Cara Optimasi SOSMED dengan SMO

Cara Optimisasi Sosial Media

Definisi SMO -Ada banyak sekali memang cara untuk mengoptimisasi website kita, dengan tujuan hanya satu yaitu pengunjung. Di artikel sebelumnya saya membahas tentang SEO atau Search Engine Optimization (Baca : Tips Meningkatkan Visitor dengan SEO). Nah, kalau sebelumnya itu fokus ke mesin pencari, sedangkan sekarang kita fokus ke sosial media.

Apa itu SMO ?

SMO adalah kependekan dari Social Media Optimization, intinya juga hampir sama dengan SEO, jika SEO itu optimisasi di mesin pencari sedangkan SMO itu optimisasi di sosial media. SMO juga tidak kalah kompleksnya dengan SEO, karena didalamnya banyak sekali komponen-komponen yang harus kita penuhi untuk mengoptimisasi sosial media.

Nah, tetapi semua sudah tau sosial media bukan? Sosial media memang telah menjadi salah satu trend yang sedang sangat naik daun. Sosial media ini dipelopori dulu oleh friendster saya masih inget betul ketika dulu bahagia sekali bisa gonta-ganti template friendster. Tetapi, yang benar-benar menjadi pelopor monetize di sosial media adalah facebook.

Setelah facebook menjelma menjadi website penyedia konten terbesar sedunia, dengan member lebih dari satu milyar di seluruh dunia menjadikan facebook sebagai target pasar yang sangat empuk untuk kita seorang internet marketer. Kelebihan facebook memang sangat banyak sekali, kita bisa menargetkan user kita untuk daerah-daerah tertentu.

Ingat, semakin spesifik market kita otomatis semakin mudah pula kita memperlakukan pasar kita. Ibarat seperti ini ya, kita punya sebuah produk misal produk kecantikan. Nah, lebih efektif mana kita menjual atau memasarkan di pasar umum atau langsung terjun ke acara ibu-ibu arisan?

Tentu saja lebih laris jika kita menawarkan di ibu-ibu arisan bukan? Nah, dengan facebook ads kita bisa menargetkan iklan kita dengan sangat-sangat tertarget. Misalkan, kita jual di daerah jakarta, jenis kelamin perempuan, umur 20-30 tahun, dengan hobi memasak. Sangat-sangat spesifik bukan? Tentu saja convertion rate akan lebih tinggi, jika kita hanya mensetting iklan di daerah jakarta.

Dengan lebih spesifik iklan kita (target pasar) maka semakin murah juga biaya yang harus kita keluarkan untuk mengiklan, otomatis jika biaya iklan kecil maka keuntungan kita (profit) tentu akan lebih besar bukan?

Barang Apa yang Cocok dijual di Sosial Media?

Para mastah berpendapat kalau barang yang cocok dijual lewat SEO atau mesin pencari adalah barang yang dicari orang, barang tersebut bisa dikatakan jarang ditawarkan. Misalkan mesin penetas telur, bibit kelapa kopyor, dll. Sedangkan barang yang cocok dijual lewat sosial media adalah barang yang dibutuhkan orang banyak, contoh baju, laptop, dll.

Tetapi, itu kembali lagi ke keyakinan kamu. Semuanya bagus, asal kamu bisa mengoptimasi keduanya. Jika kamu mengandalkan jual baju lewat SEO itu juga bagus, jika kamu bisa ranking 1 dengan kompetisi yang sangat ketat. Dan itu juga akan sangat meminimalisir anggaran marketing jika kamu bisa ranking 1, apalagi dengan cara whitehat maka kamu tidak usah capek-capek lagi promosi, karena pengunjung sudah datang sendiri.

Cara Optimasi Sosial Media

Ada banyak cara memang untuk mengoptimasi sosial media kita, tidak cukup satu atau dua titik yang harus kita benahi agar sosial media kita teroptimasi dengan maksimal. Ingat, sosial media itu buanyak sekali, tetapi secara general yang tengah menjadi trend di Indonesia sekarang ada 4 sosial media yaitu :

  1. Facebook
  2. Instagram
  3. Twitter
  4. Line@

Mengapa line bisa masuk? Line@ atau kalau dalam facebook namanya facebook fanspage memang tengah naik daun sekarang. Karena line@ memang menyasar user secara personal, tidak secara general.

Setiap sosial media memiliki cara sendiri untuk mengoptimasinya. Tentu saja saya tidak bisa menjelaskan semuanya diartikel ini. Tetapi secara general caranya juga sama saja, yaitu mengoptimasi tampilan sosmed kita sesuai dengan brand dagangan kita.

Mengapa optimisasi tampilan? Karena manusia itu makhluk visual, lebih gampang tertarik dengan sesuatu yang divisualkan atau ditampilkan dengan gambar. Karena itulah, bisa dikatakan tahun ini bisa saya katakan sedang tinggi-tingginya visual marketing.

Hal ini terlihat dari banyaknya postingan viral yang hanya mengandalkan gambar saja, selain itu populasi user instagram juga naik tajam. Hal ini juga karena instagram adalah sosmed berbasis gambar dan video.

Buatlah tampilan sosmed kamu dengan sebaik mungkin, jika perlu sewa seorang desainer grafis. Lebih baik mengeluarkan uang sedikit tetapi hasilnya lebih maksimal, jika tidak memiliki uang yang banyak kamu bisa membeli template-template premium untuk mempercantik tampilan sosmed kamu, bisa dibeli di ratakan atau graphicriver. Jika tak ada uang, kamu bisa cari yang gratisan-gratisan. Meskipun gratisan tapi kualitasnya juga tak kalah bagus.

Inti dari SMO atau Social Media Optmization

Nah, dari semua trik-trik yang dijual atau dibagikan gratis oleh para pakar marketing sebenarnya ada satu garis merah yang dapat kita ambil. Yaitu bagaimana caranya agar kita bisa menghimpun komunitas. Jika kita bisa membuat sebuah basis fans yang sangat banyak maka kita bisa dengan sangat mudah menjual produk kita ke komunitas itu.

Jadi, fokuslah pada jumlah user yang kamu bidik. Tapi, kualitas juga lebih penting. Jangan biarkan kamu punya akun dengan follwer buanyak tetapi pengguna fiktif mendominasi. Pastikan jumlah follower kamu itu banyak, tetapi memang real manusia. Bukan boot apalagi fake user.

Nah, semoga artikel singkat ini cukup memberikan pencerahan kepada kamu yang sedang mulai belajar optimasi sosial media. Terimakasih

Cari Artikel di Sini


Cara Optimasi SOSMED dengan SMO | Admin | 4.5
%d bloggers like this: