5 Perbedaan Post dan Page di WordPress dan Blogger

Perbedaan Post dengan Page

Artikel dalam sebuah website itu sangatlah penting, ibarat kita jualan maka artikel itu seperti barang dagangan. Kalau tidak ada barang dagangan yang akan dijual ya bagaimana kita mau jualan?

Sudah mengerti kan? Nah dari analogika diatas kita tahu bahwa peran artikel dalam sebuah website itu sangatlah penting. Artikel ini yang mempresentasikan website kita kepada audiens.

Apa bedanya website dengan blog?

Sebelum membahas lebih lanjut kita akan berbicara banyak tentang website. Nah pasti semua pada bingung apa sih perbedaan antara website dengan blog? Sebenarnya keduanya itu sama saja, contoh apakah Anda tahu perbedaan antara blog rocketmanajemen dengan web sekelas detik.com?

Mungkin perbedaannya dalam segi tampilan saja bukan? Nah, sebenarnya website dengan blog itu sama saja. Cuma istilahnya saja yang berbeda, blog itu mengarah ke individu yang dinamakan blogger. Orang yang suka nulis di web itu namanya blogger, dan websitenya itu dinamakan blog.

Tetapi kadang orang salah kaprah “saya tidak mau buat blog, saya maunya website” padahal tampilannya sama saja. Saya bisa membuat situs dengan tampilan seperti detik tetapi menggunakan platform blogger.

Hal yang membedakan lainnya adalah, seorang blogger itu menggunakan platform website tertentu untuk memanajemen artikelnya. Nah platform itu ada banyak seperti wordpress.com, weebly.com, ataupun blogger.com. Platform untuk memanajemen artikel itulah yang dinamakan CMS atau Content Management System.

Kalau orang awam menganggap bahwa menggunakan platform itu bukan website namanya tetapi blog. Padahal, kalau kita buat website kita juga membutuhkan CMS, bedanya CMSnya kita buat sendiri. Kalau sudah ada yang ngeshare gratis ngapain kita buat ? Kecuali ada dana besar untuk pengembangannya.

Saya dulu lebih suka membuat CMS sendiri karena feelnya lebih dapat. Tapi, karena keterbatasan waktu dan tenaga saya sekarang lebih memilih membuat website dengan menggunakan platform CMS seperti wordpress.org

Sudah paham ya perbedaan website dengan blog? Jadi intinya blog itu bagian dari website itu sendiri. Dan biasanya blog itu dikelola oleh tim kecil atau malah dikelola secara personal saja. Kalau web-web besar dikelola oleh perusahaan.

Apa saja macam-macam website?

Website itu pada umumnya dibagi menjadi 2 tipe yaitu website dinamis dengan website statis.

Website dinamis adalah website yang konten bisa berupa artikel, gambar ataupun video diupdate/ diperbarui secara konsisten. Bisa per hari, ataupun perminggu. Pokoknya websitenya selalu update.

Sedangkan website statis itu website yang kontennya statis artinya dari awal membangun website sampai sekarang tidak ada penambahan konten apapun.

Website dinamis ini contohnya seperti blog rocketmanajemen, situs-situs besar seperti detik, kompas, merdeka, dll. Mereka website dinamis, karena tiap jam atau menit bahkan selalu ada update artikel.

Sedangkan contoh web statis adalah profil perusahaan atau profil tokoh/pejabat publik. Dari awal pembuatan website mungkin isinya ya hanya profil perusahaan, visi dan misi, dll. Jadi tidak terlalu membutuhkan update konten secara berkala.

Sudah mengerti ya perbedaan website dinamis dengan statis? Jadi intinya website dinamis adalah web yang artikelnya selalu update, sedangkan website statis adalah web yang artikelnya jarang / tidak pernah diupdate dari saat web itu dibuat.

Lantas, apa bedanya post dengan page?

Nah sekarang kita baru masuk ke pembahasan perbedaan antara halaman dengan postingan.

Kalau web dinamis tadi web yang konten selalu update bukan? Nah, yang selalu update ini yang dinamakan post / postingan. Jadi, post itu adalah tipe artikel yang selalu update. Jenis tipe artikel ini sangat cocok untuk menulis artikel berita, tips, dll.

Sedangkan halaman atau page itu halaman yang harus ada di website sejak awal web didirikan, dan biasanya isi page itu tidak berubah atau jika berubah membutuhkan waktu yang lama. Contoh page seperti halaman profil, kontak, disclaimer, dll.

Perbedaan Utama Posts dengan Pages

Berikut ini daftar perbedaan utama antara post dan page yang saya rangkum dari wpbeginner. Tentu saja Anda dapat menggunakan plugin wordpress sehingga perbedaan dasar itu bisa disiasati.

  1. Post itu harus update, sedangkan page tidak.
  2. Post bersifat social artinya bisa dishare ke khalayak umum lewat sosial media karena memiliki manfaat, sedangkan page tidak (karena page biasanya hanya memperkenalkan diri sendiri, orang tidak tertarik untuk membagikannya lewat sosial media).
  3. Post bisa diberi kategori sedangkan page bersifat hirarki.
  4. Post bisa dimasukkan ke RSS feed sedangkan page tidak.
  5. Page mempunyai fitur custom template sedangkan post tidak. (Tergantung template dan plugin yang digunakan).

Pertanyaan yang sering ditanyakan seputar Post dan Page

Berapa banyak post dan atau page yang bisa kita buat?

Jumlahnya tak terbatas, Anda bisa membuat post dan page sebanyak yang Anda mau. Tapi, jika Anda menggunakan self host maka perhatikan kapasitas hosting dan bandwith yang Anda punya. Karena semakin banyak post/page akan menambah beban memori.

Untuk SEO bagus mana antara post dengan page?

Mesin pencari itu seperti konten yang terorganisir. Artinya, hasil pencarian di mesin pencari itu selalu update. Jadi untuk SEO lebih bagus post, tetapi jika page bisa dioptimasi juga kita bisa merangking page dengan baik.

Untuk blogger pemula Anda tidak perlu terlalu memikirkannya, intinya jika post itu digunakan untuk mengupdate artikel sedangkan page itu untuk membuat halaman yang berisi perkenalan kita (website) kepada audiens, informasi cara bagaimana audiens bisa menghubungi admin website.

Nah, mungkin itu saja artikel singkat tentang perbedaan post dan page. Semoga Anda tidak bingung dengan penjelasan yang saya utarakan tadi ya. Terimakasih.

 

Cari Artikel di Sini


5 Perbedaan Post dan Page di WordPress dan Blogger | Admin | 4.5
%d bloggers like this: