5 Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Negara negara yang tergabung dalam ASEAN memperkuat hubungan antar negara dengan mewujudkan sebuah bentuk kerjasama di beberapa bidang. Salah satu bidang yang menjadi fokus kerjasama beberapa negara ASEAN adalah bidang ekonomi. Saat ini beberapa negara ASEAN menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan, sehingga sering diperhitungkan di kancah dunia internasional.

Ada beberapa negara seperti Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Singapura yang bukan lagi menjadi konsumen melainkan menjadi produsen bagi negara negara lainnya. Eksistensi Uni Eropa dan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara telah mendorong negara negara di ASEAN dalam menggagas suatu bentuk kerjasama di bidang ekonomi khususnya perdagangan agar lebih luas lagi. Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dituntut untuk bisa membentuk pasar tunggal dan menciptakan kondisi persaingan usaha yang kompetitif antar negara demi peningkatan bidang ekonomi negara negara anggotanya.

MEA dibentuk dengan tujuan memberikan iklim ekonomi kawasan menjadi lebih kompetitif, merupakan sebuah usaha untuk pemerataan ekonomi dalam ruang lingkup negara negara yang tergabung dalam ASEAN, sebagai sebuah sarana integrasi ekonomi global dan pelosok untuk menjadi basis produksi serta pasar tunggal.

Banyak sekali infromasi yang beredar berkaitan dengan globalisasi yang mengekspose sisi negatif sehingga membuat warga masyarakat menjadi tidak percaya diri. Terlebih lagi mengenai isu ketatnya persaingan dalam bidang ketenagakerjaan. Ada lima hal yang anda harus ketahui agar lebih mantap dalam mempersiapkan diri dan berani menghadapi persaingan secara global dalam MEA ini.

  1. MEA bukanlah hal baru dalam lingkup ASEAN
    Menurut sejarahnya, kebijakan ASEAN untuk bersatu guna mewujudkan perdagangan bebas MEA bukanlah hal yang baru karena semua ini sudah direncanakan beberapa tahun yang lalu dengan sikap yang wajar. Belajar mengenali dan memahami gejolak internasional merupakan salah satu cara memanfaatkan keuntungan adanya MEA.
  2. MEA memberi banyak keuntungan yang bisa didapat seorang individu
    Bersesuaian dengan salah satu tujuan MEA yaitu mengusahakan adanya pemerataan dan menurunkan ketimpangan dalam masyarakat ASEAN. MEA akan menjadikan ASEAN sebagai pasar dari berbagai produk negara negara anggota, maka dari itu produk asli Indonesia bisa ikut bersaing di kancah ASEAN.
  3. Produktivitas dan cross market
    Dengan adanya MEA, pasar yang terbuka akan semakin luas dan kompetitif. Fokus dari MEA adalah bagaimana caranya bisa masuk ke pasar dari negara lain karena semakin tinggi daya saing yang ada akan membuat para pelaku usaha menjadi semakin aktif dan kreatif dalam menciptakan produk.
  4. Kesadaran akan peningkatan mutu pendidikan SDM
    Rendahnya mutu sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki oleh Indonesia tentunya akan sedikit menghambat Indonesia dalam bersaing di MEA. Maka dari itu jika seseorang sadar akan persaingan usaha di MEA, maka dia akan meningkatkan mutu pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.
  5. Kesadaran akan peningkatan infrastruktur dan sarana pendukung
    Negara dapat berkembang menuju ke level yang lebih baik secara signifikan dengan cara mendorong pembanguan di bidang sarana dan prasarana. Begitu juga dengan dibuka MEA karena mempunyai tujuan yang sama pula.

MEA bukanlah satu hal yang menakutkan bagi warga Indonesia khususnya. Memahamai sistem dan skema dari MEA serta berusaha semaksimal mungkin untuk mempersiapkan diri menghadapinya akan membuat anda punya andil mendukung program MEA ini agar bejalan dengan baik sebagaimana mestinya. Meskipun begitu, setiap kebijakan tetap memiliki dampak negartif yang perlu dipartisipasi sehingga partisipasi masyarakat dalam MEA bisa lebih maksimal.

Cari Artikel di Sini


5 Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) | Admin | 4.5
%d bloggers like this: