6 Teknik Jitu Mengelola Penawaran

Strategi Mengelola Penawaran – Pada artikel sebelumnya kita telah mempelajari cara agar dapat mengelola permintaan. Disana dijelaskan lima strategi agar dapat mengelola permintaan untuk lebih jelasnya klik disini. Nah untuk artikel ini akan membahas tentang bagaimana cara mengelola penawaran. Untuk lengkapnya silahkan perhatikan penjelasan berikut.

Adapun strategi – strategi yang dapat digunakan oleh perusahaan jasa agar dapat menyesuaikan kapasitasnya dengan tingkat permintaan yang berfluktuatif adalah :

1.Menggunakan pekerja paruh Waktu

Karyawan paruh-waktu banyak yang dipekerjakan pada periode sibuk. Strategi ini banyak digunakan oleh perusahaan yang menjual jasa yang terstandarisasi dan pada tugas yang tidak butuh ketrampilan khusus pada pengerjaannya.

Baca Juga : Pengertian Manajemen

Sebagai contoh pada toko busana dan kantor pos mereka akan memperkerjakan karyawan tambahan paruh waktu menjelang Natal dan Tahun Baru, ataupun pada saat permintaan berada dipuncak.

2.Menyewa atau Berbagi Fasilitas dan Peralatan Tambahan

Sekarang banyak perusahaan yang menyewa fasilitas atau peralatan yang digunakan pada periode sibuk, agar dapat menghindari investasi tambahan yang cukup mahal dan juga tidak sepenuhnya dimanfaatkan.

Ataupun dengan menggunakan alternatif yaitu dengan mengembangkan shared service, semisal beberapa rumah sakit membeli peralatan medis tertentu yang akan digunakan secara bersama-sama. Adapun perusahaan penerbangan mengunakan bagasi, pintu masuk, dan berbagai fasilitas yang digunakan bersama.

3.Menjadwalkan Aktivitas Downtime Selama Periode Permintaan Rendah

Aktivitas-aktivitas seperti renovasi gedung, libur karyawan, dan pelatihan harus dijadwalkan pada saat permintaan rendah, ini bertujuan agar terjaminnya seluruh kapasitas produksi perusahaan dapat tersedia selama periode puncak.

Bisa dikatakan bahwa perusahaan menggunakan peak-time effiency routines, dimana para karyawan hanya melakukan tugas pokok pada saat permintaan puncak saja. Disamping itu, perusahaan akan menjadwalkan karyawan beberapa shift kerja dalam perharinya.

Penjadwalan ini sangatlah penting dilakukan terutama perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa siklikal, seperti pada rumah sakit, bank, dan wartel.

4.Melakukan Pelatihan Silang (cross-training) Terhadap Karyawan

Tujuan pelatihan terhadap beberapa macam tugas ini, agar karyawan dapat saling membantu dan juga menunjang tugas – tugas dari perusahaan. Hal ini sangtlah bermanfaat ketika adanya bottleneck, dimana terdapat sebagian karyawan dalam keadaan sibuk sementara yang lain relatif santai.

Sebagai contoh pada saat karyawan bagian persediaan relatif santai, mereka akan disuruh untuk membantu di kasir apabila terdapat antrian yang memanjang.

5.Meningkatkan Partisipasi Para Pelanggan

Dalam hal ini perusahaan harus dapat mengupayakan keterlibatan konsumen coproducer dalam menangani tugas-tugas tertentu. sebagi contoh pasien menuliskan sendiri cacatan medisnya, pelanggan mengambil sendiri makan dan minuman yang dipesan di fast food.

Begitulah penjelasan mengenai strategi dalam mengelola penawaran. Semoga artikel ini bagi anda ataupun sebagai referensi untuk bisnis anda.


Cari Artikel di Sini


Leave a Reply

*

%d bloggers like this: