Momentum = Prestasi, Dont Miss it!

Cara Memanfaatkan Momentum – “Aku akan duduk di sebuah tempat yang mana tidak kuberikan sedikitpun tempat untuk syaitan.” (Umar Bin Abdul Aziz).

Dari kalimat diatas menunjukan bahwa kita harus memanfaatkan peluang semaksimal mungkin. Terkadang kita mempunyai sebuah kesempatan untuk dapat meraih kesuksesan sejak muda akan tetapi kita sering kali melepaskan kesempatan tersebut dan kita berfikir kesempatan itu akan datang lagi untuk sekarang aku akan merasakan masa muda dulu.

Nah persepsi inilah yang salah, untuk apa kita menunggu? Padahal kita dapat melakukan sejak awal. Pada dasarnya kita telah diberikan anugerah waktu, bila kita kita melewatkan sedetik saja kita tidak dapat mengulanginya lagi.

Waktu merupakan momentum agar kita meraih sebuah prestasi. Ini bukan main-main karena Allah sendiri telah menegaskan bahwa manusia itu dalam keadaan kerugian kalau tidak manusia tidak dapat memperhatikan waktu, akan tetapi ada 4 golongan yang tidak merugi, yaitu :

  1. Orang berimam
  2. Orang yang beramal shalih
  3. Orang yang menasehati dalam untuk jalan kebenaran
  4. Orang yang menasehati dalam kesabaran

Itu semua sesuai firman dari Allh SWT dalam Al-Qur’an Surat Al-Ashr ayat 1-3, yang artinya:

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali rang-orang yang beriman dan menegrjakan amal saleh, dan nasehat-menasehati supaya menaati dan nasehat-menasehati agar menetapi kesabaran.”

Imam Syafi’i rahimahullah menyikapi ayat tersebut dan berkta, “Seandainya manusia dapat memahami ayat in sesungguhnya cukup agama in baginya …..” Apa maksudnya? Pada dasarnya surat ini adalah intisari (menjelaskan) bahwa sesungguhnya hidup merupakan kumpulan waktu.

momentum=prestasimu

kamu harus dapat menentukan jalan kesuksesanmu sendiri (image : google)

Apabila kita tak dapat menggunakan waktu dialah orang yang dijamin bakal merugi, sepeti halnya orang yang sudah meninggal. Ini dikarenakan seperti halnya mayat yang beku, yang mana hidup tak sopan mati membuat bau.

Wujuduhu ka-adamihi, kedaradaan seakan-akan tidak ada, ini dikerenakan tidak ada gunanya. Dimana tak ada yang menganggap dan menghiraukannya. Bahkan ada banyak orang yang menyesali serta mengutuki, mengapa orang seperti dia in masih hidup, atau bahkan kalau dia meninggal malah banyak orang yang bersyukur.

Rasulullah SAW bersabda, “Perumpamaan orang yang mengingat Alllah dengan orang yang tidak mengingat-Nya seperti orag yang hidup dengan orang yang mati”. (HR. Bukhari dari Abu Musa Al Asy’ari)

Orang seperti itulah yang banyak pada saat ini, bahkan akan merasa takut bila orang seperti itu berada disekeliling kita atapun menjelma menjadi diri kita. Siapa sih yang ingin hidup hanya sebagi figuran, penonton yang urakan, atau bahkan artis yang tidak punya peran jelas dan visi misalnya amburadul.

Hidup yang seperti itu akan membuat momentum terlewati, kesuksesan pun akan minggat dari kita, atau bahagiapun akan pergi dari kita.

Rasullulah pernah bersabda, “Terdapat dua nikmat, dimana banyak orang yang tertipu oleh keduanya: nikmat sehat serta waktu luang”.(HR. Bukhari dari Ibnu Abbas)

Nah dari hadist tersebut kita dapat memperoleh bahwa waktu merupakan kunci sukses bagi kita semua. Kita harus dapat mengambil banyak inspirasi dari Imam Syafi’i atas surat Al Ashr ini serta pengalaman beliau untuk dapat mengoptimalkan waktunya.

Dengan begitu kita dapat melejitkan potensi yang kita punyai dengan berbagai prestasi yang luar biasa. Sehingga kita dapat mengambil kesimpulan bahwasannya kuncinya adalah memberdayakan waktu, memberdayakan diri, memberdayakan sarana, menemukan momentum tersebut, melahirkan ide-ide yang segar, bekerja benar untuk dapat menghasilkan karya yang besar.

Nah demikian penjelasan tentang momentum presatsi, kita harus dapat menghargai waktu serta memanfaatkan momentum yang kita peroleh untuk dapat menghasikan prestasi yang luar biasa.seoga artikel ini dapatb ermanfaat bagi anda semua.

Terima kasih telah membaca artikel kami, sampai jumpa pada artikel-artikel yang lainnya.


Cari Artikel di Sini


Leave a Reply

*

%d bloggers like this: