12 pabrik yang 9 diantaranya di Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dua lainnya di Cirebon, Jawa Barat dan satu lagi di Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan.

12. Gudang Garam

Gudang Garam Tbk adalah sebuah perusahaan produsen rokok asal Indonesia yang pertama kali didirikan pada 26 Juni 1958 oleh Surya Wonowidjojo. Perusahaan ini termasuk kedalam perusahaan rokok tertua dan terbesar kelima setelah Djarum dalam produksi rokok kretek. Dan beberapa anak perusahaannya seperti PT. Surya Air, PT. Surya Pamenang, PT. Graha Surya Media, dan PT. Surya Madistrindo.

13. Handaya Mandala Sampoerna

HM Sampoerna adalah perusahaan rokok terbesar di Indonesia yang bermarkas di Surabaya, Jawa Timur. Dan sebelum diakuisisi, perusahaan ini murni perusahaan milik keluarga Sampoerna dan saat ini mayoritas kepemilikannya dipegang oleh Philip Morris Internasional yang terkenal sebagai perusahaan rokok terbesar di dunia yang berbasis di Amerika Serikat.

14. Bank Central Asia (BCA)

BCA adalah bank swasta terbesar di Indonesia yang berdiri sejak tanggal 21 Februari 1957 dan pernah menjadi bagian dari perusahaan Salim Group. Bahkan BCA pernah menjadi bank negara akibat krisis tahun 1998, tapi pada atahun 2002 BPPN melepas  51% saham BCA melalui Farindo Investment, Ltd yang berbasis di Mauritus.


Cari Artikel di Sini


Leave a Reply

*

%d bloggers like this: